Pengembangan Alat Praktikum Fisika Pada Pokok Bahasan Hukum II Newton Bagi Anak Berkebutuhan Khusus Tunanetra

Priatna Pratama Rosidi
Muhamad Gina Nugraha
Agus Fany Chandra Wijaya


DOI: http://dx.doi.org/10.26858/publikan.v8i2.5737

Abstract


Alat peraga merupakan komponen penting dalam proses pembelajaran yang mampu membantu penyampaian informasi berupa konsep dari pendidik kepada peserta didik, terutama peserta didik dengan kebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran alat praktikum bagi anak tunanetra pada bahasan hukum II Newton. Metode penelitian Research and Development (R&D) model 3-D (Define, Design, dan Develop) yang direduksi dari model 4-D Thiagajaran digunakan untuk mengembangkan media pembelajaran dalam penelitian ini. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar angket penilaian kualitas isi dan tujuan, kualitas intruksional dan kualitas teknis digunakan pada uji coba terbatas pada dua tahap, yaitu uji ahli dan uji pengguna. Uji ahli pada penelitian ini dilakukan kepada 3 orang ahli media dan materi. Uji pengguna dilakukan kepada 3 orang pendidik dan 10 orang peserta didik kelas X SMA LB-A Kota Bandung. Hasil uji terbatas secara keseluruhan menunjukan kualitas media pembelajaran yang dikembangkan masuk kedalam kualifikasi baik sehingga dapat digunakan yang ditinjau dari ketiga kualitas yang disebutkan.


Keywords


Anak Berkebutuhan Khusus tunanetra; Media Pembelajaran; Alat Praktikum; Hukum II Newton

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 17 times
PDF - 10 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Publikasi Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Free counters! Creative Commons License
Publikasi Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. All published articles have been scanned with plagiarism prevention software. Articles that have been published are not a reflection of the attitudes and opinions of journals, editors and reviewers. The responsibility of the article content and or the result of writing including plagiarism is entirely in the author.