Indeks Massa Tubuh (IMT) Terhadap Daya Tahan Kardiovaskuler

Ilham Kamaruddin(1*),

(1) Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/sportive.v3i2.17012

Abstract


ABSTRACT

This study aims to find out the relationship of BMI to cardiovascular resistance in students.  The type of research used is analytical observational research with Cross Sectional approach. The population is all students of the first-rate Barombong Shipping Polytechnic.  A sample of 30 people obtained by simple random sampling with criteria ages 18-21 years, men, willing as a sample, are in good health and have no history of asthma and shortness of breath.  BMI measurement is done with the formula BMI = BB (kg) / TB2 (m2).  Cardiovascular endurance measurement using a bleep test is performed by running 20 meters back and forth. Data analysis techniques use descriptive analysis and regression using SPSS version 2.0 with a validity rate of 95% (α ≤ 0.05). The results of the study obtained BMI is in the normal category and cardiovascular endurance is in the category sufficient. In addition, it was also found that there was a significant relationship between BMI to cardiovascular endurance with an R value of 0.638 and p < 0.05. The conclusion of this study is that there is a significant relationship between BMI and cardiovascular endurance in students of Barombong Shipping Polytechnic.

 

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan IMT terhadap dayatahan kardiovaskuler pada mahasiswa.  Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasinya seluruh mahasiswa Politeknik Pelayaran Barombong tingkat pertama.  Sampel berjumlah 30 orang yang diperoleh secara simple random sampling dengan kriteria usia 18-21 tahun, laki-laki, bersedia sebagai sampel,berada dalam keadaan sehat dan tidak memiliki riwayat penyakit asma dan sesak nafas.  Pengukuran IMT dilakukan dengan rumus IMT = BB (kg) / TB2 (m2).  Pengukuran daya tahan kardiovaskuler dengan menggunakan tes lari multi tahap (Bleep Test) dilakukan dengan lari menempuh jarak 20 meter bolak-balik. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan Regresi dengan menggunakan SPSS versi 2.0 dengan tingkat kesahihan 95% (𝛼 ≤ 0,05). Hasil penelitian diperoleh IMT berada pada kategori normal dan  dayat tahan kardiovaskuler berada pada kategori cukup. Selain itu juga ditemukan ada hubungan yang signifikan antara IMT terhadap daya tahan kardiovaskuler dengan nilai R sebesar 0,638 dengan p < 0,05. Simpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara IMT dengan daya tahan kardiovaskuler pada mahasiswa Politeknik Pelayaran Barombong.


Keywords


Indeks Massa Tubuh; Kardiovaskuler; Daya Tahan.

Full Text:

PDF

References


Depkes. 2013. Riset Kesehatan Dasar 2013. Jakarta: Laporan Nasional Departemen Kesehatan

Dinata, Windo Wiria. 2015. “Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Melalui Senam Yoga.” Jurnal Olahraga Prestasi 11(2):14. doi: DOI: https://doi.org/10.21831/jorpres.v11i2.5730

Eisenmann, J.C. 2004. Physical Activity and Cardiovascular Disease Risk Factors in Children and Adolescents. PubMed

Fogelholm, M., Stigman, S., Huisman, T., Metsamuuronen, J. 2008.Physical fitness inadolescents with normal weight and overweight. Scand J Med Sci Sports.p 18(2):162– 170

Fogelholm, M., Stigman, S., Huisman, T., Metsamuuronen, J. 2008.Physical fitness inadolescents with normal weight and overweight. Scand J Med Sci Sports.p 18(2):162– 170

Hammado, N., & Sahabuddin. (2019). PKM senam otak pada Siswa Sekolah Dasar Negeri Kompleks IKIP 1 Makassar. In PROSIDING , Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (Vol. 1, Issue 1). https://ojs.unm.ac.id/semnaslpm/article/view/10877

Kamaruddin, Ilham. 2020. Metodologi Penelitian Dasar. Makassar. Penerbit Yayasasn Barcode

Kamaruddin, Ilham.2020. Penurunan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melalui Aktivitas Fisik Senam Bugar Lansia. Multilateral Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga 19(2). doi: 10.20527/multilateral.v17i2.5704

Ortega, F.B. 2010. Cardiovascular fitness modifies the associations betweenphysical activity and abdominal adiposity in children and adolescents:the European Youth Heart Study. BJSM 2010. p 44:256– 262

Pamela, R.D. 2011. Overweight dan Obesitas Sebagai Suatu Resiko Penyakit Degeneratif. Available at: http://www.suyotohospital.com. (Diakses: 20 Januari 2020)

Paramurthi, Pasca. 2014. Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh dan Aktifitas Olahraga Terhadap Fleksibilitas Lumbal pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana [Skripsi]. Denpasar: Universitas Udayana.

Popkin, B. 2006. Technology, Transport, Globalization and The Nutrition Transition Food Policy. Food Policy 6(31). p 554-69

Pudjiadi, A.H., Hegar, B., Handryastuti, S., Idris, N.S., Gandaputra, E.P., dan Harmoniati, E.D. 2010. Pedoman Pelayanan Medis Ikatan Dokter Anak Indonesia. Jakarta: IDAI

Rauner,A., Mess,F,. Woll,A. 2013. The Relationship Between Physical Activity, Physical Fitness and Overweight in Adolescents: A Systematic Review of Studies Published in or After 2000. BMC Pediatrics. p 3-9

Sahabuddin, Hakim, H., & Syahruddin. (2020). Kontribusi Motor Educability Terhadap Kemampuan Senam Ritmik Alat Simpai Pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran, 6(2), 449–465. https://doi.org/10.29407/js_unpgri.v6i2.14564

Sharkey, Brian J. 2011. Kebugaran dan Kesehatan. Jakarta: Rajawali Pers. p 277-279

Susilowati. 2007. Faktor-Faktor Risiko Kesegaran Jasmani Pada Polisi Lalu Lintas di Kota Semarang [Skripsi]. Semarang: Universitas Diponogoro

Utari, Agustini. 2007. Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Tingkat Kesegaran Jasmani pada Anak Usia 12-14 Tahun [Skripsi]. Semarang: Universitas Diponegoro.

WHO. 2010. Physical Activity. Available at: http://www.who.int/topics/physical_ activity/en/. (diakses 16 Januari 2015)

WHO. 2015. Obesity and Overweight. Available at: http://www.who.int/mediacentre/fact sheets/fs311/en/. (diakses: 28 Januari 2020)

Widodo, BS. & NW. Kusnanik.2013. Tingkat Kesegaran Jasmani pada Siswa SMP Negeri 2 Krembung dan SMP Negeri 2 Sidoarjo. Jurnal Prestasi Olahraga, 1 (1), hal.1-5