Analisis Kualitas Nata De Nipah Melalui Penambahan Limbah Cair Tahu Sebagai Sumber Nitrogen

Dian Sepriliana Syam(1*), Patang Patang(2), Ratnawaty Fadilah(3),

(1) Universitas Negeri Makassar
(2) Universitas Negeri Makassar
(3) Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/jptp.v9i1.35658

Abstract


Penelitian ini memiliki tujuan mengetahui pengaruh pemberian limbah cair tahu yang memiliki sumber nitrogen terhadap kualitas nata de nipah serta mengetahui penambahan jumlah limbah cair tahu yang baik untuk memperoleh nata de nipah dengan kualitas terbaik. Kandungan nitrogen yang cukup tinggi dalam limbah cair tahu sebesar 7,61% sangat berpotensi sebagai tempat pertumbuhan bakteri Acetobacter xylinum sebagai bakteri yang memperoleh lapisan selulosa. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen yang memakai Rancangan Acak Lengkap (RAL), menggunakan 4 perlakuan dengan 3 kali ulangan yaitu: (K) pupuk ZA 0,3%, (P1) penambahan limbah cair tahu 15%, (P2) penambahan limbah cair tahu 20%, (P3) penambahan limbah cair tahu 25%. Pengujian dalam penelitian ini yaitu ketebalan, rendemen, uji kadar air, uji kadar serat, serta uji sensorik (warna, rasa, aroma, dan tekstur). Teknik analisis data memakai analisis sidik ragam (ANOVA) dengan uji lanjut Duncan menggunakan SPSS versi 22. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa sampel terbaik diperoleh pada sampel P3 yaitu penambahan limbah cair tahu 25% dengan ketebalan 1,17 cm, rendemen 61,20%, kadar air 95,55%, kadar serat 4,34%, serta uji sensorik (warna, aroma, rasa, dan tekstur) yang kebanyakan disenangi panelis.

This study aims to determine the effect of giving tofu liquid waste which has a nitrogen source on the quality of nata de nipah and to find out the addition of a good amount of tofu liquid waste to obtain the best quality nata de nipah. The nitrogen content which is quite high in tofu liquid waste of 7.61% has the potential as a place for the growth of Acetobacter xylinum bacteria as bacteria that obtain a cellulose layer. This research uses a completely randomized design (CRD), using 4 treatments with 3 replications, namely: (K) 0.3% ZA fertilizer, (P1) the addition of 15% tofu liquid waste, (P2) the addition of liquid waste tofu 20%, (P3) the addition of liquid waste tofu 25%. The tests in this study were thickness, yield, moisture content test, fiber content test, and sensory test (color, taste, aroma, and texture). The data analysis technique used analysis of variance (ANOVA) followed by Duncan's further test using SPSS version 22. Based on the research, it was found that the best sample was obtained in sample P3, namely the addition of 25% tofu liquid waste with a thickness of 1.17 cm, yield 61.20%, 95.55% moisture content, 4.34% fiber content, and sensory tests (color, aroma, taste, and texture) which were mostly favored by panelists.


Keywords


Nata; Nipah; Liquid Waste Know; Nitrogen Source

Full Text:

PDF

References


Alviani, K. D. (2016). Pengaruh konsentrasi gula.kelapa & starter Acetobacter xylinum terhadap.kualitas fisik dan kimiawi.nata de leri. (Skripsi). UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Malang.

Alwi, M., Lindhemuthianingrum, A., & Umrah. (2011). Formulasi media tumbuh Acetobacter xylinum dari bahan limbah.cair tempe dan air kelapa untuk produksi.nata de soya coco. Biocelebes. 5(2), 126-132.

Arifiani, N., Sani, T. A., & Utami, A. S. (2015). Peningkatan kualitas nata de cane dari limbah nira tebu.metode budchips dengan penambahan ekstrak tauge sebagai sumber nitrogen. Bioteknologi. 12(2), 29-33.

Dipu, Y., Hastuti, U., & Gofur, A. (2016). Pengaruh macam gula terhadap kualitas yoghurt kacang buncis (Phaseolus vulgaris) varietas jimas berdasarkan hasil uji organoleptik. Proceeding Biology Education Conference. 13(1), 857-862.

Ernawati, E. (2012). Pengaruh sumber nitrogen terhadap karakteristik.nata de milko. (Skripsi). Universitas Sebelas.Maret, Surakarta.

Fifendy, M., Putri, D. H. & Maria, S. S. (2011). Pengaruh penambahan touge.sebagai sumber nitrogen terhadap mutu. nata de kakao. Jurnal.Sainstek, 3(2),165-170.

Goh, W. N., Rosma A., Kaur, B., Fazilah, A., Karim, A. A., & Rajeev B. (2012). Fermentation of black.tea broth (kombucha). International Food Research.Journal. 19(1), 109-117.

Kartika, F. Y. (2012). Pengaruh penambahan sumber n & sumber c terhadap karakteristik fisikokimia & organoleptik.nata de boras dari nira lontar menggunakan Acetobacter xylinum. (Skripsi). Universitas Sebelas.Maret, Surakarta.

Kuncara, Y. A. D. (2017). Pengaruh penggunaan filtrat. kecambah kacang kedelai sebagai. sumber nitrogen terhadap.karakteristik nata de soya berbahan dasar.limbah tahu. (Skripsi). Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.

Kusmawati, T. H., Suranto, & Setyaningsih, R. (2005). Kajian pembentukan warna pada monascus nata kompleks dengan menggunakan kombinasi. ekstrak beras, ampas tahu & dedak.padi sebagai media. Jurnal Biodiversitas.

Lempang, M. (2013). Produksi nata fruticans dari nira nipah. Jurnal Penelitian Hasil.Hutan. 31 (2).

Naufalin R., & Wibowo, C. (2004). Pemanfaatan hasil samping pengolahan tepung tapioka untuk pembuatan nata de cassava: kajian penambahan sukrosa dan ekstrak kecambah. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan. 15 (2), 153-158.

Ningsih, L., & Zakiah, Z. (2021). Fermentasi nira kelapa (cocos nucifera l.) dengan penambahan ekstrak kecambah kacang hijau (phaseolus radiate l.) pada pembuatan nata de nira. Jurnal Biologi Makassar. 6(1), 57-65.

Nisa, F. N., Hani, R. H., Wastono, T., Baskoro, B., & Moestijanto. (2001). Produksi nata dari limbah cair tahu (whey): kajian penambahan sukrosa dan ekstrak kecambah. Jurnal.Teknologi.Pertanian. 2(2).

Novita, E., Taruna, I., & Wicaksono, T. F. (2016). Kelayakan Pemanfaatan Limbah Cair Tahu Pada Industri Kecil di Dusun Curah Rejo Desa Cangkring Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember. (Skripsi). Universitas Jember, Jember.

Nur, F. A. (2020). Pemanfaatan Kecambah Kacang. Hijau dan Kecambah Kacang Kedelai. Sebagai Sumber Nitrogen Dalam Pembuatan Nata De Pinnata Dari Nira.Aren (Arenga Pinnata Merr). (Skripsi). Universitas Negeri Makassar, Makassar.

Nurhayati, S. (2006). Kajian pengaruh kadar gula dan lama fermentasi terhadap kualitas. nata de soya. Jurnal Matematika, Sains & Teknologi. 7(1), 40-47.

Pratiwi, I. D. (2015). Kualitas dan kadar protein nata biji kluwih dengan penambahan ekstrak markisa dan sumber nutrisi yang berbeda. (Skripsi). Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.

Putri, S. N. Y., Syaharani, W. F., Utami, C. V. B., Safitri, D. R., Arum, Z. N., Prihastari, Z. S., & Sari, A. R. (2020). Pengaruh.mikroorganisme, bahan baku, & waktu inkubasi pada. karakter nata. Jurnal Teknologi Hasil. Pertanian, 14(1), 62-74.

Putriana, I., Aminah, S. (2013). Mutu fisik, kadar serat dan sifat organoleptik nata de cassava berdasarkan lama fermentasi. Jurnal Pangan dan Gizi. 4(1), 29-38.

Rahmawati, Haryati, & Munandar. (2017). karakteristik nata de seaweed dengan konsentrasi bakteri Acetobacter xylinum. Jurnal Perikanan dan Kelautan. 7(2), 112-124.

Ratnasari, E. (2019). Analisis Kualitas Nata De Corn Dengan Berbagai Berbagai Konsentrasi Gula Pasir. (Skripsi). Universitas Negeri Makassar, Makassar.

Safitri M. P. (2016). Pengaruh Pemberian Sumber.Nitrogen dan Bibit Bakteri Acetobacter xylinum. Terhadap Kualitas Hasil Nata. de Tala. (Skripsi). Universitas Negeri Makassar, Makassar.

Sakti, D. W., & Trimulyono, G. (2019). Pengaruh penambahan limbah cair.industri tahu sebagai.sumber nitrogen terhadap. kualitas nata de coco. Lentera Bio: Berkala Ilmiah Biologi, 8 (1).

Saragih. 2004. Membuat Nata de Coco. Jakarta: Puspa Suara.

SNI No 01-4317-1996. Standar mutu nata dalam kemasan. Badan Standarisasi. Nasional.Jakarta, Jakarta.

Suparti, Yanti, & Asngad, A. (2007). Pemanfaatan ampas buah. sirsak (Annona muricata) sebagai.bahan dasar pembuatan nata dengan penambahan gula aren. MIPA, 17,1-9.

Syam, D. S. (2021). Analisis Kualitas Nata de Nipah Melalui Penambahan Limbah Cair Tahu Sebagai Sumber Nitrogen. (Skripsi). Universitas Negeri Makassar, Makassar.

Tamimi, A., Sumardi, H. S., Hendrawan, Y. (2015). Pengaruh penambahan sukrosa dan urea terhadap karakteristik nata de soya asam jeruk nipis–in press. Jurnal Bioproses.Komoditas.Tropis. 3 (1).

Winarno, F. G. (2008). Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Yanti, N. A., Ambardini, S., Isra W. O., & Parakkasi V. N. R. (2020). Potensi limbah cair.tahu sebagai sumber nitrogen pada produksi selulosa bakteri. Jurnal.Biologi Makassar. 5(1) : 9-17.


Article Metrics

Abstract view : 103 times | PDF view : 29 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Author(s)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Publisher Address :

Department of Agricultural Technology Education, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Makassar

Kampus UNM Parang Tambung, Jalan Daeng Tata Raya, Makassar, South Sulawesi, Indonesia 90224
Email: [email protected]
Website: http://ojs.unm.ac.id/ptp


INDEXED BY :

This journal is published under the terms of  Creative Commons Attribution 4.0 International License.