Perkembangan Musik Rap di Jogja (1993-2011) : Akulturasi Budaya Afro-Amerika Dengan Jawa

Arsyi Firmansyah(1*),

(1) Universitas Negeri Malang
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/jp.v8i1.20430

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan musik rap di Yogyakarta, mengetahui proses peleburan budaya Jawa dengan budaya Hip-Hop, dan mengetahui pelaku Hip-Hop Yogyakarta dalam perkembangannya pada tahun 1993-2011. Penelitian ini memakai metode penelitian sejarah, dengan lima tahapan dalam prosesnya yaitu pemilihan topik, pengumpulan sumber, verifikasi, interpretasi, dan heuristik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa musik rap dinyanyikan pertama kali di Yogyakarta oleh grup rap bernama G-Tribe yang dipelopori oleh Ki Ageng Gantas pada tahun 1993, pada tahun 1995 G-Tribe menjadi ssatu-satunya rapper dari Yogyakarta yang masuk dalam sebuah album kompilasi musik rap seluruh Indonesia. Kemudian pada akhir tahun 90-an muncul grup rap yang namanya cukup besar di kalangan pecinta Hip-Hop Yogyakarta pada saat itu, yaitu Jahanam yang beranggotakan dua orang yaitu Mamox dan Balance. Hingga pada akhirnya pada tahun 2001 muncul sorang pegiat seni yang menaungi seluruh pelaku Hip-Hop di Yogyakarta yang bernama Marzuki Mohammad dengan membuat komunitas bernama Jogja Hip-Hop Foundation. Marzuki Mohammad membawa banyak perubahan dalam skena Hip-Hop Yogyakarta, salah satunya adalah menggabungkan unsur-unsur budaya Jawa dalam musik rap, acara pertama yang dibuat oleh Marzuki Mohammad dalam menyatukan kebudayaan lokal dengan musik rap adalah Poetri Battle, yang merupakan konser musik rap dengan lirik karya puisi lama hingga kontemporer. Dari acara tersebut kemudian musik rap yang dibawakan oleh JHF setelah itu lebih ke menekankan pada unsur-unsur Jawa, salah satu alasan mereka yang mendasar adalah sebagai identitas bahwa mereka merupakan orang Yogyakarta. Tahun 2011 lagu Jogja Istimewa dirilis dan mendapat banyak respon dari dalam maupun luar negeri.


Full Text:

PDF

References


Alfian, Muhammad Rio & H. K. Nurdin. 2013. The Impact of Globalization Process of Hip-Hop Music in Semarang as a Reflection of American Pop Culture (A Case Study of Semarang Hip-Hop Community). Artikel. Universitas Diponegoro.

Alridge, Derrick P. 2005. From Civil Right to The Hip Hop : Toward a Nexus Idea. The Journal of African American History, Vol. 90, No. 3, The History of Hip Hop.

Aristanu, Yudi & Alrianingrum, Septina. 2014. Kajian Identifikasi Mengenai Ragam Musik Rock Surabaya Tahun 1967-1980 Beserta Dampak Perkembangan Musik Rock Surabaya 1967-1980. Artikel. Universitas Negeri Surabaya.

Chang, Jeff. 2005. Can’t Stop Won’t Stop : A History of Hip Hop Generation. New York. St. Martin’s Press.

Flavs. “Gntz : G-Tribe, Caludra, Rotra, Jogja Hip Hop Foundation, dan Akhirnya Solo Karir”. 11 Desember 2020. Youtube.com. https://www.youtube.com/watch?v=bvYuGJOT6x4&t=934s

Forman, Muray & Neal, Mark Anthony (Ed.). 2004. That’s The Join : The Hip Hop Studies Reader. Nw York. Routledge.

HipHopdiningrat. 2011. Anarkisari Rekord.

Hoffman, Frank. 2005. American Popular Music : Rhythm and Blues, Rap, and Hip-Hop. University at Albany. Facts on File.

Kelley, Edmond Ron. 2006. The Influence of Hip-Hop Culturre on The Communication Skills of Students as Perceived By Teachers at Selected High Schools in Houston, Texas. Disertasi. Texas A&M University.

Mohammad, Marzuki. 2009. “Jogja Istimewa”. Lirik dinyanyikan oleh Jogja Hip Hop Foundation

Mojok. “Kill The Dj : Orang Kecil Dilarang Mabuk dan UU ITE yang Busuk”. 26 November 2020. Youtube.com. https://www.youtube.com/watch?v=MZAgJc88NDA&t=208s

Nahak, Hildigardis M. I. 2019. Upaya Melestarikan Budaya Indonesia di Era Globalisasi. Artikel. ejournal.unib.ac.id. V o l . 5 , N o . 1. Diakses pada tanggal 14 April 2021.

Nasir, Kamaludeen Mohamed. 2018. Hip-hop Islam: commodification, cooptation and confrontation in Southeast Asia. Artikel. Nanyang Technological University. Singapore.

Peterson, James Braxton. 2014. The Hip-Hop Underground African American Culture : Beneath The Surface. New York. Palgrave Macmillan.

Putra, Balance Perdana. 38 th. Personil Jogja Hip Hop Foundation. 23 November 2020.

Rabaka, Reiland. 2012. Hip Hop’s Amnesia : From Blues and the Black Women’s Club Movement to Rap and the Hip Hop Movement. Plymouth, Lexington Books.

Riesch. R. J. 2005. Hip Hop Culture : History and Trajectory. Southern Illinois University Carbondale. OpenSIUC.

Rollingstone. “Special Collectors Edition : Jogja Hip Hop Foundation”. 2014.

Supermusic. “The Trip – Jogja Hip Hop Foundation (Part 2)”. 23 Oktober 2020.

Susila, Priatama Gani & Abidin, Zaenal. 2016. Pengalaman Menjadi Abdidalem Punokawan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat : Studi Kualitatif dengan Interpretative Phenomenological Analysis. Artikel. Jurnal Empati. Universitas Diponenegoro.


Article Metrics

Abstract view : 233 times | PDF view : 35 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by :

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH 

FAKULTAS ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Kampus UNM Gunung Sari Gedung Fakultas Ilmu Sosial Lantai 3, Jalan Raya Pendidikan, Makassar. 90222. Phone 082395232077

E-mail: jurnal.pattingalloang@unm.ac.id

          jurnalpattingalloang@gmail.com

 

Jurnal Pattingalloang Indexed By

 

 

Jurnal Pattingalloang Telah Terakreditasi SINTA 5 Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional

 

LICENSED BY :

Creative Commons License
Jurnal Pattingalloang is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 Flag Counter


View