Persebaran To Lotang Setelah Aksi DI/TII di Kabupaten Sidenreng Rappang 1966-2018

Rahmat Kurniawan(1*), Bahri Bahri(2), Asmunandar Asmunandar(3),

(1) Universitas Negeri Makassar
(2) Universitas Negeri Makassar
(3) Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/jp.v8i1.18466

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang persebaran To Lotang setelah aksi DI/TII di Kabupaten Sidenreng Rappang, Wilayah-wilayah yang ditempati bermukim oleh To Lotang di Kabupaten Sidenreng Rappang hingga kondisi sosial-budaya ekonomi masyarakat To Lotang. Hasil penelitian menunjukkan beberapa faktor yang mempengaruhi Towani Tolotang tersebar ke berbagai daerah yang ada di kabupaten Sidrap merupakan dampak terjadinya Aksi DI/TII di Kabupaten Sidrap. Towani Tolotang kemudian pergi mencari daerah yang aman seperti daerah Buae yang mayoritasnya beragama Islam. Dimana ketika Towani Tolotang berbaur dengan masyarakat Muslim maka mereka dianggap tidak kafir oleh rombongan DI/TII yang ingin mendirikan Negara Islam. Selain itu faktor yang mempengaruhi persebaran To Lotang ke berbagai daerah ialah kebiasaan Mabekke’ (Membuka Lahan). Setelah aktivitas DI/TII di Kabupaten Sidrap hilang Uwa’ yang berada di Amparita kemudian memerintahkan warganya untuk menyebar ke berbagai daerah dengan alasan untuk Mabekke’. Dalam hal ini membuka lahan dijadikan sebagai mata pencaharian dari masyarakat To Lotang. Meskipun pada awalnya Towani Tolotang mendapatkan diskrimnasi dan tidak diakui oleh negara kepercayaannya. Tapi  usaha dan totalitas dari masyarakat Tolotang tetap ada dan bertahan hingga saat ini. Akhir dari penelitian, menunjukkan bahwa Towani Tolotang meskipun tersebar ke berbagai daerah mereka tetap mempertahankan adat dan kebudayaannya sebagai Towani Tolotang dan menjadikan Amparita sebagai First Home-nya (Rumah pertama). Penelitian ini bersifat Deskriptif Analitik dengan menggunakan metode penelitian sejarah, yaitu heuristic, kritik sumber (kritik ekstern dan kritik intern), interpretasi dan historiografi.

 

Kata Kunci : Persebaran, To Lotang, Sidenreng Rappang


Full Text:

PDF

References


Iskandar, J. (2019). Kepercayaan Komunitas Towani Tolotang. Al-Tadabbur, 6.

J, H. (2010). Kebijakan Negara Terhadap Agama Lokal. Studi Pemerintahan, 165.

Jappi, W. (2020, Maret 13). Persebaran To Lotang. (R. Kurniawan, Interviewer)

Lawelai, H. (2018). Dinamika Towani Tolotang Kewargaan Multikultur (Politik Multikulirisme Komunitas Towani Tolotang Di Kabupaten Sidenreng Rappang). Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

M, R. (2012). Kearifan Lokal Masyarakat Towani Tolotang di Kabupaten Sidenreng Rappang. Al-Ulum, 489.

Mudzhar, A. (1977). Mesjid dan Bakul Keramat : Konflik dan Integrasi Dalam Masyarakat Bugis Amparita. Ujung Pandang: Pusat Latehan Penelitian Ilmu-ilmu Sosial.

Mufid, S. A. (2012). Dinamika Perkembangan Kepercayaan Lokal di Indonesia. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementrian Agama RI.

Nirwana, A. (2018). Local Religion: Towani Tolotang, Patuntung dan Aluk Tudolo di Sulawesi Selatan. Bandung: Bahasa dan Sastra Arab.

Saprillah. (2006). Siasat Lokalitas: Studi Tentang Cara Komunitas Tolotang Mempertahankan Identitas. Makassar: Program Pascasarjana UNHAS.

Saprillah. (2010). Dakwah Keagamaan Bukan Untuk Orang Desa. Al-Qalam, 10.

Sejarah, T. P. (2016). Pengantar Ilmu Sejarah. Makassar: Universitas Negeri Makassar.

Suhannah. (2014). Dinamika Agama Lokal di Indonesia. Jakarta: Kementrian Agama.

Wa'Jappi. (2020, Maret 13). Kondisi Ekonomi Masyarakat To Lotang. (R. Kurniawan, Interviewer)


Article Metrics

Abstract view : 149 times | PDF view : 24 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by :

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH 

FAKULTAS ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Kampus UNM Gunung Sari Gedung Fakultas Ilmu Sosial Lantai 3, Jalan Raya Pendidikan, Makassar. 90222. Phone 082395232077

E-mail: jurnal.pattingalloang@unm.ac.id

          jurnalpattingalloang@gmail.com

 

Jurnal Pattingalloang Indexed By

 

 

Jurnal Pattingalloang Telah Terakreditasi SINTA 5 Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional

 

LICENSED BY :

Creative Commons License
Jurnal Pattingalloang is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 Flag Counter


View