PELATIHAN REGULASI EMOSI SEBAGAI UPAYA EDUKASI MENCEGAH PERILAKU AGRESIVITAS PADA SISWA/I SEKOLAH DASAR SDI AR-RAAFI’ KOTA MAKASSAR

Astiti Tenriawaru Ahmad(1), A Lutfi Kasmir(2), Anriani Anriani(3*), Febriani Saidar As'ad(4), Maharani Maharani(5),

(1) Universitas Negeri Makassar
(2) Universitas Negeri Makassar
(3) Universitas Negeri Makassar
(4) Universitas Negeri Makassar
(5) Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/jk.v1i4.48279

Abstract


Perilaku agresivitas di sekolah dasar umum terjadi pada pelajar namun tidak disadari secara langsung. Ketidakmampuan individu untuk mengontrol emosi negatif mampu memicu timbulnya perilaku agresif. Regulasi emosi merupakan salah satu cara dalam mengontrol dan memodifikasi emosi untuk mengurangi perilaku negatif individu. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan adalah pelatihan dan edukasi terkait dengan regulasi emosi. Pemberian pelatihan dilakukan dalam 5 sesi yang meliputi pemberian materi, diskusi, refleksi, dan sesi relaksasi. Refleksi dilakukan untuk mengetahui peningkatan pemahaman siswa tentang perilaku agresif, regulasi emosi, dan berpikir positif. Sesi relaksasi dilaksanakan untuk melatih siswa dalam mengendalikan beragam emosi yang timbul baik emosi positif maupun emosi negatif. Partisipan dalam pelatihan dan edukasi ini berjumlah 11 orang siswa kelas V berusia 11 – 12 tahun di SD I Ar-Raafi Kota Makassar. Tujuan pemberian pelatihan dan edukasi adalah untuk menambah pemahaman siswa dan mengurangi serta mencegah perilaku agresivitas pada siswa akibat dari ketidakmampuan siswa untuk meregulasi emosi. Hasil yang diperoleh melalui refleksi materi menunjukkan bahwa pelatihan dan edukasi terkait regulasi emosi mampu meningkatkan wawasan siswa tentang perilaku agresif, regulasi emosi, dan berpikir positif. Data hasil refleksi pelatihan dalam sesi relaksasi kesadaran emosional menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan wawasan siswa dalam meregulasi emosi. Dengan demikian, pelatihan mengenai regulasi emosi sebagai upaya edukasi untuk mengurangi perilaku agresivitas dapat menjadi salah satu metode yang efektif untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan siswa terkait emosi dan bagaimana cara mengontrol emosi tersebut.

Keywords


pelatihan; regulasi emosi; agresivitas;

Full Text:

PDF

References


Azizah, E. A., & Hendriani, W. (2023). Efektitvitas penggunaan strategi regulasi emosi ditinjau dari perbedaan gender: sebuah tinjauan literatur sistematis. Psychopolytan: Jurnal Psikologi, 6(2), 21-31.

Buss, A. H., & Perry, M. P. (1992). The aggression questionnaire. Journal of Personality and Social Psychology, 63(3) 452-459.

Chen, H. (2016). A theoretic review of emotion regulation. Open Journal of Social Sciences, 4(1), 147-155

Elisabeth, M. P. (2007). Pendidikan karakter dan perilaku agresif siswa TK. Anima, Indonesian Psychological Journal, 22(3), 237-250.

Greenberg, L. S. (2002). Integrating an emotion focused approach to treatment into psychotherapy integration. Journal of Psychotherapy Integration, 12(2), 154- 189.

Harley, J. M., Pekrun, R., Taxer, J. L., & Gross, J. J. (2019). Emotion regulation in achievement situations:an integrated model. Educational Psychologist, 54(2), 106-126.

Irmayanti, R. (2017). Teknik bermain peran untuk meningkatkan regulasi emosi siswa SD. Journal of Innovative Counseling: Theory, Practice, and Research, 1(02), 1-9.

Kurniawan, W. (2019). Relationship between think positive towards the optimism of psychology student learning in Islamic university of riau. Nathiqiyyah, 2(1), 126-147.

Santrock, J.W. (2007). Life span development: Perkembangan masa hidup. Jakarta: Erlangga

Santoso, B. (2010). Skema dan mekanisme pelatihan: panduan penyelenggaraan pelatihan. Yayasan Terumbu Karang Indonesia.

Sari, D. S. P. (2022). Melatih Regulasi Emosi Pada Anak Pra Sekolah Dengan Bermain: Literature Review. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD), 2(1), 14-20.

Suprihatin, T. (2011). Agresivitas Anak (Suatu Studi Kasus). Jurnal Proyeksi, 6(1), 53-61.

Syahadat, Y. M. (2013). Pelatihan regulasi emosi untuk menurunkan perilaku agresif pada anak. Humanitas, 10(1), 19-35.

Thompson, R. A. (1994). Emotion regulation: a theme in search of definition. The Development of Emotion Regulation: Biological and Behavioral Considerations, 59(2), 25-52.

Royse, D., Tindall, M. S., Badger, K., & Webster, J. M. (2009). Needs Assesment. New York: Oxford University Press.

Yuliani, R. (2013). Emosi negatif siswa kelas XI SMAN 1 Sungai Limau. Jurnal Ilmiah Konseling, 2(1), 151-155.


Article Metrics

Abstract view : 269 times | PDF view : 66 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Anriani Anriani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Published by:

Fakutas Psikologi Universitas Negeri Makassar

Office:

Gedung BM, LT 2 Fakultas Psikologi, Kampus Gunung Sari baruJalan A.P Pettarani, Kota Makassar Propinsi Sulawesi Selatan, Pos 90222.