Peningkatan Kemampuan Berfikir Siswa melalui Pembimbingan Kelompok di Kelas X di SMAN 4 Barru

Aminah Aminah(1*), Abdul Saman(2), Saniasa Saniasa(3),

(1) SMA Negeri 4 Barru
(2) Universitas Negeri Makassar
(3) SMAN 19 Makassar
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/ijosc.v3i1.31023

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan example non example dalam bimbingan kelompok dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif pada siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.Mipa.1 SMA Negeri 4 Barru. Penelitian ini terdiri atas 2 siklus, dan setiap siklus terdiri atas 2 kali pertemuan. Data diperoleh dengan menggunakan instrumen lembar observasi untuk aktivitas, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara analisis kualitatif dan deskriptif komperatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa dapat ditingkatkan dengan penggunaan teknik example dan non example dalam bimbingan kelompok. Peningkatan tersebut ditunjukkan oleh hasil penelitian dari siklus I ke siklus II, yaitu pada siklus I dan siklus II yakni  dengan jumlah siswa 15 berada pada kategori rendah dan terjadi perubahan pada siklus I dengan kategori tinggi sebanyak 7 siswa dan karegori sedang sebanyak 8 siswa dan dilakukan siklus ke II karena masih perlu peningkatan dalam bentuk layanan yang belum maksimal sehingga pada siklus II terjadi peningkatan dan 6 siswa berada pada kategori sangat tinggi dan 9 siswa berada pada kategori tinggi.


Keywords


Penerapan Example dan Non Example, Meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.. Jakarta: Rineka Cipta.

Abimanyu, Soli & Samad, Sulaiman. 2003. Pedoman Penulisan Skripsi. Makassar: FIP UNM

AR. Arif. (2012). Model pembelajaran examples non examples.

http://AR.Arif. Model pembelajaran examples non examples Online.htm. di akses tanggal 25 juni 2014

Aziz, Rahmat. (2009). Creative Personality and Creative Writing. http://azirahma.blogspot.com. Diakses tanggal 24 Juni 2014

Corey,. (2003). Teori Dan Praktek Konseling Dan Psikoterapi. Bandung. Pt Refika Aditama.

Hadi, S. (2000). Statistik, Jilid 1. Yogyakarta: Andi Offset.

Karnita Dewi. (2013). Model Pembelajaran examples non examples.

http:// Karnita Dewi Model Pembelajaran Examples Non-Examples & Anything.htm. diakses tanggal 25 juni 2014

Prayitno. (1995). Layanan Bimbingan dan Konseling Kelompok. Jakarta: Ghalia Indonesia

Riani. (2013). Ciri-Ciri Berfikir Kreatif. http://Riani. Ciri-Ciri Berpikir Kreatif _ Galeri Pustaka.htm. Diakses tanggal 27 juni 2014

Romlah. (1989). Teori dan Praktek Bimbingan Kelompok. Jakarta: Depdikbud Ditjendikti

Semiawan, Conny R. (2009). Kreativitas Keberbakatan. Jakarta: Indeks

Sugiyono. (2006). Teknik Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Susanto, Eko. (2008). Ciri-ciri dan Faktor yang Mempengaruhi Kreativitas. http://eko13.wordpress.com. Diakses Tanggal 25 Juni 2014

Sukardi, Dewa Ketut. (2000). Pengantar Pelaksanaan Program Bimbingan dan Konseling Di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta

Sukaesih Esih. (2012). Pengertian berfikir kreatif.

http:// Esih Sukesih Pengertian Berpikir Kreatif.htm. di akses tanggal 27 juni 2014

Tiro, M. A. (2004). Dasar-Dasar Statistik. Makassar: UNM.

Trianto. (2007). Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka

Winkel, W.S. (1997). Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Jakarta: Grasindo


Article Metrics

Abstract view : 72 times | PDF view : 6 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Published by:

Prodi Bimbingan dan Konseling Fakutas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar