The Impact of Training Methods And Flexibility on Smash Ability in Sepak Takraw

Heriansyah Heriansyah(1), Abdul Salman(2), Teguh Hartanto(3*), Ruslan Abdul Gani(4),

(1) Halu Oleo University
(2) Halu Oleo University
(3) Singaperbangsa University
(4) Singaperbangsa University
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/cjpko.v14i1.31631

Abstract


This study aims to find out the differences in the influence of training models and flexibility on smash in sepak takraw. This research was conducted at the University Halu Oleo Kendari club. An experimental method with a simple 2X2 factorial design was used in this study. 40 samples were obtained through simple random sampling. The results showed that: 1) the plyometric training method had a better effect on smash ability in a sepak takraw compared with the weight training method, 2) In The high flexibility group, the plyometric training method got better effects than the weight training method, 3 ) In The low flexibility group, the weight training method has a better effect than the plyometric training method on smash ability in sepak takraw., 4) There was an interaction between the training method and flexibility of the Smash in the sepak takraw.


Keywords


Training Method; Plyometric; Weight Training; Sepak Takraw.

Full Text:

PDF

References


Addriyal Pernandes, H. A. (2018). KINESTETIK : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani,2 (1) 2018. ISSN 2477-331X. 2(1).

Adhitya, Y., & Lukman, P. (2020). Pengaruh Flexibilitas dengan hasil tendangan sepak takraw. Jurnal Keolahragaan, 5(22), 155–163.

Aldia, R., & Pamekas, A. (2017). pengaruh latihan pliometerik pada pemain basket, dengan latihan selama delapan minggu dengan pertemuan tiga kali dalam seminggu. Jurnal Prestasi, 1(1), 23–30. https://doi.org/10.24114/jp.v1i1.6494

Amali, Z. (2018). latihan sepak takraw untuk melatih kekuatan tungkai. Jp. Jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga Dan Kesehatan), 1(2), 92–101.

Andriana, A., & Reahan, D. (2017). Pengaruh kelentukan Terhadap keberhasilan sepak sila. Junal Undiksha, 6(1), 5–9.

Arifin, S., & Sofyan, A. (2018). pengaruh latihan pliometerik terhadap kelincahan dan power untuk sepak bola. Journal Of Sport Education (JOPE), 2(2), 61. https://doi.org/10.31258/jope.2.2.61-69

Bakhtiar, I., & Rutandi, J. (2018). peningkatan permainan sepak takraw melalui permainan pemanasan. Jurnal Pjo, 17(2), 28–35.

Depdiknas. (2018). Pengaruh Latihan Beban terhadap kekuatan lari pada atlet. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 21(1), 1–9.

Fadillah, G., & Algifary, B. (2017). pengaruh latihan beban terhadap keseimbangan, setelah latihan selama empat minggu terjadi peningkatan keseimbangan dari skor awal 42 ke 46. Jurnal Kesehatan Olahraga, 5(2), 37–42.

Firmansyah. (2016). pengaruh latihan beban dapat dipergunakan untuk menurunkan berat badan. Jurnal Pendidikan Olahraga, 5(2), 154–164.

Gunawan, E., & Septiadi, M. (2015). pengaruh latihan kelentukan tungkai untuk melatih kekuatan otot pada atlet. Jurnal Keolahragaan, 1(1), 161–165.

Harun, M. G. (2019). Model - model Latihan Sepak Takraw. Biormatika: Jurnal Ilmiah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 5(02), 144–149.

Hidayah, T. (2017). Journal of Physical Education and Sports Pengaruh Latihan Plyometric dan Panjang Tungkai terhadap Peningkatan Power Lompatan dan Smash Kedeng Sepak Takraw Abstrak. Journal of Physical Education and Sport Science, 6(3), 286–290.

Husna, R. (2019). Pengaruh Kelentukan, Keseimbangan dan Daya Ledak Terhadap Kemampuan Tendangan Kesamping (T) Pada Atlet Pencaksilat Kota Palopo. Jendela Olahraga, 2(1), 97–08.

Ilham, S., & Bagas, R. (2014). Media Pembelajaran Manual dan DigitalLatihan pliometerik dan latihan beban keduanya efektif untuk meningkatkan efisiensi teknik dalam lari. Patriot Olahrga, 2(165), 81.

Jaka, A. (2016). Pengaruh kelntukan terhadap sikap gerak dalam mempermainkan sepak takraw.

Juang, B. R. (2015). Pengaruh Kelentukan, Keseimbangan dan Daya Ledak Terhadap Kemampuan Tendangan Depan Pada Atlet Pencaksilat. Jurnal Kesehatan Olahraga, 03(1), 109–117.

Mulyanto. (2019). Faktor - faktor yang mempengaruhi prestasi atlet sepak takraw. Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, 2(1), 12–16.

Raihan, Y. (2015). Pengaruh kelentukan Otot Tungkai Terhadap Gerakan Smash Sepak Takraw. Jurnal Pendidikan Olaharaga Dan Kesehatan, 03(01), 98–101. http://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-jasmani/issue/archive

Ramadhan, G., & Putra, R. (2015). pengaruh pliometrik terhadap terhadap kecepatan lari 30 meter kemampuan lompat horizontal. Pedagogia:Jurnal Ilmu Pendidikan, Efektivitas Penggunaan Komputer, 180–194.

Saefulloh, P., & Saputra, R. (2017). pengaruh lompat tali dengan lompat dan diagonal terhadap power tungkai dan kelincahan. Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan, 4(2), 390–395.

Sholeh, H., & Oktaviandi, N. (2010). perbandingan Atlet melakukan latihan daya tahan lebih dari 6 jam per minggu dan latihan beban 5 jam per minggu. Jendela Olahraga, 2(1), 325–340.

Slameto. (2018). Hubungan latihan Beban dengan Ekfektifitas Kecepatan Lari. Jurnal Maenpo, 1(2), 17–24. https://doi.org/10.22202/jcc.2017.v1i2.2524

Suprobo, E. C., & Fudin, M. S. (2021). Tingkat Keterampilan Sepak Mula pada Peserta Ektrakurikuler Sepak Takraw MTs Progresif Darunnajah. Kepelatihan Olahraga Smatrt Sport, 18(22), 19–23.


Article Metrics

Abstract view : 75 times | PDF view : 16 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 teguh hartanto

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

COMPETITOR IS LICENSED BY :

 Creative Commons License COMPETITOR is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


COMPETITOR EDITORIAL LOCATION :

 width= Kampus FIK Banta Bantaeng, Jalan Wijaya Kusuma Nomor 14, Rappocini, Makassar, Postal Code 90222


COMPETITOR IS INDEXED BY