Analisis Komperatif Pelaksanaan Cheng Beng di Medan, Sumatera Utara dan Bengkalis, Riau

Tiara Veronica(1*), Rudiansyah Rudiansyah(2), Julina Julina(3),

(1) Universitas Sumatera Utara
(2) Universitas Sebelas Maret
(3) Universitas Sumatera Utara
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/wenchuang.v3i1.45395

Abstract


ABSTRAK

Penelitian dengan judul Analisis Komperatif Pelaksanaan Cheng Beng di Medan, Sumatera Utara dan Bengkalis, Riau ditulis guna menjelaskan perbedaan tradisi masyarakat Tionghoa yang sama dari kota yang berbeda.

Cheng Beng adalah tradisi upacara yang dilaksanakan dalam rangka menghormati leluhur yang telah meninggal dunia dengan mengunjungi makam leluhur. Upacara ini dilakukan untuk mengenang leluhur dan sebagai simbol penghormatan yang dilaksanakan dengan cara membersihkan makam, mendoakan leluhur dan memberikan persembahan berupa makanan, buah-buahan, kertas emas dan kertas perak yang dipercaya melambangkan uang akhirat, pakaian dan sepatu dalam bentuk kertas, hingga rumah dari kertas yang akan dibakar di tempat pembakaran. Namun, karena menyebarnya virus Covid- 19 maka pelaksanaan tradisi ini sangat dibatasi dan membuat perbedaan dengan pelaksanaan di tahun-tahun yang lalu.

Kata Kunci: Cheng Beng; Tradisi; Masyarakat Tionghoa; Medan-Riau.


Full Text:

PDF

References


Hambalie, H. C., & Dewi, F. I. R. (2018). Gambaran Nilai Budaya Antara Generasi Tua dan

Generasi Muda Pada Masyarakat Tionghoa Beragama Konghucu. Jurnal Muara

Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 2(1), 369-377.

Herman, M., & SM, S. (2019). B., Saragih, A.(2019). Structures of represent metafunctions

of the “Cheng Beng” ceremony in Pematangsiantar: A multimodal

analysis. International Journal of Innovation, Creativity and Change, 8(4), 34-46.

Julina, Intan Erwani, & Rudiansyah. (2020). Philological Studies: Analysis of Chinese Calligraphy at the Tjong A Fie Mansion Museum. Randwick International of Social Science Journal, 1(3), 443–450. https://doi.org/10.47175/rissj.v1i3.98

Kristin, V. F. (2017). Makna Simbolik Pada Tradisi Cheng Beng Etnis

Tionghoa. Koneksi, 1(1), 186-190.

Neko, L. A., Tanudjaja, B. B., & Salamoon, D. K. (2015). Perancangan Buku Ilustrasi Untuk

Mengenal Hari Besar Dalam Budaya Tionghoa Untuk Remaja. Jurnal DKV

Adiwarna, 1(6), 13.

Pasaribu, W. S. (2011). Fungsi dan Makna Makanan Tradisional Pada Perayaan Upacara

Budaya Masyarakat Tionghoa. Skripsi: Program Studi Sastra Cina, Universitas

Sumatera Utara.

Ridha, M. (2019). Fungsi dan Makna Kertas Thi Kong Kim pada Upacara Sembahyang

Dewa di Vihara Bogha Sampada Komplek Asia Megamas Kota Medan. Skripsi:

Program Studi Sastra Cina, Universitas Sumatera Utara.

Rudiansyah, R., Nasution, V. A., & Syahputra, F. P. (2022, February). Peran-Kontribusi

Tjong Sce Yin dalam Perkembangan Sekolah Musik di Kota Medan. In Talenta Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts (LWSA) (Vol. 5, No. 2, pp. 143-

.

Rudiansyah, R. (2021). TIPOMORFOLOGI ARSITEKTUR BANGUNAN PECINAN DI

KESAWAN MEDAN. Berkala Arkeologi Sangkhakala, 24(2), 135–146. https://doi.org/10.24832/bas.v24i2.460

Siburian, B., & Rudiansyah, R. (2021). BILINGUALISM OF CHINESE ETHNIC TRADERS IN SIBORONGBORONG MARKET TAPANULI UTARA. Gramatika: Jurnal Ilmiah Kebahasaan Dan Kesastraan, 9(1), 91-97. Retrieved from http://gramatika.kemdikbud.go.id/index.php/gramatika/article/view/363

Soviana, Diah. (2015). Fungsi dan Makna Perayaan Sembahyang Arwah pada Upacara Penghormatan Leluhur Masyarakat Tionghoa di Pematangsiantar. Skripsi: Program

Rudiansyah. (2017). Tipologi dan Makna Simbolis Rumah Tjong A Fie. Yogyakarta:

Estilisium Graha Ilmu.

Studi Sastra Cina, Universitas Sumatera Utara.

Syafrida, R. (2012). Kajian Fungsi Dan Makna Tradisi Penghormatan Leluhur Dalam Sistem

Kepercayaan Masyarakat Tionghoa di Medan. Skripsi: Program Studi Sastra Cina,

Universitas Sumatera Utara.

Suharyanto, A., & Matondang, A. (2018, March). Makna Upacara Cheng Beng Pada

Masyarakat Etnis Tionghoa Di Medan. In Prosiding Seminar Nasional Pakar (pp.

-26).

Suharyanto, A. M., & Walhidayat, A. T.(2017). The Interpersonal Communication of the

Chinese Ethnic Families in Cheng Beng Ceremony in Medan, Indonesia. IOSR

Journal Of Humanities And Social Science (IOSR-JHSS), 22(12), 38-44.

Tanjung, R., Rudiansyah, R., & Chen, J. (2019). LAMA GANG BENGKOK MOSQUE AS

A MULTIETHNIC SYMBOL IN THE CITY OF MEDAN. JADECS (Journal of Art, Design, Art Education & Cultural Studies), 4(2), 95-103.

http://dx.doi.org/10.17977/um037v4i22019p95-103

Wilton, Syeelwem. (2014). Struktur dan Makna upacara Cheng Beng bagi Masyarakat Tionghoa di Berastagi. Skripsi: Program Studi Sastra Cina, Universitas Sumatera Utara.

Wiranata, I. G. A., & SH, M. (2011). Antropologi budaya. Citra Aditya Bakti. Bandung: PT

Citra Aditya.

Zahara, D. (2019). Fungsi dan Makna Perayaan Sembahyang Tebu pada Tahun Baru Imlek

Bagi Masyarakat Etnis Hokkien di Medan. Skripsi: Program Studi Sastra Cina,

Universitas Sumatera Utara.

Zia, Khalydah., Rudiansyah, R. (2021). Tinggalan Cagar Budaya dalam Akulturasi Budaya

Tionghoa di Kota Sibolga. Studi Budaya Nusantara, 5(2), 107-117.


Article Metrics

Abstract view : 100 times | PDF view : 13 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Tiara Veronica, Rudiansyah Rudiansyah, Julina Julina

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



Published by:

Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin

Fakutas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Makassar

Office:

Jalan Daeng Tata Raya Kec. Parangtambung Kota Makassar. Prop. Sulawesi Selatan, Indonesia Email: [email protected]  Contact: +6281354525821


This is a website that publishes an open-access article distributed under Licensed Creative Commons License Creative Commons License the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License.