Sibling rivalry and its management (A case study of a family in makassar)

Idris Said(1*), Purwaka Hadi(2),

(1) 
(2) Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/jppk.v6i2.5977

Abstract


Penelitian ini dilatar belakangi oleh sepasang saudara yang mengalami sibling rivalry. Hubungan antar saudara kandung dapat berjalan baik dan berjalan tidak baik. Penelitian ini bertujuan untuk 1. Untuk mengetahui bentuk sibling rivalry dalam keluarga. 2. Untuk mengetahuipenyebab dari sibling rivalry dalam keluarga. 3. Untuk mengetahui dampak sibling rivalry dalam keluarga. 4. Untuk mengetahui peran orang tua dalam menangani sibling rivalry dalam keluarga. 5. Untuk mengetahui teknik yang efektif dalam menangani sibling rivalry dalam keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus untuk melihat hubungan persaudaraan yang mengalami sibling rivalry. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam, dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa, hasil penelitian yang mengkaji tentang hubungan antar saudara yang mengalami sibling rivalry menunjukkan bahwa 1. Bentuk-bentuk mengenai sibling rivalry sudah sangat jelas terjadi diantara AU dan IR ini ditandai dengan ketika terjadinya pertengkaran reaksi yang muncul dari kedua konseli adalah perilaku-perilaku agresif yang mengarah ke fisik seperti memukul, melukai dan menendang dan reaksi yang tidak yang tidak langsung terjadi adalah menangis. 2. Penyebabnya karena adanya kecemburuan pada kedua konseli yang disebabkan dari perlakuan orang tua yang selalu membanding-bandingkan kedua anaknya bahkan menganak emaskan konseli IR dibandingkan konseli AU. 3. Dampaknya anak akan memiliki rasa dendam dan kebencian yang sangat besar kepada saudaranya. 4. Dalam hal ini orang tua memberikan punishment kepada ke dua anaknya ketika mereka bertengkar seperti mengurung keduanya di dalam kamar, mencubit dan mengancam tidak memberikan uang jajan. 5. Dalam hal ini peneliti menggunakan pendekatan dari teori Adler yang bertujuan untuk mengurangi intensitas perasaan inferior, memperbanyak kebiasaan yang salah dalam memahami, mengubah tujuan hidup, mengembangkan perasaan terhadap orang lain, meningkatkan aktivitas dan memperbaiki minat sosial. Namun setelah melakukan konseling dengan menerapkan teori Adler, akhirnya mereka sadar akan dampak yang mereka lakukan serta berusaha untuk menjalin hubungan yang baik dengan saudaranya.

Keywords


Sibling rivalry, teori Adler

Full Text:

PDF

References


Corey, G. (1995). Teori dan Praktek Konseling dan Psikoterapi. Diterjemahkan oleh Mulyarto. Semarang: IKIP Semarang Press.

Creswell, J. W. (2010). Research Design. Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fauziyah, R., Harsono, S., & Bhisma, M. (2017). Influences of Psycho-Socio-Economic Factors, Parenting Style, and Sibling Rivarly, on Mental and Emotional Development of Presschool Children in Sidoarjo District. Jrunal Kehamilan dan Kesehatan Anak, Vol 2, No 3, 233-244.

Howe, N., Karos, L. K., & Aquan, A. J. (2011). Sibling Relationship Quality in Eraly Adolesnece : Child and Maternal Perceptions and Daily Interactions. Infant and Child Development, Vol 2. No 2, 227-245.

Hurlock, E. (2007). Perkembangan Anak Jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Khasanah, T. (2012). Pengaruh Kesiapan Perilaku Orang Tua dalam menghadapi Sibling Rivarly

(Cemburu) pada Anak Usia Dini di Desa Harjowinangun Barat Kecamatan Tersono Kabupaten Batang). Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, Vol 1, No 2, 1-7.

Kolak, A. M., & Volling, B. L. (2011). Sibling Jealousy in Early Childhood : Longitudinal Links to Sibling Realtionship Quality. Infant Child Development, Vol 20, 213-226.

Kumtiyah, & Sungkowo, E. M. (2015). Partisipasi Masyarakat dalam Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini Kelompok Bermain "Mekar Setia Budi" Penangkan Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, Vol 4, No 1, 7-14.

Lestari, V. (2017). Gambaran Pola Sibling Relationship pada Adik Usia Remaja dengan Kakak Usia Dewasa Awal. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, Vol 1, No 2, 100-108.

Niaraki, F. R., & Hassan, R. (2012). The Impact of Authorative, Permissive and Authoritarian Behavior of Parents on Self-Concept, Psychological Health and Life Quality. International Journal of Natural and Social Science, Vol 2, No 1, 78-85.

Nugraheni, & Fakhruddin. (2014). Persepsi dan Partisipasi Orang Tua terhadap Lembaga PAUD sebagai tempat Pendidikan untuk Anak Usia Dini ( Studi pada Orang Tua di Desa Tragung Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang). Journal of Nonformal Education and Community Empowerment. Universitas Negeri Semarang, Vol 3, No 2, 49-57.

Parke, R. D., & Stewart, A. C. (2014). Social Develepment. USA: Jhon Wiley & Sons Inc.

Putri, A. (2013). Dampak Sibling Rivarly (Persaingan Saudara Kandung) pada Anak Usia Dini. Semarang : Fakultas Ilmu Pendidikan.

Putri, A. C. (2013). Dampak Sibling Rivarly (Persaingan Saudara Kandung) pada Anak Usia Dini. Jurnal Psikologi, Vol 2, No 1.

Santrock, J. W. (2013). Life Span Development (14th edition). New York: Mc Graw Hill.

Syahraini, T., Yusuf, M., & Helman, H. (2017). Peran Orang Tua dalam mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak di Desa Petonggan Kecamatan Rakit Kulim Kabupaten Indragiri Hulu. Jurnal Al-Hikmah, Vol 14, No 2, 199-135.

Turniati, E., & Nusantoro, E. (2015). Upaya mangatasi Sibling Rivarly melalui Layanan Konseling Kelompok. Indonesian Journal of Guidance and Counseling : Theory and Application, Vol 4, No 4

Volling, B. L., Kennedy, D. E., & Jackey, L. M. (2010). The Development of Sibling Jealousy. Dalam Hart, S., L., & Legerstee., M., Handbook of Jealousy. USA: Wiley Blackwell.

Wahib, A. (2015). Konsep Orang Tua dalam membangun Kepribadian Anak. Jurnal Paradigma, Vol 2, No 1.

Whiteman, S. D., McHale, S. M., & Soli, A. (2011). Theoretical Perspectives on Sibling Relationships. Journal of Family Theory & Review, Vol 3, No 2, 124-139.

Wolke, D., Tippet, N., & Dantchev, S. (2015). Bullying in the Family : Sibling Bullying. The Lancet Psychiatry, Vol 2, No 10, 917-929.

Yuliasari, R. N., & Sungkowo, E. M. (2015). Peran Pengelola Panti Asuhan dalam Upaya meningkatkan Kedisiplinan Anak Asuh (Studi Empiris Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Danukusumo Kabupaten Purworejo. Journal oif Nonformal Education and Community Empowerment, Vol 4, No 2, 93-98.


Article Metrics

Abstract view : 1183 times | PDF view : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Published by:

Guidance and Counseling Study Program,

Graduate Program of Universitas Negeri Makassar

Address : Jalan Bonto Langkasa Gunungsari Baru Makassar,

90222 .Kampus PPs UNM Makassar, Building AD Room 306

Lt II Study Program BK, Indonesia

Email: jppk@unm.ac.id

p-ISSN : 2443-2202

e-ISSN : 2477-2518


JPPK UNM Indexed by:

 

Lisensi Creative Commons
JPPK UNM is licensed under a
Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan 4.0 Internasional.

 

View JPPK UNM My Stats