Peran K.H.Abdurrahman Ambo Dalle pada Pesantren Darud Da’wah Wal Irsyad Mangkoso di Barru, 1938-1949

Mukrimah Muin(1*), Rasyid Ridha(2), Najamuddin Najamuddin(3),

(1) Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar
(2) Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar
(3) Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author



Abstract


Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui biografi Anregurutta K.H.Abdurrahman Ambo Dalle,  keterlibatan K.H.Abdurrahman Ambo Dalle dalam mendirikan pesantren Darud Da’wah Wal Irsyad Mangkoso di Barru serta dinamika Pondok Pesantren Darud Da’wah Wal Irsyad Mangkoso sebelumnya bernama MAI (Madrasah Arabiyah Al Islamiah) sejak dikembangkan oleh Anregurutta K.H.Abdurrahman Ambo Dalle. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan menggunakan tehnik pengumpulan data, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Anregurutta K.H.Abdurrahman Ambo Dalle  adalah sosok luar biasa lahir pada hari selasa tahun 1900 di UjungE Kecamatan Tana Sitolo, terletak 7 km sebelah utara Kota Sengkang, Ibu Kota Kabupaten Wajo. Anregurutta K.H. Abdurrahman Ambo Dalle merupakan putra tunggal dari pasangan Puang Ngati Daeng Patobo dan Puang Cendra Dewa. Anregurutta K.H. Abdurrahman Ambo Dalle pada masa kecil dikenal dengan namanya Ambo Dalle. Beliau selalu mendapatkan didikan yang baik dari orang tua terutama ibunya, sehingga telah memperlihatkan keteladanannya di tengah  masyarakat yang akan menjadi lampu di tengah-tengah  masyarakat yang terbukti dengan ilmu pengetahuannya dapat mendidirikan pesantren dan mengembangkannya di Mangkoso. Keterlibatan Anregurutta K.H. Abdurrahman Ambo Dalle untuk mencapai tujuan Darud Da’wah Wal Irsyad Mangkoso dengan mengadakan/ mendirikan sekolah-sekolah, pesantren, pengajian, menyiarkan dakwah islamiah dengan jalan tablig, penertbitan buku / majalah dan media lainnya, mengamalkan ta’aun (gotong royong) dan mengadakan kerjasama dengan golongan yang menyetujui asas dan tujuan Darud Da’wah Wal Irsyad Mangkoso. Adapun dinamika pesantren Darud Da’wah Wal Irsyad Mangkoso pada tahun pertama berdirinya, santri yang belajar semata-mata menuntut pengetahuan agama dan memiliki ijazah tanda kelulusan dari pondok pesantren sendiri. Ketika itu mulailah ditambahkan pengetahuan umum seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ilmu ukur, Ilmu Aljabar, Ilmu Bumi, Sejarah, Ilmu Hayat, Ilmu Falak dan Ilmu Alam. Sejalan dengan berkembangnya dunia pendidikan, keberadaan pesantren semakin dirasakan manfaatnya mengingat kemajuan tekhnologi semakin pesat dikhawatirkan akan merusak nilai-nilai dan norma-norma islam. Untuk itu dibutuhkan lembaga pendidikan islam yang mampu menampung nilai-nilai budaya islam dan mempertahankannya. Penelitian ini menggunakanmetode penelitian sejarah dengan tahapan kerja yaitu, heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitif.


Keywords


Abdul Rahman Ambo Dalle, Pesantren dan Darul Da’wah Wal Irsyad

Full Text:

PDF

References


A. Daliman. (2018). “Metode Peneletian Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Anshory, M. N. (2009). Anregurutta Ambo Dalle Maha Guru Dari Bumi Bugis. Yogyakarta: Tiara Wacana

Arsyad, R. (2017). Dakwah, Pemikiran dan Ajaran AnreGurutta K.H. Abd.Rahman Ambo Dalle . Pare-Pare: Buah Pena Publishing.

Azhar Arsyad, dkk;. (2005). Ke-DDI-an, Sejarah dan Perkembangan AtasIsu-isu Kontemporer. Yogyakarta: LKIS.

Bahri, B. (2016) ‘Perebutan Panggadereng di Kerajaan LOkal di Jazirah Sulawesi Selatan Abad XV-XVII’, ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah, 12(2).

Bahri, B. et al. (2020) ‘Sejarah Pondok Pesantren DDI Pattojo di Kabupaten Soppeng (1947-2018)’, Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah. Prodi Pendidikan Sejarah, FKIP, Universitas Sriwijaya, 9(1), pp. 82–94.

Bahri, B., Bustan, B. and Tati, A. D. R. (2020) ‘Emmy Saelan: Perawat yang Berjuang’, Al-Qalam, 25(3), pp. 575–582.

Hafid, A. (2009) ‘Sejarah Daerah Kolaka’, Cet. I: Bandung: Humaniora.

Nirwana, N., Amirullah, A. and Bahri, B. (2019) ‘Pesantren Modern Al-Junaidiyah Biru di Kabupaten Bone, 1970-2018’, Pattingalloang, 6(3), pp. 66–77.

Rahman, A. and Rahmawan, A. D. (2020) ‘Memperkuat Modal Sosial di Kalangan Umat Islam Pada Era Post Truth’, Supremasi: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya, 14(2), pp. 170–178.

Gottschalk, L. (1975). Mengerti Sejarah. Jakarta: Yayasan Penerbit Universitas Indonesia.

Latifah, S. (2007). Perjuangan Raden Ajeng Sutartinah Dalam Mengangkat Derajat Kaum Wanita Di Indonesia. In Skripsi. Makassar: Universitas Negeri Makassar.

Peran K.H.Abdurrahman Ambo Dalle pada Pesantren Darud Da’wah Wal Irsyad Mangkoso di Barru (1938-1949). (n.d.).

Rahman, A. (2012). Menalar Tasawuf Anregurtta Ambo Dalle Telaah Terhadap Kitab al-Qaulu al- Shadiq fi Ma’rifat al-Khaliq. Jakarta: Dialektika.

RasyidA.Said, A. (2013). Anregurutta Ambo Dalle Lentera dari Tanah Bugis,Pondok Pesantren DDI Mangkoso Kabupaten Barru. Kabupaten Barru: Pondok Pesantren DDI Mangkoso.

Syukur, M. (2018) Dasar-Dasar Teori Sosiologi. Depok: Rajawali Press.

Sejarah, T. P. (2017). Pengantar Ilmu Sejarah. Makassar: Balai Penerbit UNM.


Article Metrics

Abstract view : 1003 times | PDF view : 72 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Mukrimah Muin, Rasyid Ridha, Najamuddin Najamuddin

License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/

PUBLISHED BY :

Prodi Pendidikan Sejarah

Fakultas Ilmu Sosial

Universitas Negeri Makassar

Kampus Gunung Sari, Fakultas Ilmu Sosial Lt.3, Prodi Pendidikan Sejarah, Jl. Raya Pendidikan, Makassar. 90222.Phone 082395232077 E mail [email protected]

 

Attoriolong INDEXED BY

 

 

LICENSED BY :

Creative Commons License
Attoriolong is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.