Pelatihan Teater Monolog Berbasis Cerita Lokal di SMK Telkom Makassar

Andi Taslim Saputra(1*), Asia Ramli(2), Arifin Manggau(3), Muh Kurniawan Adi Kusuma(4), Selfiana Saenal(5), Satriadi Satriadi(6), Faizal Erlangga Makawi(7),

(1) Universitas Negeri Makassar
(2) Universitas Negeri Makassar
(3) Universitas Negeri Makassar
(4) Universitas Negeri Makassar
(5) Universitas Negeri Makassar
(6) Universitas Negeri Makassar
(7) Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/srq.v1i2.36286

Abstract


Aktivitas kesenian sempat mati suri selama masa pandemi di tahun 2019 yang diakibatkan oleh covid-19, baik yang ada di masyarakat umum, maupun di lingkungan sekolah. Dalam konteks pendidikan seni yang dilaksanakan di sekolah tentunya mendapatkan dampak negatif yang besar. Dampak tersebut adalah pembelajaran seni akan kesulitan dalam pelaksanaan praktek. Pasca pandemi, lahir beragam metode-metode pengajaran dalam lingkup seni, khususnya teater. Pelaksanaan pembelajaran praktek teater yang menyesuaikan kondisi covid tentu harus dilaksanakan di sekolah. Hampir dua tahun pembelajaran teater dilaksanakan secara daring sejak covid masuk di Indonesia. Pada tahun 2022, aturan pemerintah tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dicabut kemudian pelaksanaan pembelajaran diarahkan untuk tatap muka. Sehingga, sekolah kemudian dibuka kembali dalam pengajaran tatap muka. Akibat lamanya proses pembelajaran secara daring, sebagian besar guru-guru mengalami kendala dalam pengajaran praktek karena pembelajaran secara tatap muka dibutuhkan waktu untuk menyesuaikan kembali dan pengetahuan teater secara praktek mulai tumpul serta perlu di asah kembali. Atas dasar hal itu, pelatihan teater monolog menjadi satu bentuk atau upaya untuk pembelajaran teater setelah pandemi. Pada masa pandemi terdapat keterputusan pengetahuan sekaligus siswa mulai mendapatkan budaya baru, sehingga pelatihan ini mencoba mengangkat cerita lokal agar siswa mengetahui dan mendapatkan pengetahuan sejarah pahlawan lokal yaitu cerita kepahlawanan Datu Museng ketika di masa penjajahan. Pelatihan teater monolog ini akan dilaksanakan di sekolah SMK Telkom Makassar. Metode pelatihan yang dilaksanakan yakni, (1) mengidentifikasi cerita lokal yaitu cerita Datu Museng; (2) Proses kreatif: a. pembuatan dan pembedahan naskah, b. dramatik reading, c. blocking, d. memadukan musik dan properti, e. pemantapan aksi, dialog, musik, setting dan properti; dan terakhir adalah (3) Penyajian Pertunjukan.  


Keywords


Keyword: Pelatihan, Teater Monolog, Pertunjukan Datu Museng

Full Text:

PDF

References


Herdiana, D. (2018). Sosialisasi Kebijakan Publik: Pengertian dan Konsep Dasar. Jurnal Ilmiah Wawasan Insan Akademik, 14(November), 13–26.

Junaid, Muh. 2019. Persepsi Masyarakat Terhadap Seni Pertunjukan Koa- Koayang Dalam Upaya Pelestarian Teater Tradisonal di Dusun La’mase Desa Renggeang Kecamatan Limboro Kabupaten Polewali Mandar. Jurnal Eprints. UNM.

Karlina, Lilis. (2020). Fenomena Terjadinya Kenakalan Remaja. Jurnal Edukasi Nonformal. Volume 1 Nomor 1.

Murtani, A. (2019). Sosialisasi Gerakan Menabung. Seminar Nasional Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Stimik Pontianak. 29 Juli 2019.

Novarian, T, E. (2022). Membangun Karakter Melalui Variasi Visual Dalam Drama Televisi Banyu. Ikonik:Jurnal Seni Dan Desain, 4(1), 83–89.

Ramli, Asia. (2021). Nilai-nilai Pendidikan dalam Pertunjukan Teater Rakyat Kondobuleng. Jurnal Publikasi Pendidikan. Volume 11 Nomor 2.

Sumaera, D, Sahadi, S, Meilanni, B, S. (2017). Kenakalan Remaja dan Penanganannya. Jurnal Penelitian dan PPM. Volume 4 No 2.

Suprajitno, S. (2017). Teater Sebagai Media untuk Pengabdian Masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 3(1), 96.


Article Metrics

Abstract view : 244 times | PDF view : 2 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Alamat Redaksi:
Gedung DE Lantai 2 Kampus FSD UNM Parangtambung
Jl. Daeng Tata Makassar 90224
E-mail: [email protected]

Creative Commons License
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

SUREQ: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain indexed by