Analisis Neraca Air Lahan Tanaman Padi Di Wilayah Kabupaten Bone

Esti Kristantri(1*), Muhammad Arsyad(2), Jasruddin Jasruddin(3),

(1) 
(2) 
(3) 
(*) Corresponding Author



Abstract


Abstrak – Tingkat ketersediaan air tanah bagi tanaman menjadi salah satu unsur utama dalam menentukan pola dan jadwal tanam komoditas pertanian di suatu wilayah untuk dapat memaksimalkan hasil panen. Ketersediaan air tanah ini dapat dihitung dengan menggunakan metode neraca air menggunakan data curah hujan dan suhu udara rata-rata. Perhitungan neraca air menggunakan metode Thornthwaite-Mather digunakan untuk mengetahui jumlah evapotranspirasi potensial tanaman padi dan tingkat ketersediaan air tanah setiap bulannya secara klimatologis di wilayah Kabupaten Bone. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi rata – rata curah hujan bulanan dan rata – rata suhu udara bulanan selama periode waktu 1999 – 2018 dari 11 titik pos hujan yang tersebar di wilayah Kabupaten Bone. Berdasarkan hasil analisis sebagian besar wilayah Kabupaten Bone memiliki pola hujan lokal dimana puncak musim hujan terjadi pada bulan April, Mei, Juni. Analisis neraca air lahan untuk tanaman padi menunjukkan bahwa untuk wilayah Kabupaten Bone musim tanam padi tidak dapat dilakukan sepanjang tahun. Ketersedian air tanah di wilayah ini juga berbeda dengan kabupaten lainnya yang umumnya memiliki pola hujan monsunal. Hasil analisis ketersediaan air tanah menunjukkan bahwa untuk bulan Januari – Juli seluruh wilayah Kabupaten Bone memiliki kadar air tanah kategori cukup hingga sangat cukup dimana terjadi surplus air tanah berdasarkan perhitungan kebutuhan air tanaman padi.

 

Kata kunci: curah hujan, neraca air, ketersediaan air tanah


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 267 times | PDF view : 105 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.