Pendampingan Pembuatan Media Dan Buku Panduan Pengembangan Komunikasi Augmentatif Dan Alternatif (AAC) Bagi Guru Sekolah Luar Biasa

Mumpuniarti Mumpuniarti(1), Diajeng Tyas Pinru Phytanza(2*), Veroyunita Umar(3), Rafika Rahmawati(4),

(1) Universitas Negeri Yogyakarta
(2) Universitas Negeri Yogyakarta
(3) Universitas Negeri Yogyakarta
(4) Universitas Negeri Yogyakarta
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/publikan.v14i1.37461

Abstract


 

Permasalahan yang terjadi di lapangan adalah masih banyak guru yang belum memahami AAC itu sendiri juga belum memahami media yang dapat digunakan bahkan dikembangkan untuk dapat membantu anak berkebutuhan khusus dalam berkomunikasi. Beberapa sekolah sebenarnya sudah menggunakan media untuk mengembangkan komunikasi namun mereka belum memahami perbedaan antara media komunikasi alternatif dan media pembelajaran. Berdasarkan permasalahan tersebut dirasa perlu adanya pendampingan terhadap guru sekolah luar biasa untuk dapat mengembangkan sebuah media komunikasi augmentatif dan alternatif untuk membantu mengoptimalkan kemampuan komunikasi siswa berkebutuhan khusus di sekolah mereka. Kegiatan program dosen berkegiatan diluar kampus dilakukan melalui metode berupa ceramah, diskusi, dan pendampingan pembuatan media dan buku panduan pengembangan komunikasi augmentatif dan alternatif (AAC). Hasilnya dapat terlihat bahwa seluruh kelompok telah mampu mengembangkan media AAC yang telah disesuaikan dengan karakteristik siswa, hal ini terlihat dari adanya peningkatan kemampuan para guru dari mulai melakukan asesmen kebutuhan peserta didiknya, menganalisis upaya media AAC yang pernah diberikan, menganalisis kekuatan dan kelemahan media yang pernah digunakan dan mengembangkan media AAC yang efektif.


Keywords


pendampingan; media dan buku panduan; Komunikasi Augmentatif dan Alternatif (AAC); guru; Sekolah Luar Biasa

Full Text:

PDF

References


Agran, M., Hughes, C., Thoma, C., & Scott, L. (2016). Employment social skills: What skills are really valued? Career Development and Transition for Exceptional Individuals, 39, 111-120.

Ascari, R. E. O. S., Pereira, R., & Silva, L. (2018). Mobile Interaction for Augmentative and Alternative Communication: a Systematic Mapping. SBC Journal on Interactive Systems, 9(2).

Cesa, C. C., & Mota, H. B. (2017). Augmentative and alternative communication: from qualification to speech, language and hearing science clinical practice. Rev. CEFAC, 19(4), 529-538.

Erozkan, A. (2013). The Effect of Communication Skills and Interpersonal Problem-Solving Skills on Social Self-Efficacy. Educational Sciences: Theory & Practice, 13(2), 739-745

Radici, E., Heboyan, V., Mantovani, F., & De Leo, G. (2019). Teachers’ Attitudes Towards Children Who Use AAC in Italian Primary Schools. International Journal of Disability, Development and Education, 66:3, 284-297

Santoso, B. (2010). Skema dan mekanisme pelatihan: panduan penyelenggaraan pelatihan. Yayasan Terumbu Karang Indonesia.

Shewan, C. M., & Blake, A. (1991). Augmentative and alternative communication. Asha, 33(5), 46. Retrieved from https://www.asha.org/public/speech/disorders/aac/

Widoyoko, E. P. (2017). Evaluasi program pelatihan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.


Article Metrics

Abstract view : 34 times | PDF view : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2024 Mumpuniarti Mumpuniarti, Diajeng Tyas Pinru Phytanza, Veroyunita Umar, Rafika Rahmawati

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Publikasi Pendidikan : Jurnal Pemikiran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Bidang Pendidikan

ISSN 2548-6721 (online), ISSN 2088-2092 (print)
Email: [email protected]

Free counters!

 Creative Commons License
Publikasi Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Publikasi Pendidikan : Jurnal Pemikiran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Bidang Pendidikan Indexed by