PENGARUH PENGERINGAN MENGGUNAKAN ROOM DRYER TERHADAP KUALITAS TEPUNG SAGU

Nurafni Apriani Sudirman(1*), Andi Sukainah(2), Subari Yanto(3),

(1) Program Studi Pendidikan Teknologi Pertanian Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar
(2) Program Studi Pendidikan Teknologi Pertanian Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar
(3) Program Studi Pendidikan Teknologi Pertanian Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author

Abstract


The purpose of this research is to know the effect of drying using room dryer to the quality of sago flour. This research is an experiment research with Factorial Complete Random Design consisting of two factors, namely: drying type (traditional drying and  room drying) and material thickness treatment (1cm, 2cm and 3cm). The test parameters observed were moisture content, starch content, amylose content, amylopectin content and color test. The analytical technique used in this study is the of analysis of variety using SPSS version 23. The results showed that the best treatment is room drying and 1 cm thickness, water content (10.44%), starch content (53.73%), amylose content (2.27%), amylopectin content (52.42%), color (90.74%) sago resulting.

Keywords


drying with room dryer, quality, sago flour

Full Text:

PDF

References


Alidawati dan Bambang K. 1989.Metode uji mutu beras dalam program pemuliaan padi.Dalam M. Ismunadji, M. Syam, dan Yuswadi (Ed). Padi Buku 2. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan. Bogor. Hlm. 363-375.

Boston, 2009. Pengelolaan Agribisnis Sagu di Riau, Prosiding Seminar Nasional Sagu Manado, Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan,Diakses Kamis 24 Desember 2015.

[BSN] Badan Standarisasi Nasional. 1995. Tepung Sagu. 01-3729-1995. Jakarta : Badan Standardisasi Nasional.

Cheng GW, Crisosto CG. 2005: Browning potential, phenolic composition, and polyphenoloxidase activity of buffer extracts of peach and nectarine skin tissue. J. Amer. Soc. Horts. Sct. 120 (5):835-838

Fitriani, S. 2008. Pengaruh suhu dan lama pengeringan terhadap beberapa mutu manisan belimbing wuluh (Averrhoabellimbi L.).Jurnal SAGU edisi maret Vol. 7 No. 1 Hal. 32 – 37. Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian. Fakultas Pertanian Universitas Riau. Riau.

Harsanto, P.B. 1986. Budidaya dan Pengolahan Sagu. Kanisius, Yogyakarta

Ida Amalia Ramli, Jamaluddin, Subari Yanto, 2017. Laju pengeringan gabah menggunakan pengering tipe efek rumah kaca (ERK).Jurnal pendidikan teknologi pertanian. Universitas Negeri Makassar.

Lidiasari E, 2006 Pengaruh Suhu Pengeringan Tepung Tapai Ubi Kayu Terhadap Mutu Fisik dan Kimia Yang Dihasilkan. Jurnal Teknologi Pertanian. Universitas Sriwijaya, Sumatera Selatan.

Rezky Wahyuni Ramadani, Muh. Yahya, Jamaluddin Palla, 2017. Perubahan kadar air dan pati ubi kayu (manihot utilissima) selama pengeringan menggunakan room dryer. Jurnal pendidikan teknologi pertanian. Universitas Negeri Makassar.

Saiful Amin, Jamaluddin, Muhammad Rais, 2018. Laju pindah panas dan massa pada proses pengeringan gabah menggunakan alat pengering tipe bak (batch dryer). Jurnal pendidikan teknologi pertanian. Universitas Negeri Makassar.

Yuliasih, I., Irawadi, T.T., Sailah, I., Pranamuda, H., Setyowati K. dan Sunarti, T.C. 2007. Pengaruh proses fraksinasi pati sagu terhadap karakteristik fraksi amilosanya. Jurnal Teknologi Industri Pertanian 17(1): 29-36.




DOI: https://doi.org/10.26858/jptp.v4i0.6918

Article Metrics

Abstract view : 108 times | PDF view : 169 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Redaksi:

Jurusan Pendidikan Teknologi Pertanian Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Kampus UNM Parang Tambung, Jl. Daeng Tata Raya Makassar
Email: [email protected]
Website: http://ojs.unm.ac.id/ptp