Analisis Kebutuhan Pendidikan Non Formal di Sekolah

Widodo Widodo(1*), Soedjarwo Soedjarwo(2),

(1) 
(2) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Tujuan penelitian untuk mengetahui peran program Pendidikan Non Formal di sekolah dan minat anak terhadap Pendidikan Non Formal. Penelitian menggunakan pendekatan analisis kuantitatif. Hasilnya menunjukkan ada hubungan holistik dan sinergis antara Pendidikan Non Formal dengan sekolah. Minat siswa yang mengikuti kegiatan Pendidikan Non Formal antusis ketika mengikuti persekolahan, karena bersifat ‘pilihan’, tidak ada unsur keterpaksaan, sesuai dengan minat siswa, bersifat menghibur, memberikan ‘nilai’ tambah dalam pendidikan. Analisis program pendidikan non formal berupa peminatan olah raga (pencak silat 33%, renang 44%, memanah 23 %), les tambahan pelajaran (bahasa Inggris 40%, matematika 30%, IPS/Sain 30%), taining kuliner (kue basah 51%, kue kering 49%), dan peminatan seni islami (QiTA 37%, Banjari 63%).

Kesimpulannya adalah pendidikan nonn formal di sekolah sangat memberi manfaat dan bahkan menjadi ‘keharusan’ agar siswa berkembang secara baik.

Full Text:

PDF

References


Bekele, T. A. (2010). Motivation and satisfaction in internet-supported learning environments: London: Routledge

Bogdan, Robert C & Biklen, S. Knopp (1992) Qualitative research for education: an introduction to theory and methods- second edition. Allyn and Bacon: Boston.

Combs & Ahmed (1985) Attacking Rural Poverty, How Non-Formal Education Can Help (terjemah: Tim YIIS). Jakarta: CV. Rajawali.

Gimbuta (2011) Nonformal education; a logical analysis of the term. Journal Plus Education (online) Vol. VII, No. 2 (pp. 266-286).

Hoppers, Wim (2006) Non-Forml Education and Basic Education Reform; a Conceptual review. Journal Unesco: IIEP Production

Joesoef, Soelaiman (1992) Konsep Dasar Pendidikan Luar Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.

Kindervatter, Suzzane (1979) Nonformal Education as An Empowering Process With Case Studies From Indonesia and Thailand. USA: Massachusetts.

Knowles at all (2005) The Adult Learner; The Devinitive Classic in Adult Education and Human Resource Development (sixth edition). USA: Elsevier.

Looney, Janet (2008) Teaching, Learning and Assessment for Adults; Improving Foundation Skills. Journal Centre for Educational Research and Innovation:Australia.

Mc Isaac, M. S., & Gunawardena, C. N. (1996). Distance education. In D. H. Jonassen (Ed.), Handbook of research for educational communications and technology: A project of the association for educational communications and technology (pp. 403-437). New York: Macmillan Library Reference.

Moleong (2004) Metodologi Penelitian Kualitatif, edisi revisi. Bandung : Rosda Karya.

Pidarta, Made (1999) Perencanaan Pendidikan Partisipatoris dengan Pendekatan Sistem. Jakarta: Rineka Cipta.

Rogers, Alan (2005) Non-Formal Education; Flexible Schooling or Participation Education? Hong Kong: Kluwer academic publisher.

Sudjana (2004) Manajemen Program Pendidikan; untuk Pendidikan Non Formal dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.Bandung : Falah Production.

Tight, Malcolm (2002) Key Concepts in Adult Education and Training (2nd Edition) Second edition first published 2002 by RoutledgeFalmer: London


Article Metrics

Abstract view : 13 times | PDF view : 6 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Sekretariat Panitia

Ruang Dosen Jurusan PLS FIP UNM

Gedung kantor Fakultas Ilmu Pendidikan

Jl. Tamalate I Tidung Makassar Kampus IV UNM Sektor Tidung

ISBN : 9786025339707