Penerapan Model Discovery Learning Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Di SDN 1 Penanggo Jaya

Didik Herwanto(1*), Lukman Ali(2), Rosdiana Ndau(3),

(1) SD Negeri 1 Penanggo Jaya
(2) Universitas Negeri Makassar
(3) PGSD, UPT SPF SD Inpres Nipa-Nipa
(*) Corresponding Author



Abstract


Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan di SDN 1 Penanggo Jaya dan bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui metode Discovery Learning. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Untuk analisis kuantitatif digunakan analisis deskriptif yaitu skor rata-rata dan persentase. Data yang diperoleh dari hasil analisis dan pengumpulan data. Teknik pengumpulan data penelitian ini berupa observasi, teks , dan dokumentasi yang disesuaikan dengan tujuan dan fokus masalah. Data penelitian ini diperoleh dengan menggunakan lembar observasi kegiatan selama pembelajaran berlangsung dan tes hasil belajar digunakan untuk mengetahui tingkat penguasaan siswa terhadap materi pelajaran. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan sebanyak 2 (dua) siklus, setiap siklus terdiri atas satu kali pertemuan dan masing-masing pertemuan melalui 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Sebelum pelaksanaan tindakan terlebih dahulu peneliti mengecek nilai hasil ulangan harian untuk melihat kemampuan awal siswa mengenai materi pelajaran yang akan diajarkan. Pada Siklus I menunjukkan nilai rata-rata siswa 72,22 dan pada siklus II meningkat menjadi 84,44. Berdasarkan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada tema Udara Bersih bagi Kesehatan di Kelas V semester I di SD Negeri 1 Penanggo Jaya tahun pelajaran 2021/2022.

Kata Kunci: Hasil Belajar; Discovery Learning.


Full Text:

PDF

References


Arikunto, Suhardjono dan Supardi. (2006). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Aqib, Zainal, dkk. (2011). Penelitian Tindakan Kelas untuk Guru SD, SLB, dan TK. Bandung: Yrama Widya.

Djaelani, S. M. (2011). Etika Lingkungan dalam Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Econo Sains, vol 9, hlm. 23-25.

Kemendikbud, (2016). Panduan Penilaian Untuk Sekolah Dasar (SD). Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar.

Lapono, Nabisi. (2009). Belajar dan Pembelajaran Sekolah Dasar. Jakarta. Departemen Pendidikan Nasional. Hal:4

Permendikbud Nomor 53 Tahun 2015. Jakarta: Kemendikbud.

Permendikbud Nomor 53 Tahun (2016). Jakarta: Kemendikbud.

Rasyid, Harun dan Mansyur. (2008). Penilaian Hasil Belajar.

Rizqi. (2000). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berorientasi Pembelajaran Penemuan Terbimbing (Guide-Discovery Learning) yang Mengintegrasikan Kegiatan Laboratorium untuk Fisika SLTP Bahan Kajian Pengukuran.Tesis. Surabaya: UNESA.

Sardiman. (2009). Interaksi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Slameto. (1995). Belajar dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta. Rineka Cipta.

Surya. (2008). Kapita Selekta Kependidikan SD. Jakarta: Universitas Terbuka.

Wahab, Abdul Azis. (2007). Metode dan Model-Model Mengajar IPS. Bandung. Alfabeta

Wardani. I G A K; Wihardit, Kusmaya; Nasoetion, Noehi. 2006. Penelitin Tindakan Kelas. Jakarta: Universitas Terbuka

Winatapura, U.M dkk. 2007. Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: universitas Terbuka.


Article Metrics

Abstract view : 35 times | PDF view : 14 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


---------------------------------------------------------

Publisher:

Program Studi PGSD Universitas Negeri Makassar

Email: pgsdjurnal@gmail.com

Contact Hp/wa. (0852 5539 7485)

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Pinisi Journal PGSD Indexed by:

  

 

 Creative Commons License
Journal Pinisi Pendidikan Guru Sekolah Dasar is licensed under a https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/

View My Stats