Efektivitas Daun Sirih (Piper betle L.) dan Air Leri terhadap Mortalitas Rayap Tanah (Coptotermes sp.)

Farid A.M. Miftah(1*), Andi Nur Khalisah(2), Hamia Hamia(3), Masita Masita(4), Ummi Chalsum(5),

(1) 
(2) 
(3) 
(4) 
(5) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas daun sirih (Piper betle L.) dan air leri terhadap mortalitas rayap tanah (Coptotermes sp.). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu experimental laboratory dengan menggunakan metode rancangan acak lengkap. Pola RAL dikenal sebagai pengacakan lengkap atau pengacakan tanpa pembatasan dimana pengacakan ini menggunakan formulasi pestisida dengan perbandingan 100% air rebusan daun sirih, 100% air leri, 50% air leri: 50% daun sirih; 75% air leri: 25% daun sirih dan 25% air leri: 75% daun sirih. Alat dan bahan yang digunakan adalah toples, botol semprot, stopwatch, kayu, air rebusan daun sirih, dan air leri. Prosedur penelitian terdiri atas penyiapan alat dan bahan, formulasi bahan dengan berbagai perbandingan, dan uji efektivitas. Analisis data yang digunakan yaitu analisis ANOVA dan analisis Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi daun sirih dan air leri yang paling efektif ialah daun sirih dengan konsentrasi 25% dan air leri 75%.


Keywords


Daun Sirih; Air Leri; Rayap; Mortalitas

Full Text:

PDF

References


Arif AM., Natsir U dan Fatmawaty S. (2012). Sifat Anti Rayap Dari Ekstrak Ijuk Aren Arenga pinnata Merr. Jurnal Parrenial. Vol. 3: 15-18.

Cania, Eka dan Endah Setyaningrum. (2013). Uji Efektivitas Larvasida Daun Segundi (Vitex trifolia) terhadap Larva Aides aegypti. Jurnal Medical: Vol. 4. No. 2: 52-60.

Cloyd, R. A. (2011). Pesticide mixtures. In M. Stoytcheva (Ed.) Pesticides-Formulations, Effects, Fate: 69−80. In Tech Europe. University Campus STeP RiSlavka Krautzeka 83/A51000 Rijeka, Croatia. http://www.intechopen.com. Diakses pada 4 April 2018.

Handayani, Hasanudin dan Anwar. (2013). Efektivitas Ekstrak Daun Sirih (Piper Batle L.) sebagai Bioinsektisida terhadap Kematian Nyamuk Aedes Aegypti. Diakses dari http://repository.unhas.ac.id/bitstream/handle/123456789/5819/JURNAL%20HANDAYANI.pdf.

Kartika, T., Yusuf S, Tarmadi D, Prianto A.H. dan Guswerinvo I. (2007). Pengembangan Formula Bahan Infeksi Cendawan Sebagai Alternatif Biokontrol Rayap Tanah Coptotermes sp. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis. Vol. 5. No. 2.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. (2018). Kerugian Akibat Rayap Capai Rp. 2,8 Triliun Setiap Tahun. http://lipi.go.id/lipimedia/Kerugian-Akibat-Rayap-Capai-Rp-28-Triliun-Setiap-Tahun/20178 3 april 2018, diakses pada 17 September 2018.

Mangiri, Juwita., Nelly Mayulu dan Shirley E.S Kawengian. (2016). Gambaran Kandungan Zat Gizi pada Beras Hitam (oryza sativa L.) Kultivar Pare Ambo Sulawesi Selatan. Jurnal Mangiri. Vol. 4. No. 1: 1-5.

Ulfa, Ade Maria. (2015). Penetapan Kadar Klorin (Cl2) pada Beras Menggunakan Metode Iodometri. Jurnal Kesehatan Holistik. Vol. 9. No. 4: 197-200.

Wahyuni, Dwi. (2016). Toksisitas Ekstrak Tanaman sebagai Bahan Dasar Biopestisida Baru Pembasmi Larva Nyamuk Aedes aegypti (Ekstrak Daun Sirih, Ekstrak Biji Pepaya, dan Ekstrak Biji Srikaya). Malang: Media Nusa Creative.




DOI: https://doi.org/10.26858/ijfs.v5i1.9385

Article Metrics

Abstract view : 44 times | PDF view : 21 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.