Kajian Semioedukasi dalam Roman Larasati Karya Pramoedya Ananta Toer

Petrus - Purwanto(1*), Tengsoe Tjahjonob(2), Ririe Rengganisc(3),

(1) SMA K St. Hendrikus Surabaya Universitas Negeri Surabaya
(2) Universitas Negeri Surabaya
(3) Universitas Negeri Surabaya
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/pembelajar.v7i1.43128

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan semioedukasi yang menjadi prioritas gerakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dalam romanLarasati karya Pramoedya Ananta Toer. Pendekatan yang digunakan adalah semioedukasi dengan berpedoman pada teori semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini berjenis kualitatif yang berfokus pada pemaparan data secara naratif. Dalam pengumpulan data menggunakan teknik pustaka, baca, dan catat. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan semioedukasi melalui pembacaan romanLarasati karya Pramoedya Ananta Toer secara heuristik dan hermeneutik. Pendekatan semioedukasi dilakukan guna menafsirkan edukasi, berupa nilai utama karakter melalui tanda semiotika Peirce, yakni representamen, object, dan interpretant. Hasil penelitian menunjukkan adanya nilai utama karakter religius, nasionalis, integritas, mandiri, dan gotong royong dengan berbagai variannya yang dibangun melaluirepresentamen, object, dan interpretant..
This study aims to describe the semioeducation that is a priority for strengthening Character Education movement in the novel Larasati by Pramoedya Ananta Toer. The approach used is semio-education based on the semiotic theory of Charles Sanders Peirce. This research is a qualitative type that focuses on the presentation of data in a narrative manner. Data were collected using library research, reading, and taking notes techniques. The data analysis technique was carried out using a semi-educational approach through reading the novelLarasati by Pramoedya Ananta Toer in a heuristic and hermeneutic way. The semi-educational approach is carried out to interpret education, in the form of the main character values through Peirce's semiotic signs, namely representamen, object, and interpretant. The results of the study indicate that there are main values of religious, nationalist, integrity, independent, and mutual cooperation characters with variants that are built through representamen, objects, and interpretants

Keywords


karakter, roman, semioedukasi, semiotika

Full Text:

PDF

References


Carr, David. (2008). Character education oas the cultivition of virtue. Dalam Handbook of Moral and Character Education. (Nucci Larry P & Darcia Narvaez, Ed.) New York: Routledge.

Creswell, John W. (2019). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran. Edisi Keempat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Danesi, Marcel. (2011). Pesan, tanda, dan makna: Buku teks dasar mengenai semiotika dan teori komunikasi. Cetakan ke-2. (Evi Setyarini dan Lusi Lian Piantari, Penerjemah). Yogyakarta: Jalasutra.

Disdik Jambi. (2021). Edukasi adalah pendidikan, ketahui jenis-jenis dan manfaatnya. Liputan6.com, Jakarta. Diunduh 23/12/21. Pk.15.38 WIB.

Fitriani. (2016). Kajian semiotika: Nilai pendidikan karakter dalam novel Rindu karya Tere Liye dan kontribusinya terhadap pengajaran bahasa Indonesia. (E-prints. Tesis). Universitas Negeri Makasar. Diunduh dari http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/7077.

Gunadi, Cindy N. (2020). Kajian semiotika Peirce terhadap novel Hikayat Putri Penelope karya Idrus berorientasi pemahaman interkultural dan pemanfaatannya sebagai bahan ajar untuk siswa SMA di Bandung Independent School. Jurnal Wistara, III(2),170-177.

Iye, Risman dan Susiati. (2018). Nilai edukatif dalam novel sebait cinta di bawah langit Kairo karya Mahmud Jauhari Ali. Sirok Bastra, 6(2), 183-192.

Kemdikbud. (2016). Kebijakan penguatan karakter. https://cerdasberkarakter.kemdikbud.go.id/?page_id=132. Diunduh Kamis, 8/7/21, Pk. 19.17 WIB.

Kemdikbud. (2017). Penguatan pendidikan karakter jadi pintu masuk pembenahan pendidikan nasional. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2017/07/penguatan-pendidikan-karakter-jadi-pintu-masuk-pembenahan-pendidikan-nasional. Diunduh 23/12/21. Pk. 16.40 WIB.

Kurniawan, Ramilury. (2017). Antara sejarah dan sastra: Novel sejarah sebagai bahan ajar pembelajaran sejarah. Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengarangnya, 11(1), 55-70. Online Publication. DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um020v11i12017p055.

Laila. (2019). Nilai-nilai heroisme tokoh utama dalam roman Larasati karya Pramoedya Ananta Toer. Artikel Penelitian. Pontianak: Universitas Tanjungpura.

Lantowa, J., Nila M.M., Muh. K. (2017). Semiotika: Teori, metode, dan penerapannya dalam penelitian sastra. Yogyakarta: Deepublish.

Lickona, Thomas. (2013). Educating for character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Mendidik untuk membentuk karakter: Bagaimana sekolah dapat mengajarkan sikap hormat dan tanggung jawab. Jakarta: Bumi Aksara.

Lickona, Thomas. (2014). Pendidikan karakter: Panduan lengkap mendidik siswa menjadi pintar dan baik (Educating for Character). Bandung: Penerbit Nusa Media.

Lickona, Thomas. (2018). How to raise kind kids: And get respect, gratitude, and a happier family in the bargain. New York: Penguin Books.

Noth, Winfried. (2006). Semiotik. Surabaya: Airlangga University Press.

Nurgiyantoro, Burhan. (2002). Teori pengkajian fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Radford, Luis. (2013). On semiotics and education. Education et didactique, 7(1),185-204. Online Publication. https://doi.org/10.4000/educationdidactique.1668.

Rahmanto, B. (2005). Metode pengajaran sastra. Yogyakarta: Kanisius.

Ratna, Nyoman Kutha. (2014). Peranan karya sastra, seni, dan budaya dalam pendidikan karakter. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Semetsky, Inna and Cary Campbell. (2018). Semiotics and/as education: An interview with Inna Semetsky. Chinese Semiotic Studies, 14(1),121-128.

Semetsky, Inna. (2010). Semiotics education experience. Australia: Sense Publishers.

Semetsky, Inna. (2015). Edusemiotics: The tao of education. Language and Semiotic Studies, 1(1), 130-143.

Setiawan, A., Helene E. M. M., dan Hajrah. (2020). Analisis nilai pendidikan moral novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Pendekatan semiotika Peirce. Indonesia: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(1),8-17. Diunduh dari https://ojs.unm.ac.id/Indonesia/article/view/12390

Toer, Pramoedya Ananta. (2017). Larasati. Jakarta: Lentera Dipantara.

Wibowo, Agus. (2013). Pendidikan karakter berbasis sastra: Internalisasi nilai-nilai karakter melalui pengajaran sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Zaimar, Okke K.S. (2014). Semiotika dalam analisis karya sastra. Depok: PT Komodo Books.

Zoest. (1992). Serba-serbi semiotika. Dalam Panuti Sudjiman dan Aart Van Zoest (ed.). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.


Article Metrics

Abstract view : 94 times | PDF view : 14 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Petrus - Purwanto

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Diterbitkan Oleh

Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar

Kampus IV UNM Tidung, Gedung HP 101 Fakultas Ilmu Pendidikan. Jalan Tamalate I Tidung Makassar

Email : pembelajar@unm.ac.id

Contak HP: 085299149118 / 081342252446

Pembelajar terindex oleh:

     Image

 

 

Flag Counter

 Image

Pembelajar is licensed under an Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0)

 

View PEBELAJAR Stats