Herman Nicolas Ventje Sumual: Studi tentang Keterlibatannya dalam Permesta (1957-1961)

Nur Alfi Laila Badru(1*), Mustari Bosra(2), Ahmadin Ahmadin(3),

(1) Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar
(2) Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar
(3) Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/jp.v7i3.16319

Abstract


Herman Nicolas Ventje Sumual dibesarkan oleh keluarga yang menjunjung tinggi nilai kekeluargaan. Jiwa pemimpin dan prestasi yang dimiliki Ventje  mempermudah dalam menyelesaikan pendidikannya dan hal tersebut menjadi penunjang keberhasilan dalam dunia organisasi. Riwayat organisasi dalam dunia keamanan dan pertahanan memberikan kemudahan dalam menjalani karir militernya hingga mendirikan Permesta. Terjadinya berbagai ketimpangan di berbagai daerah menjadi tujuan utama Permesta untuk memperbaiki keadaan tersebut. Permesta berakhir dengan tindak penyerahan diri terhadap Pemerintah pusat. Penelitian ini menggunakan metodologi sejarah dengan tahap yaitu heuristik (pengumpulan data), kritik (verifikasi), interpretasi (penafsiran) dan historiografi (penulisan sejarah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga Herman Nicolas Ventje Sumual memperoleh faktor terpenting yang menunjang keberhasilan pendidikan hingga karir militernya. Awal berdirinya Permesta lahir dari tindakan penentangan terhadap rezim Sukarno yang anti demokrasi oleh para politisi hingga para intelektual di kalangan militer dan ingin memperbaiki kembali pembangunan daerah yang terbengkalai serta kesejahteraan rakyat. Ventje memegang posisi penting dalam Permesta sebagai proklamator Piagam Perjuangan Permesta dan dijadikan sebagai ikon Permesta.

Kata Kunci: Herman Nicolas Ventje Sumual, Permesta, Proklamasi Permesta 

Abstract

Herman Nicolas Ventje Sumual was raised by a family that upheld the value of kinship. Ventje's leadership and achievements make it easier to complete his education and that supports success in the organization. The organization's history in the world of security and defense made it easier to pursue his military career until founding Permesta. The onsany of inequality in various regions became permesta's main goal to improve the situation. Permesta ended with a surrender to the central government. This research uses historical methodology with stages namely heuristics (data collection), criticism (verification), interpretation (interpretation) and historiography (historical writing). The results showed that Herman Nicolas Ventje Sumual's family had the most important factors that supported his educational success to his military career. The beginning of Permesta was born out of opposition to sukarno's anti-democracy regime by politicians to intellectuals in military circles and wanted to improve the rebuilding of abandoned areas and the welfare of the people. Ventje held an important position in Permesta as a proclamation of the Permesta Struggle Charter and became an icon of Permesta.

Keywords: Herman Nicolas Ventje Sumual, Permesta, Permesta Proclamation


Full Text:

PDF

References


Aditjondro, G. J. (2006). “Terlalu Bugis-Sentris, Kurang" Perancis".

Azizah, N. (2019). Islamisme: Ideologi Gerakan Kahar Mudzakkar di Sulawesi Selatan 1952-1965. Jurnal Penelitian Keislaman, 15(2), 95-104.

Harvey, B. S., 1989. PERMESTA: Pemberontakan Setengah Hati. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Hasanuddin, K. X., 2016. Profil dan Sejarah. 26 Januari.

Husain, D., 2014. Pasukan Rimba Gorontalo Abad ke-XX. Gorontalo: Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo.

Indonesia, T. N. P. S., 2008. Sejarah Nasional Indonesia: Zaman Jepang dan Zaman republik (Jilid VI). Jakarta: Balai Pustaka.

Kartodirdjo, S., 1992. Pengantar Sejarah Indonesia Baru: 1500-1900. Dari Empirium sampai Empirium Jilid I. Jakarta: Gramedia Pustaka utama .

Leirissa, R. Z., 1997. PRRI-PERMESTA: Strategi Membangun Indonesia Tanpa Komunis. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Nasution, A. H., 1968. Tentara Nasional Indonesia. Jilid II ed. Jakarta: Seruling Masa.

Nissiel, Q. & Natalia, I. V., 2015. Sumual's Family. Prezi, Issue Penelitian Marga Sosiologi.

Raditya, I. N., 2019. Permesta, Pemberontakan atau Bukan?. 14 Oktober.

Rusiana, D., 2020. Pernah terjadi pemberontakan di Makassar oleh seorang mantan Perwira KNIL. 23 Juli.

Sadi, H. & dkk, 2007. Gerakan Pemuda Sulawesi Tengah (GPST) di Poso 1957-1963: Perjuangan Anti Permesta dan Pembentukan Provinsi Sulawesi Tengah. Yogyakarta: Ombak.

Saladin, U., 2020. Komite Nasional Indonesia Pusat. 22 Juli.

Salim, M., 1971. Sedjarah Operasi2 Gabungan Terhadap PRRI-PERMESTA. Jakarta: Departemen Pertahanan-Keamanan Pusat Sedjarah ABRI.

SB, A., 2017. Dari Wirabuana ke Hasanuddin. Makassar: Phinatama Media.

Sikki, A., 1996. Pengarug Pemberontakan PRRI dan Permesta terhadap Pembangunan Nasional Indonesia. Skripsi, p. 47.

Sulsel.co, R., 2016. Asrama Indonesia Merdeka: Titik Tolak Proklamasi yang Terlupakan. 22 Juli.

Selfi, S., Ridha, R., & Malihu, L. (2020). M. Jusuf dalam Meredam Gerakan DI/TII di Sulawesi Selatan 1957-1965. PATTINGALLOANG, 7(2), 188-199.

Sumarkidjo, A., 2006. Jenderal M Yusuf: Panglima Para Prajurit. Jakarta: Kata Hasta Pustaka.

Sumual, H. N., 2011. Memoar. Jakarta: Bina Insani.

Syamsul, 1999. Gerakan Permesta di Sulawesi Utara (1957-1961). Skripsi ed. Makassar: Uiversitas Negeri Makassar.

Triani, D., 2014. Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan: Agresi Militer Belanda II. Scribd.


Article Metrics

Abstract view : 282 times | PDF view : 29 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by :

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH 

FAKULTAS ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Kampus UNM Gunung Sari Gedung Fakultas Ilmu Sosial Lantai 3, Jalan Raya Pendidikan, Makassar. 90222. Phone 082395232077

E-mail: jurnal.pattingalloang@unm.ac.id

          jurnalpattingalloang@gmail.com

 

Jurnal Pattingalloang Indexed By

 

 

Jurnal Pattingalloang Telah Terakreditasi SINTA 5 Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional

 

LICENSED BY :

Creative Commons License
Jurnal Pattingalloang is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 Flag Counter


View