Modernisasi Masyarakat Nelayan Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai, 1960 – 2018

Haerul Akmal(1*), Patahuddin Patahuddin(2), Bahri Bahri(3),

(1) Pendidikan Sejarah
(2) Evaluasi Pendidikan
(3) Pendidikan Sejarah
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/pattingalloang.v7i1.12511

Abstract


Penelitian dan penulisan skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan latar belakang kehidupan sosial ekonomi masyarakat nelayan, menguraikan kondisi kehidupan sosial ekonomi masyarakat nelayan di Kecamatan Pulau Sembilan sebelum dan sesudah modernisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan ilmu sejarah, sehingga tahap penelitian yang dilakukan adalah (1) Heuristik atau pengumpulan data, (2) Kritik (3) Interprtasi dan (4) Historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik, pola hubungan kerja dan interaksi masyarakat antar pulau adalah bagian yang sangat penting dalam kehidupan sosial ekonomi  masyarakat nelayan di kecamatan pulau sembilan. Sebelum masuknya pengaruh modernisasi, kehidupan nelayan tradisional di Kecamatan Pulau Sembilan memiliki banyak keterbatasan baik dari segi alat tangkap yang masih sangat sederhana begitupun dengan daerah jangkauan penangkapan yang masih terbatas. Alat tangkap yang digunakan berupa pancing, panah, bubuh,bagang tancap dan bagang rakit dengan orientasi penangkapan yang masih bersifat subsisten. Kondisi seperti ini mulai berubah ketika nelayan mulai mengenal modernisasi pada tahun 1970 yang di tandai dengan pengunaan mesin sebagai alat penggerak perahu yang pada akhirnya menyebabkan daerah jangkauan penangkapan menjadi lebih luas. Pengaruh modernisasi telah mengubah pola pikir masyarakat nelayan di Kecamatan Pulau Sembilan untuk beralih mejadi nelayan pembudidaya rumput laut. Peralihan ini memberikan dampak yang sangat besar terhadap kehidupan sosial ekonomi nelayan, yang ditandai dengan perubahan orientasi ekonomi dari subsiten menjadi komersil.

Kata Kunci : Nelayan, Pulau Sembilan, Modernisasi

 

Abstract

 

The research and writing of this thesis aims to describe the background of the socio-economic life of the fishing community, describing the socio-economic living conditions of the fishing communities in Pulau Sembilan District before and after modernization. . This study uses a historical science approach, so the stages of research carried out are (1) Heuristics or data collection, (2) Criticism (3) Interpretation and (4) Historiography. The results showed that the characteristics, patterns of work relationships and community interaction between islands are a very important part in the socio-economic life of fishing communities in Pulau Nine sub-district. Before the influx of modernization, the life of traditional fishermen in Pulau Sembilan Subdistrict had many limitations both in terms of fishing gear which was still very simple as well as the limited fishing range. Fishing gear that is used in the form of fishing rods, arrows, bubuh, stepang and stepang raft with a fishing orientation that is still subsistence. Conditions like this began to change when fishermen began to recognize modernization in 1970 which was marked by the use of engines as a means of driving a boat which ultimately led to a wider catchment area. The influence of modernization has changed the mindset of the fishing community in Pulau Sembilan Sub-district to turn into seaweed cultivating fishermen. This transition has a very big impact on the socio-economic life of fishermen, which is marked by a change in economic orientation from subsistence to commercial

 

Keywords: Fisherman, Pulau Sembilan, Modernization

 


Full Text:

PDF

References


Buku Profil Kecamatan Pulau Sembilan Tahun . (2016). Kabupaten Sinjai.

(2019, November 1). Wawancara. (Salama, Interviewer)

(2019, November 2). Wawancara. (A. Rappe, Interviewer)

(2019, November 1). Wawancara. (Hasbul, Interviewer)

(2019, November 2). Wawancara. (H. Saide, Interviewer)

Abidin, Z. (Arsip Regening Van Oost Indonesia). 2003. Ujung Pandang: Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah Provpnsi Sulawesi Selatan.

Ahmadin. (2017). Nelayan Tradisional dan Nelayan Modern. . Makassar : Rayhan Intermedia.

AKW, H. B. (2016). Lembah Walanae. Yogyakarta: Ombak.

Alimuddin, M. R. (2004). Mengapa Kita Belum Cinta Laut. Yogyakarta: Ombak.

Amirullah, M. Saleh Madjid, Junaeda S. (2018). The Existence Of Bagang Rambo In Gulf Of Bone (The Case Study Of Fisheman Community In Tarasu Village). In 1st International Cenference on Social Sciences (ICSS 2018). Atlantis Press (p. 134). Surabaya: Atlantis Press.

Arsip. (1950). Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah Provinis Sulawesi Selatan Koleksi Arsip Pemerintahan Sulawesi Selatan. (1950-1960). Ujung Pandang.

Arsip. (1950). Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah Provinis Sulawesi Selatan Koleksi Arsip Pemerintahan Sulawesi Selatan. (1950-1960) No Reg 209.

Arsip. (1950). Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah Provinis Sulawesi Selatan Koleksi Arsip Pemerintahan Sulawesi Selatan. (1950-1960) No Reg 282.

Arsip. (n.d.). Arsip Dinas Kearsipan dan Kepustakaan Provinsi Sulawesi Selatan.

Arsip. (n.d.). Dengan berubahnya status daerah Soppeng sebagai daerah kabupaten dan diangkatnya Haji Andi Wana sebagai kepala daerah, maka dimulailah kegiatan penataan dan pembenahan administrasi pemerintahan daerah. Struktur organisasi pemerintah semasa Soppeng berstat.

Arsip. (n.d.). Dengan berubahnya status daerah Soppeng sebagai daerah kabupaten dan diangkatnya Haji Andi Wana sebagai kepala daerah, maka dimulailah kegiatan penataan dan pembenahan administrasi pemerintahan daerah. Struktur organisasi pemerintah semasa Soppeng berstat.

Arsip Dinas Kearsipan dan Kepustakaan Provinsu Sulawesi Selatan. (n.d.). Sulawesi Selatan.

Asrip Van Regering Van Oost Indoneise. (1964-1950). Pemerintah Negara Timur.

Badan Arsip. (n.d.). Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah Provinis Sulawesi Selatan Koleksi Arsip Pemerintahan Sulawesi Selatan.

Laporan Dari Acting Kepala Wanua Marioriwawo No Reg 1114.

BPS. (2018). Sinjai Dalam Angka 2018. Kabupaten Sinjai.

DEPDAGRI. (1992). Sejarah Perkembangan Pemerintahan di Suawesi Selatan. Ujung Pandang: DEPDAGRI Provinsi Sulawesi Selatan.

Hamid, A. R. (2008). Pengantar Ilmu Sejarah. Makassar: Rayhan Intermedia.

Hamid, A. R. (2015). Sejarah Maritim Indonesia. Yogyakarta: Ombak.

Lampe, M. (2010). Berjuang Mengubah Nasib : Potret Dinamika Masyarakat Nelayan Pulau Sembilan Sinjai. Makassar: Dian Istana.

Lampe, M. (2015). Punggawa Sawi, Nelayan Bugis Makassar dalam Analisis Relasi Internal dan Eksternal. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 10.

Lembaran Negara RI. (1950). Lembaran Negara RI Nomor 28.

Lestari, R. E. (2008). Dualisme Pemerintahan Kerajaan Soppeng Pada Masa Penjajahan Kolonial Belanda. Makassar: Universitas Negeri Makassar.

Madjid, M. D. (2014). Ilmu Sejarah Sebuah Pengantar. Jakarta: Prenada Media Group.

Madjid, M. D. (2014). Ilmu Sejarah Sebuah Pengantar. Jakarta: Prenada Media Group.

Mantra, I. B. (2000). Demografi Umum. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Mattulada. (2015). Latoa: Suatu Lukisan Analitis Terhadap Antropologi Politik Orang Bugis. . Jakarta: Ombak.

Nonci. (2003). Sejarah Soppeng Zaman Prasejarah Sampapi Kemerdekaan. Makassar: CV. Aksara.

Nur, M. R. (20007). Rafiuddin. Makassar: Rumah Ide.

Nur, R. M. (2018). Lontara na Soppeng Dari Kerajaan Kembar Menuju Kabupaten. Makassar: Pustaka Refleksi.

Patunru, A. D. (2004). Bingkisan Patunru Sejarah Lokal Sulawesi Selatan. Makassar: Lephas.

Patunru, D. A. (1964). Sejarah Wajo Makassar. Makassar: Yayasan Kebudayaan Sulawesi Selatan.

Poelinggomang, L. E. (2004). Perubahan Politik dan Hubungan Kekuasaan Makassar 1906-1942 . Jakarta: Ombak.

Priyadi, S. (2012). Metode Penelitian Pendidikan Sejara. Yogyakarta: Ombak.

Ricklefs, M. (1991). Sejarah Indonesia Modern. Yogyakarta: Gajah Mada Universiti Press.

Salama. (2019, November 1). Wawancara. (Salama, Interviewer)

Sarita, P. (1938). Sejarah Perjuangan Angkatan 45 di Sulawesi Selatan. Ujung Pandang: PT. Gita Karya .

Sjamsuddin, H. (2012). Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Surianingrat, B. (1981). Sejarah Pemerintaha di Indonesia Babak Hindia Belanda dan Jepang. Jakarta: Dewaruri Press.

Tamburaka, R. (1999). Pengantar Ilmu Sejarah, Teori Filsafat Sejarah, Sejarah Filsafat dan Iptek. Jakarta: Rineka Cipta.


Article Metrics

Abstract view : 501 times | PDF view : 49 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by :

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH 

FAKULTAS ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Kampus UNM Gunung Sari Gedung Fakultas Ilmu Sosial Lantai 3, Jalan Raya Pendidikan, Makassar. 90222. Phone 082395232077

E-mail: jurnal.pattingalloang@unm.ac.id

          jurnalpattingalloang@gmail.com

 

Jurnal Pattingalloang Indexed By

 

 

Jurnal Pattingalloang Telah Terakreditasi SINTA 5 Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional

 

LICENSED BY :

Creative Commons License
Jurnal Pattingalloang is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 Flag Counter


View