Pesan Moral dalam Film Tarung Sarung

Nurhidayat Nurhidayat(1*), Syamsudduha Syamsudduha(2), Andi Agussalim Aj(3),

(1) Universitas Negeri Makassar
(2) Universitas Negeri Makassar
(3) Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/.v3i2.51809

Abstract


Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pesan moral yang terdapat dalam film Tarung Sarung. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Data dalam penelitian ini yaitu data lisan berupa objek film Tarung Sarung. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan dokumentasi. Teori yang digunakan yaitu teori Charles Sanders Pierce yaitu dengan melihat tanda representamen (ikon, indeks, simbol), object dan interpretant. Ikon, indeks, dan simbol adalah trilogi tanda dalam teori ini. Dan tanda-tanda tersebut bekerja untuk menghasilkan makna. Hasil penelitian ini menemukan bahwa di dalam adegan film Tarung Sarung mengandung beberapa makna dan pesan yakni: pesan moral bagaimana akhlak terhadap orang lain dan kepercayaan terhadap Tuhan semesta alam. Kemudian bagaimana makna pesan moral yang membahas bagaimana cara berbakti kepada orang tua, tolong-menolong, saling menghargai, dan tanggung jawab.

 

Kata Kunci: Film Tarung Sarung, semiotika Charles S.Pierce pesan moral.


Full Text:

PDF

References


Aini, N. 2022. Kajian Spiritualitas dalam Film Tarung Sarung Karya Archie Hekagery (Doctoral dissertation).

Alfathoni, M. A. M., Minawati, R., & Zebua, E. 2018. Analisis Unsur Intrinsik pada Film Karma Karya Bullah Lubis. PROPORSI: Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif, 3(2), 140-152.

Aminah, S. 2008. Analisis Wacana Pesan Moral dalam Novel Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata.

Armanto, RB dan Paramita, Suryana. 2017. Penulisan Skenario Film Panjang. Jakarta Pusat: IKJ.

Arsyad, Azhar. 2003. Media pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Dadan, (2012:107). Representasi Dakwah Dalam Film Ajari Aku Islam (Analisis Semiotik Roland Barthes); Jurnal komuminkasi,15,107-108

Dadang.(2013). Basanan dan Budaya Kopi di Banyuwangi. Semiotika: Jurnal Ilmu Sastra Dan Linguistik, 14(2), 168–182.

Danesi, Marcel. (2010). Pengantar Memahami Semiotika Media. Yogyakarta: Jalasutra.

Desen, J. (2019). Analisis Semiotika Unsur-Unsur Iklan pada Film Jalanin Aja. Palembang: Fakultas Teknik, Sains, dan Matematika, UIN Raden Fatah Palembang.

Diputra, R. (2022). Analisis Semiotika dan Pesan Moral Pada Film Imperfect 2019 Karya Ernest Prakasa. Jurnal Purnama Berazam, 3(2), 111-125.

Eneste, Pamusuk. 1991. Novel dan Film. Yogyakarta. Kanisius.

Ginanti, N. 2020. Analisis Semiotika Pesan Moral dalam Film “Dua Garis Biru” (Doctoral dissertation, Universitas Islam Kalimantan MAB).

Marietti, S., & Fabbrichesi, R. (Eds.). (2009). Semiotics and Philosophy in Charles Sanders Peirce. Cambridge Scholars Publishing.

Nisa, I. 2014. Analisis Semiotika Pesan Moral dalam Film Jokowi.

Nurgiantoro, B. 2012. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada.

Panuti & Van Zoest. (1996). Analisis Semiotika Karikatur Tiga Malarangeng Pada Sampul Depan Majalah Tempo Edisi 17-23 Desember 2012. Jurnal Rasi, 1(1), 5–6

Pasya, K., & Fauzi, R. (2022). Analisis Semiotika Charles Sanders Pierce pada Film Dua Garis Biru terhadap Moral Generasi Z. Prosiding Jurnalistik, 8(1), 82-85.

Patriansyah, M. (2014). Analisis semiotika Charles Sanders Peirce karya patung Rajudin berjudul manyeso diri. Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Karya Seni, 16(2), 239-252.

Peirce. (2001). Analisis dan Implementasi Motion Grafis Iklan Layanan Masyarakat (ILM) dengan Metode Semiotika Peirce. Ekspresi Dan Persepsi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(1).

Pratista, Himawan. 2008. Memahami Film. Yogyakarta: Homerian Pustaka.

Putri, A. H., Muhsin, R., & Afriansyah, A. 2022. Pesan Moral dalam Film Tarung Sarung (Analisis Semiotika Roland Barthers) (Doctoral dissertation, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi).

RamadhaniI, N. E. A., Wisudawanto, R., & Wiryawan, H. (2022). Representasi Makna Nilai-Nilai Kearifan Lokal Pada Film (Analisis Semiotika Nilai Kearifan Lokal pada Film Tarung Sarung 2020) (Doctoral dissertation, Universitas Sahid Surakarta).

Rizkiyah Albarikah, K., Kusuma, R. S., & Kom, M. I. 2017. Pesan Moral Dalam Film (Analisis Isi Kualitatif Pesan Moral Dalam Film Trash) (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Rohman, S., & Wicaksono, A. (Eds.). 2018. Tentang Sastra: Orkestrasi Teori dan Pembelajarannya. Garudhawaca.

Rokhmansyah, Alfian. 2014. Studi dan Pengkajian Sastra: Perkenalan Awal Terhadap Ilmu Sastra. Yogyakarta. Graha Ilmu

Sadiman, Arief S, dkk. 2010. Media Pendidikan. Jakarta: Raja Grapindo Persada.

Shadily, Hasan. 2007. Ensiklopedi Indonesia. Bandung: Titian Ilmu

Sobur, A. (2006;157). Semiotika komunikasi. Remaja Karya.

Sumarno, Marselli. 1966. Dasar-Dasar Apresiasi Film. Jakarta: Gramedia Widiasarana

Suseno, F. M. (2007). Etika Dasar Masalah-Masalah Pokok Filsafat Moral. Yogyakarta: Kanisius.

Suparno, D. 2015. Film Indonesia “Do’a untuk Ayah” Tinjauan Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik. Buletin Al-Turas, 21(1), 17-34.

Suwadah, Rimang Sitti. 2011. Kajian Sastra Teori dan Praktik. Yogyakarta: Aurora Pustaka

Sya'dian, T. (2015). Analisis Semiotika pada Film Laskar Pelangi. PROPORSI: Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif, 1(1), 51-63.

Teeuw, A. 1984. Sastra dan Ilmu Sastra: Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Dunia Pustaka Jaya.

Tjahyadi, I. 2020. Mengulik Kembali Pengertian Sastra. Probolinggo: Universitas Panca Marga.

Trianton, T. 2013. Nilai Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal dalam Film Indie Banyumas dalam Khazanah Pendidikan, 2(1), .

Yuwita, N. (2018). Representasi Nasionalisme dalam Film Rudy Habibie (Studi Analisis Semiotika Charles Sanders Pierce). Jurnal Heritage, 6(1), 44.


Article Metrics

Abstract view : 306 times | PDF view : 11 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.