Makna Semiotika Bacaan Doa dalam Tradisi Mattaro Ase Baru Masyarakat di Desa Mattampa Walie

Kurnia Kurnia(1*), Andi Agussalim Aj(2), Aswati Asri(3),

(1) Universitas Negeri Makassar
(2) Universitas Negeri Makassar
(3) Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/human.v3i2.51795

Abstract


Abstract. This study aims to describe the semiotic meaning of Prayer Reading in the Mattaro Ase Baru Tradition of the Community in Mattampa Walie Village, Lappariaja District, Bone Regency using Riffaterre's Semiotic Theory based on heuristic and hermeneutic readings. This research is a qualitative descriptive study. The data in this study is the reading of the new mattaro ase prayer 'save rice', with data sources from informants. Riffaterre's Semiotics Theory is used to describe the meaning of the text read only mattaro ase baru. Data analysis techniques found data reduction, data presentation and conclusions. The results of this study found five mantras in the process of storing rice, namely baca doang mappanessa esso, baca doang mala ase baru, baca doang maqbaca ase massio, baca doang maq rakkiyang, and baca doang massalamak ase, so as to produce the meaning contained in the text of the spell based on heuristic and hermeneutic readings.

 

Keywords: Meaning, Baca Doang Mattaro Ase Baru, Riffaterre Semiotics, Heuristics, and Hermeneutics


Full Text:

PDF

References


Al-Ma'ruf dan Ali Imron, dkk. 2017. Pengkajian Sastra Teori dan Aplikasi (cetakan pertama). Surakarta: CV. Djiwa Amarta Press. ISBN 978-602-60585-9-4.

Al Fikry, M. F., Mustamar, S., & Pudjirahardjo, C. (2019). Mantra Petapa Alas Purwo: Kajian Semiotika Riffaterre. SEMIOTIKA: Jurnal Ilmu Sastra dan Linguistik, 20(2), 108-119.

Amir. 2013. Sastra Lisan Indonesia. Yogyakarta: CV. Andi Offset.

Asri, A. (2018). Analisis Puisi Emha Ainun Nadjib dalam Antologi Puisi Sesobek Buku Harian Indonesia melalui Pendekatan Hermeneutika. Jurnal Asosiasi Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia (APROBSI): Memperkukuh Peran APROBSI dalam Mewujudkan Kemitraan dan Pemberdayaan Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia yang Mandiri.

Budiarti, B. (2021). Ritual Massuro Baca Pada Masyarakat Bugis Tinco Bone Perspektif Maqashid al-Syari’ah. Al-Mizan, 17(2), 201–218.

Danandjaja. 1984. Folklor Indonesia, Jakarta: Pustaka Emprint

Ediyono, Suryo, dkk. 2017. Unsur-unsur Ekologi Dalam Sastra Lisan Mantra Pengobatan Sakit Gigi Masyarakat Kelurahan Kuranjil. Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajaran. Vol.1, No:1.

Endraswara. 2003. Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Widyatama.

Faruk. 2003. Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Gayatri. 2010. Metode Penelitian Pendidikan. Jakarta. Gaung Persada Press.

Gunawan, I. (2013). Metode penelitian kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara, 143, 32–49.

Hidayat, Muhammad T. 2019. Mantra Behari Masyarakat Mandar: Interpretasi Semiotika Riffaterre. Skripsi. Universitas Negeri Makassar. Makassar.

Hutomo. 2017. Pengantar Studi Sastra Lisan. Jawa Timur: Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia.

Kaelan. 2009. Filsafat Bahasa Semiotika dan Hermeneutika. Jakarta: Paradigma.

Kalsum, K. (2010). Kearifan Lokal dalam Wawacan Sulanjana: Tradisi Menghormati Padi pada Masyarakat Sunda di Jawa Barat, Indonesia. SOSIOHUMANIKA, 3(1).

Kahfi, Ashabul. 2020. Analisis Semiotika Riffaterre Pada Doangang Panjamabarakkang (Mantra Pertanian) Masyarakat Makassar di Kelurahan Bulukunyi Kabupaten Takalar. Skripsi. Universitas Negeri Makassar. Makassar.

Kurniawan, K. (2015). Mantra Lo’i Keta Masyarakat Bima: Kajian Semiotika Riffaterre Dan Relevansinya Dengan Pembelajaran Kebutuhan Dasar Manusia I Di Smk Kesehatan Yahya. LITERA: Jurnal Litera Bahasa Dan Sastra, 1(2).

Mattulada. 2015. Latoa (Antropologi Politik Orang Bugis). Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Moleng. Lexy, j. 2000. Metode Penelitian Kualitatif, Bandung Remaja Rosdakarya.

Pradopo, Rachmat Djoko. dkk. 2003. Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: PT. Hanindita Graha Widya.

Pradopo. 1999. Semiotika: Teori, Metode, dan Penerapannya Dalam Pemaknaan Sastra. Vol. 11 No: 76-84. Jurnal Humaniora.

Riffaterre, Michael. 1978. Semiotics of Poetry. Bloomington: Indiana University Press.

Rukesi, Sunoto, 2017. "Nilai Budaya dalam Mantra Bercocok Tanam Padi di Desa Ronggo, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, Jawa Tengah: Kajian Fungsi Sastra". BASINDO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. 1 No. 1: 25-45.

Rusyana, Yus. 1978. Sastra Lisan Sunda: Cerita Karangan dan Dedemik. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sari, N. I., Anshari, A., & Asri, A. (2021). Makna Mantra Kesaktian Boe pada Masyarakat Galesong Kabupaten Takalar. Indonesian Journal of Social and Educational Studies, 2(1).

Subahri, B. (2020). Pesan Semiotik Pada Tradisi Makan Tabheg Di Pondok Pesantren. Dakwatuna: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam, 6(1), 88–103.

Suryono, 2009. Pengantar Apresiasi Sastra. Malang: Universitas Negeri Malang.

Teeuw, A. 1983. Membaca dan Menilai Karya Sastra. Jakarta: Gramedia.

Uniawati, U. (2007). MANTRA MELAUT SUKU BAJO: INTERPRETASI SEMIOTIK RIFFATERRE (Doctoral dissertation, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro).

Wulandari, Ririn. 2015. " Sastra Dalam Pembentukan Karakter Siswa". Jurnal Edukasi Kultura, 2:67.


Article Metrics

Abstract view : 102 times | PDF view : 9 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.