MANIFESTASI GENDING ONDHAL-ANDHIL KENABA KORP MUSIK SEBAGAI AKULTURASI BUDAYA JAWA DAN MAKASSAR

Rahmat Kurniawan(1*), Faizal Kalawa(2), Sukasman Sukasman(3),

(1) Universitas Negeri Makassar
(2) Universitas Sanata Dharma
(3) Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/bl.v2i2.46799

Abstract


Gending Ondhal-andhil dan Kenaba disajikan dalam berbagai kegiatan budaya di Yogyakarta. Gending ini sangat populer diantara dengan korps musik keprajuritan keraton lainnya, kedua gending tersebut tidak hanya dimainkan oleh korps musik keprajuritan Dhaeng. Metodologi yang digunakan dalam penilitian ini adalah kualitatif dengan beberapa teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dokumentasi audio visual, kemudian dianalisa, diklasifikasikan dan direduksi berdasarkan kebutuhan untuk mendeskripsikan permasalahan. Pendekatan disiplin yang digunakan yaitu Etnomusikologi yang mendeskripsikan fenomena musik dalam konteks kebudayaan. Hasil dari penelitian ini adalah bunyi korps musik keprajuritan gabungan dan korps musik keprajuritan bregada kampung yang dibentuk oleh masyarakat Yogyakarta dihadirkan dengan bentuk penyajian, formasi pemain, dan jumlah instrumen yang bervariatif. Bunyi gending ini merupakan pertemuan dari berbagai budaya yaitu: tradisi musik militer Eropa, tradisi  musik Jawa dan tradisi musik Makassar. Proses pertemuan kebudayaan ini melalui perdagangan dan kolonialisme di masa lalu, kemudian dalam proses tersebut terbentuk akulturasi budaya melegitimasi Yogyakarta sebagai kota budaya.


Keywords


Gending, Instrumen, keprajuritan, budaya

Full Text:

PDF

References


Adriana Ika Halid, Ihsan Andi. 2022. Bentuk penyajian Gendang Rebana Sre di Desa Ulusaddang Kecamtan Lembang Kabupaten Pinrang. Botinglangi: Jurnal Seni Pertunjukan.

Ali, Arhammudin. 2015. The Kirap Wariors As Music Acculturaaton Yogyakarta Kraton. Proceeding of 3rd simposium of the ICTM Study Group on Performing Arts of Southest Asia, Bali: Institut Seni Indonesia Denpasar.

Creswell, Jhon W. 2015. Penelitian Kualitatif dan Desain Riset: Memiling di Antara Lima Pendekatan. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Kartiko, T,S Taslim A.S. 2022. Performa Petugas Paduan Suara menggunakan Metode Deepeedi pada Upacara bendera di SMPN 277 Jakarta. Botinglangi: Jurnal Seni Pertunjukan.

Kurniawan, Rahmat. 2022. Respon Pengalaman Estetis Penonton Pertunjukan Wayang Singkat di Museum Sonobudoyo Yogyakarta. Botinglangi; Jurnal Seni Pertunjukan.

Post, Jennifer C. 2006. Ethnomusicology A Contemporary Reader. New York: Routledge Taylor & Francis Group.

Raharja, Budi. 1998. “Struktur dan Fungsi Musik Prajurit Keraton Kesultanan Yogs yakarta dalam Upacara Garebek”. Lembaga Penelitian Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Rintoko, Arsa. 2016. “Akulturasi dalam Gending Keprajuritan Kraton Yogyakarta”. Skripsi Jurusan Karawitan Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Soelarno. B. 1993. Garebeg di Kesultanan Yogyakarta. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Stone, Ruth M. 2016. Theory for Etnomuscology. New York: Routledge Taylor & Francis Group.


Article Metrics

Abstract view : 98 times | PDF view : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Alamat Redaksi:
Gedung DE Lantai 2 Kampus FSD UNM Parangtambung
Jl. Daeng Tata Makassar 90224
Email: botinglangi@gmail.com

Creative Commons License
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

Boting Langi indexed by