PELESTARIAN DAN PENGEMBANGAN WATTE WARRA (LULUR TRADISIONAL) MELALUI PELATIHAN PADA SISWA SMK NEGERI 1 MAJENE

Rika Riwayani(1*), Husni Andriani(2),

(1) 
(2) 
(*) Corresponding Author



Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuanĀ  1) untuk mengetahui proses watte warra yang dikembangkan. 2) untuk mengetahui penerimaan panelis. 3) untuk mengetahui gambaran pelaksanaan pelatihan pada siswa SMK Negeri 1 Majene. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, score sheet, angket, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa gambaran penggunaan watte warra yang ada di Majene sudah berkurang, proses pembuatan watte warra yang ada di Majene secara tradisional dilakukan dengan cara beras dan bahan alami seperti bunga kenanga, rumput akar wangi, dan kulit jeruk purut langsung disangrai kemudian digiling dengan menggunakan alat mesin/pabrik tepung beras. Sedangkan pembuatan watte warra yang dikembangkan dengan cara pencucian, pencampuran bahan seperti daun melati, daun pandan dan daun mangkokan, kemudian digiling menggunakan glinder dan terakhir pengemasan. Sebelum digunakan watte warra dicampurkan dengan air mawar. Penelitian ini menggunakan panelis sebanyak 20 orang dengan tingkat penerimaan panelis terhadap watte warra yang paling dominan didasarkan atas penilaian warna sebanyak 65% yang menjawab suka, aroma sebesar 40% yang menjawab sangat suka, dan tekstur sebesar 60% yang menjawab suka. Demikian juga peserta pelatihan pembuatan watte warra pada umumnya sangat antusias dan menerima hasil pengembangan.

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 230 times | PDF view : 435 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.