Fenomena Mitikal Dalam Budaya Rupa Tradisi Molonthalo di Gorontalo

Hasniyati Balise(1*),

(1) Universitas Negeri Gorontalo
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/njad.v6i2.44764

Abstract


Tulisan ini memaparkan realitas budaya pada masyarakat Gorontalo yang mengekspresikan rasa syukur atas kehamilan yang sementara berjalan kurang lebih tujuh atau delapan bulan dan dikenal dengan istilah molonthalo. Disamping sebagai ungkapan rasa syukur, ritual ini juga merupakan wujud pencarian “keberkahan” oleh individu ataupun kelompok di dalam masyarakat yang meyakini dan menyadari kehadiran kekuatan “Mahadahsyat” dalam setiap dimensi kehidupan mereka. Kajian ethnografi yang menggunakan sinergi pendekatan sosio kultural, fenomenologi, dan yuridis normatif ini mengklasifikasikannya tradisi molonthalo ini dalam kategori ‘urf shahih dan ‘urf fasid. Dengan klasifikasi ini maka teridentifikasi pula adanya beberapa ritual yang sejalan dengan syariat Islam dan ada pula yang bertentangan. Upaya selanjutnya adalah bagaimana mengeliminir ‘urf fasid tersebut ke dalam suatu format ritual yang perubahannya tidak menghilangkan hakekat atau maknamakna penting yang lahir dari medan budaya masyarakat. Sehingga rekonstruksi terhadap tradisi molonthalo ini tetap diarahkan kepada rasionalisasi dan konversi tradisi yang berorientasi kepada Allah-sentris, serta melepaskan paradigma masyarakat dari jebakan belenggu-belenggu tradisi yang bersifat magis, mitologis, animistis, dan budaya yang irasional. 


Keywords


Mitikal; Budaya rupa; Tradisi Molonthalo

Full Text:

PDF

References


AM, Suhar. 2006, “Reformasi Al-Qur’an terhadap Adat Arab dan Implikasinya dalam Pembentukan Hukum Islam”, Innovatio. Vol. 5; No. 10, Edisi Juli-Desember.

Arfa, Faisar Ananda. 1996, Sejarah Pembentukan Hukum Islam; Studi Kritis Tentang Hukum Islam di Barat. Cet. I; Pustaka Firdaus.

Budiwanti, Erni. 2000, Islam Sasak. Cet. I; Yogyakarta: LKiS.

Hallaq, Wael B. 2000, A History of Islamic Legal Theories yang diterjamahkan oleh Kusnadiningrat dan Abdul Haris dengan Judul Sejarah Teori Hukum Islam. Jakarta: RajaGrafindo Persada. Sewang,

Koentjaraningrat. 1990, Beberapa Pokok Antropologi Sosial. Cet: III; Jakarta: Dian Jakarta. Syam, Nur. Islam Pesisir. 2005, Cet. I; Yogyakarta: LKiS Yogyakarta.

Tuloli, H. Nani. dkk., 2004, (Ed.), Membumikan Islam; Seminar Nasional Pengembangan Kebudayaan Islam Kawasan Timur Indonesia. Cet. I; Gorontalo: Grafika Karya Gorontalo.Tuloli,


Article Metrics

Abstract view : 108 times | PDF view : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Dipublikasikan oleh:

Program Studi Pendidikan Seni Rupa PPs Universitas Negeri Makassar.

Alamat Jl. Bonto Langkasa Gunung Sari Makassar, 90222

Kampus PPs UNM Makassar, Indonesia. Email: [email protected]

Creative Commons License
Nuansa Journal of Arts and Design is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

NJAD indexed by