Educational Factors Affecting Stunting in Toddlers in West Sulawesi

Muh Syilfa Nooviar(1*), Selvia Deviv(2), Amelia Firdhausya Dewi(3), Putri Halide(4), Muh Rezky Ardiansyah(5),

(1) Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia
(2) Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia
(3) Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia
(4) Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia
(5) Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/ijes.v26i2.52021

Abstract


Stunting merupakan salah satu kondisi gagal tumbuh yang akan menyebabkan masalah gizi kronis  dan ditandai dengan tinggi badan yang lebih rendah dari rata-rata usia anak tersebut. Salah satu faktor risiko kejadian stunting adalah faktor dari bidang pendidikan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk Mengetahui faktor pendidikan yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita di Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat. Metode Penelitian menggunakan pendekatan kombinasi kuantitatif dan kualitatif. Pengambilan data dilakukan melalui  kuesioner dan wawancara. Sampel dalam penelitian ini adalah 90 orang tua yang memiliki anak usia 0 sampai 5 tahun, dan Tenaga Kesehatan serta Guru yang dipilih menggunakan metode random sampling. Hasil penelitian kuantitaif Berdasarkan analisis multivariate terdapat hubungan antara faktor tingkat pendidikan orang tua dan faktor pengetahuan kesehatan keluarga terhadap kejadian stunting , hasil penelitian kualitatif   menunjukkan bahwa tingkat pendidikan dan pengetahuan orang tua memiliki dampak yang signifikan pada nutrisi anak-anak. Tenaga kesehatan dan guru berperan penting dalam memberikan pendidikan, tetapi ada tantangan yang perlu diatasi, terutama dengan keluarga yang memiliki tingkat pendidikan yang rendah dan kepercayaan budaya yang kuat. .  sebagai Kesimpulan faktor pendidikan yang mempengaruhi Stunting di kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat adalah Faktor Tingkat Pendidikan orang tua dan Faktor Pengetahuan pendidikan Kesehatan Keluarga.


Keywords


Stunting, Pendidikan, Sulawesi Barat, Kebijakan, Anak Balita

Full Text:

PDF

References


Abas, Nurul Syafiqah. 2021. “GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN POLA ASUH IBU PADA ANAK BALITA STUNTING UMUR 2-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAHIA KECAMATAN GU KABUPATEN BUTON TENGAH.” PhD Thesis, Poltekkes Kemenkes Kendari.

Hapsari W. 2018. “Hubungan Pendapatan Keluarga, Pengetahuan Ibu Tentang Gizi, Tinggi Badan Orang Tua, Dan Tingkat Pendidikan Ayah Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Umur 12-59 Bulan [Internet].

Muhammadiyah Surakarta; 2018. Available from: Http://Eprints.Ums.Ac.Id/58665/1/NASKAH PUBLIKASI WINDI.Pdfdst.”

Indrawan, Deni, and Siti Rahmi Jalilah. 2021. “Metode Kombinasi/Campuran Bentuk Integrasi Dalam Penelitian.” Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran 4(3):735–39.

ISWAHYUDI, ISNI ASYARI RAMDIANI. 2023. “FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PATARUMAN I KOTA BANJAR.” PhD Thesis, UniversitasSiliwangi.

Lailatul M, Ni’mah. C. 2015. “Hubungan Tingkat Pendidikan, Tingkat Pengetahuan Dan Pola Asuh Ibu Dengan Wasting Dan Stunting Pada Balita Keluarga Miskin. Media Gizi Indones. 2015;10(2015):84–90.”

Lestari W. 2014. “Risk Factors for Stunting in Children Aged 6-24 Months in the Sub-District of Penanggalan, Subulussalam, Aceh Province. J Gizi Indones (The Indones J Nutr [Internet]. 2014;3(1):37–45. Available from: Https://Ejournal.Undip.Ac.Id/Index.Php/Jgi/Article/View/8752/7081.”

Notoatmodjo S. 2012. “Promosi Kesehatan Dan Perilaku Kesehatan. 2012.”

Parjaman, Tatang, and Dede Akhmad. 2019. “Pendekatan Penelitian Kombinasi: Sebagai ‘Jalan Tengah’ Atas Dikotomi Kuantitatif-Kualitatif.” Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan 5(4):530–48.

Rakhmawati NZ. 2014. “Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Perilaku Pemberian Makanan Anak Usia 12-24 Bulan. J Nutr Coll. 2014;4:43–50.”

Roudhotun N. 2012. “Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-36 48 Bulan Di Kecamatan Semarang Timut. J Nutr Coll [Internet]. 2012;1:176– 84. Available from: Https://Media.Neliti.Com/Media/Publications/185431-IDfaktor-Risiko-Kejadian-Stunting-Pada-Bal.Pdf.”

Salimar S, Kartono D. 2013. “Stunting Anak Usia Sekolah Di Indonesia Menurut Karakteristik Keluarga. Nutr Food Res. 2013;36(2):121– 6.”

Semba RD. 2008. “Effect of Parental Formal Education on Risk of Child Stunting in Indonesia and Bangladesh: A Cross-Sectional Study. Lancet (London, England). 2008 Jan;371(9609):322–8.”

Soerachmad, Yuliani. 2020. “FAKTOR RESIKO SANITASI LINGKUNGAN RUMAH TANGGA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS WONOMULYO KECAMATAN WONOMULYO KABUPATEN POLEWALI MANDAR SULAWESI BARAT TAHUN 2019.” PhD Thesis, Universitas Muslim Indonesia.

Sugiyanto, Sugiyanto, and Sumarlan Sumarlan. 2020. “Analisa Faktor Yang Berhubungan Dengan Stunting Pada Balita Usia 25-60 Bulan.” Jurnal Kesehatan Perintis 7(2):9–20.


Article Metrics

Abstract view : 86 times | PDF view : 42 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Muh Syilfa Nooviar, Selvia Deviv, Selvia Deviv, Amelia Firdhausya Dewi, Amelia Firdhausya Dewi, Putri Halide, Putri Halide, Muh Rezky Ardiansyah, Muh Rezky Ardiansyah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.