KETERSEDIAAN DATA KEPENDUDUKAN: STUDI KASUS AKTA KELAHIRAN DAN KTP ELEKTRONIK

Muhammad Nadjib Bustan(1*), Muhammad Kasim Aidid(2), Sudarmin Sudarmin(3),

(1) Program Studi Statistika, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Makassar
(2) Program Studi Statistika, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Makassar
(3) Program Studi Statistika, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author



Abstract


Ketersediaan data kependudukan merupakan kebutuhan perencanaan dan pembangunan yang sangat penting. Ketersediaan dan kelengkapan akta kelahiran dan kartu tanda penduduk merupakan indikator ketersediaan data kependudukan  yang masih kurang. Oleh karena itu, perlu untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab sehingga ketersediaan KTP tidak bisa mencapai cakupan 100%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan sistem manual dalam meliput peristiwa kelahiran yang terjadi di wilayah kerja suatu puskesmas. Telah dilakukan penelitian observasonal dan desk- analysis terhadap proses pengadaan data kelahiran hingga penerbitan KTP berbasis proses pelayanan KIA di puskesmas. Pencatatan dan pelaporan peristiwa kelahiran di puskesmas masih dilakukan secara manual. Peristiwa kelahiran merupakan peristiwa yang berproses sehingga diperlukan pendataan  kohor (berkesinambungan) yang dilaksanakan dalam sistem PWS KIA puskesmas di dalam tiga buku kohor. Data kohor ini dilaporkan bulanan hingga rekapitulasi tahunan oleh Puskesmas ke Dinas Kesehatan Kab/Kota. Hasilnya menunjukkan banyaknya jumlah persalinan  pasangan usia subur yang hamil dan berkunjung serta mendapat pertolongan persalinan di PKM. Analisis laporan data kohor kelahiran Januari sampai Juni 2018 menunjukkan bahwa dari PUS dalam wilayah kerja puskesmas yang menjadi sasaran Bumil sebanyak 578 orang yang mendapat pelayanan ANC, dan telah bersalin sebanyak 552, bersama dengan 626 bayi hidup. Namun yang mendapat pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan hanya sebanyak 311 (56,3%). Hanya kelahiran inilah yang dapat surat keterangan lahir yang menjadi dokumen bukti kelahiran yang harus dilaporkan ke Dukcapil untuk dibuatkan Akta Kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIAn). Disimpulkan bahwa pencatatan dan pelaporan  peristiwa persalinan/kelahiran dalam PWS-KIA dan penerbitan KTP masih cukup rumit, susah, lama, dan cakupan peristiwa kelahiran yang rendah. Disarankan kiranya proses pendataan dan pelaporan  peristiwa kelahiran, mulai dari pelayanan kunjungan ibu hami, persalinan, kelahiran bayi  hingga pembuatan surat  keterangan lahir dan penerbitan akta kelahiran  dilakukan secara elektronik dan on-line.

Kata kunci: Akta Kelahiran, ketersediaan, aksesibilitas, Pemantauan Wilayah Setempat (PWS)


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 298 times | PDF view : 41 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Muhammad Nadjib Bustan, Muhammad Kasim Aidid, Sudarmin Sudarmin