PEMILIHAN METODE ESTIMASI DATA CURAH HUJAN TIDAK LENGKAP

Wahidah Sanusi(1*), Sudarmin Sudarmin(2), Sahlan Sidjara(3),

(1) Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar
(2) Program Studi Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar
(3) Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author



Abstract


Estimasi data curah hujan tidak lengkap perlu dilakukan untuk menghindari kesimpulan penelitian yang bias. Lima metode digunakan dalam penelitian ini untuk mengestimasi data hujan tidak lengkap pada 5 stasiun hujan di kabupaten Maros dan 7 stasiun di kabupaten Gowa. Metode tersebut adalah metode Rata-rata Aritmetika (RA), Rasio Normal (RN), Rasio Normal Termodifikasi (RNT), Koefisien Korelasi Terboboti (KKT) dan Pembobot Invers Jarak (PIJ). Pemilihan metode yang sesuai berdasarkan kriteria Mean Absolute Error, Root Mean Square Error, indeks-S, dan Koefisen Korelasi. Data yang digunakan adalah data curah hujan bulanan dari 12 stasiun hujan tersebut untuk periode 1988-2017. Berdasarkan persentase data tidak lengkap pada setiap stasiun kajian, hasil penelitian menunjukkan bahwa metode RA sesuai digunakan untuk stasiun M5, G5 dan, G7. Metode RNT sesuai untuk stasiun M4 dan G1. Metode PIJ sesuai untuk stasiun M1, M2, M3, G3 dan G6. Sementara untuk stasiun G2 dan G4 lebih sesuai digunakan metode RN. Selain itu metode PIJ dapat juga digunakan untuk mengestimasi data tidak lengkap di stasiun G2. Hasil penelitian ini selanjutnya akan diaplikasikan untuk melengkapi data curah hujan pada seluruh stasiun kajian.

 

Kata Kunci: curah hujan, data tidak lengkap, rasio normal, rasio normal termodifikasi, koefisien korelasi terboboti, pembobot invers jarak.


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 125 times | PDF view : 18 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Wahidah Sanusi, Sudarmin Sudarmin, Sahlan Sidjara