PEMBINAAN ANAK JALANAN BERDASARKAN PERATURAN DAERAH NO. 2 TAHUN 2008 DI KOTA MAKASSAR

HAMSYUKUR .(1*), FIRMAN UMAR(2),

(1) 
(2) 
(*) Corresponding Author



Abstract


ABSTRAK : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Bagaimana bentuk pembinaan anak jalanan berdasarkan Peraturan Daerah No.2 Tahun 2008 tentang Pembinaan Anak Jalanan di Kota Makassar. 2) Bagaimanakah daya dukung pembinaan anak jalanaan berdasarkan Peraturan Daerah No.2 Tahun 2008 tentang Pembinaan Anak Jalanan di Kota Makassar. 3) Apakah yang menjadi kendala dalam penerapan Peraturan Daerah No. 2 Tahun 2008 tentang Pembinaan Anak Jalanan di Kota Makassar. Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif yang dimaksudkan untuk mengetahui secara utuh bagaimana proses atau tahapan pembinan anak jalanan yang telah dilakukan oleh dinas sosial Kota Makassar. Populasi dalam penelitian ini adalah orang-orang (instansi) yang terkait dengan pembinaan anak jalanan yakni Dinas Sosial Kota Makassar. Dalam hal ini adalah Kepala Rehabiltasi Sosial Dinas Sosial Kota Makassar, Kepala Seksi Pembinaan Anak Jalanan di Kota Makassar, dan Pegawai Dinas Sosial Kota Makassar yang terjun langsung dalam proses pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2008. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa: 1) Bentuk pembinaan anak jalanan yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Makassar sebagai implementasi Peraturan Daerah No.2 Tahun 2008, mencakup : a) Rehabilitasi sosial; b) pemberdayaan, c) bimbingan lanjutan, dan d) partisipasi masyarakat. 2) Daya dukung yang dimiliki Dinas Sosial Kota Makassar dalam pembinaan anak jalanaan berdasarkan Peraturan Daerah No.2 Tahun 2008, meliputi : a) tersedianya regulasi atau peraturan perundangan terkait dengan pembinaan anak jalanan, b) terjalinnya kerjasama dengan pihak swasta, utamanya perusahaan swasta yang mau menampung anak jalanan yang telah menjalani pelatihan,  c) tersedianya petugas lapangan dalam pembinaan anak jalanan, dan d) tersedianya sarana-prasarana dalam mendukung pembinaan anak jalanan. 3) Kendala yang dihadapi Dinas Sosial Kota Makassar dalam penerapan Peraturan Daerah No. 2 Tahun 2008 tentang Pembinaan Anak Jalanan, berupa : a) urbanisasi yang tinggi utamnaya dari daerah sekitar (Maros, Pangkep, Gowa, Takalar, Jeneponto); b) kondisi keluarga yang miskin; c) kondisi sosial berupa sempitnya peluang pekerjaan; d)  perubahan sosial berupa memudarnya nilai kerja keras, mentalitas menerabas, dan mental peminta-minta.

Kata Kunci : Anak Jalanan

 

ABSTRACT: This study aims to determine: 1) How the form of street children development based on Local Regulation No.2 Year 2008 on the Development of Street Children in Makassar. 2) What is the carrying capacity of the children's guidance based on Local Regulation No.2 Year 2008 on the Development of Street Children in Makassar City. 3) What are the obstacles in the implementation of Local Regulation no. 2 Year 2008 on the Development of Street Children in Makassar. Data collection techniques that are used are observation, interview and documentation. While the data analysis techniques used in this study is descriptive qualitative analysis intended to know the whole how the process or stage of street children who have been done by the social office of Makassar City. The population in this study are the people (agencies) associated with the guidance of street children namely Makassar Social Service Office. In this case is the Head of Social Rehabilitation of Makassar City Social Service, Head of Section of Street Children Development in Makassar City, and Social Service Officer of Makassar City who directly participated in the implementation process of Regional Regulation No. 2 Year 2008. Based on the research result, the guidance of street children conducted by the Social Service of Makassar City as the implementation of Regional Regulation No.2 Year 2008, includes: a) Social rehabilitation; b) empowerment, c) further guidance, and d) community participation. 2) The carrying capacity of Makassar City Social Office in the guidance of the children of the road based on the Regional Regulation No.2 Year 2008, covering: a) the availability of regulation or regulation related to the guidance of street children, b) the establishment of cooperation with private parties, willing to accommodate street children who have undergone training, c) the availability of field officers in the guidance of street children, and d) availability of facilities to support the construction of street children. 3) Obstacles faced by the Social Service of Makassar City in the implementation of Local Regulation no. 2 Year 2008 on the Development of Street Children, in the form of: a) high urbanization utamnaya from the surrounding areas (Maros, Pangkep, Gowa, Takalar, Jeneponto); b) poor family condition; c) social conditions in the form of narrow job opportunities; d) social change in the form of the waning of hard work value, the mentality of the crush, and the mentality of the beggar.

Keywords: Street Children

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 166 times | PDF view : 457 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurusan PPKn, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Makassar

Gedung FIS Lt. 1 Kampus UNM Gunungsari Baru Jl. Raya Pendidikan Makassar 90222

Contact Person: Dr. Muh. Sudirman, S.Ag M.Pd (081355035326)

e-mail : tomalebbi@unm.ac.id

TOMALEBBI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Hukum, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan  has been indexed by: