Pengaruh Adult Attachment terhadap Strategi Regulasi Emosi pada Mahasiswa Perantau di Universitas X

Tanya Fransisca(1*), Krishervina Rani Lidiawati(2),

(1) Universitas Pelita Harapan
(2) Universitas Pelita Harapan
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/talenta.v6i1.13455

Abstract


Mahasiswa perantau akan menghadapi banyak tantangan yang ada di tempat perantauannya. Emosi negatif bisa muncul ketika menghadapi tantangan yang ada, emosi negatif jika tidak ditangani dengan benar, maka bisa menganggu kehidupan bagi mahasiswa perantau. Salah satu hal yang dibutuhkan adalah regulasi emosi, cognitive reappraisal maupun expressive suppression. Banyak studi yang menemukan bahwa attachment menjadi salah satu faktor dari regulasi emosi. Internal working model yang terbentuk dari interaksi dengan figur attachment mempengaruhi individu dalam meregulasi emosinya. Pada penelitian ini memakai adult attachment yang dilihat dari dimensi anxiety dan avoidance. Semakin tinggi dimensi anxiety ataupun avoidance akan memberikan pengaruh kepada regulasi emosi individu. Oleh karena itu penelitian ini akan meneliti pengaruh dari adult attachment terhadap strategi regulasi emosi pada mahasiswa perantau di Universitas X.

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif non-experimental dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah ECR-R-GSF untuk adult attachment dan ERQ untuk strategi regulasi emosi. Analisis regresi berganda menggunakan bantuan SPSS 23.0 dengan 167 partisipan. Hasil yang didapatkan ada pengaruh dari adult attachment terhadap expressive suppression dengan dimensi avoidance yang memberikan pengaruh secara signifikan (p=.000, p<.05) sebesar 13.5% dan dimensi anxiety tidak berpengaruh secara signifikan (p=.054, p>.05). Hasil lainnya tidak ditemukan pengaruh dari adult attachment terhadap cognitive reappraisal.


Keywords


Mahasiswa Perantau; Adult Attachmnet; Strategi Regulasi Emosi

Full Text:

PDF

References


Ahmetoglu, E., Ildiz, G. I., Acar, A., Ibrahim, H., & Encinger, A. J. (2018). Children emotion regulation and attachment to parent: Parental emotion socialization as moderator. Social Behavior and Personality, 46(10), 1-16.

Altinyelken, H. K. (2018). Promoting the psycho-social well-being of international students through mindfulness: A focus on regulating difficult emotions. Contemporary Buddhism, 19(2), 185–202.

Anggraini, E. (2015). Strategi regulasi emosi dan perilaku koping religious narapidana wanita dalam masa pembinaan. Studi kasus: Lembaga pemasyarakatan wanita klas II A Bulu Semarang. Teologia, 26(2), 284–311.

Bartholomew, K., Kwong, M. J., & Hart, S. D. (2001). Attachment. In W. J. Livesley (Ed.), Handbook of personality: Theory, research, and treatment (pp. 196-230). New York: The Guildford Press.

d’Arbeloff, T. C., Freedy, K. R., Knodt, A. R., Radtke, S. R., Brigidi, B. D., & Hariri, A. R. (2018). Emotion regulation and the experience of future negative mood: The Importance of Assessing Social Support. Frontiers in psychology, 9, 1-5.

Ghasemi, A., & Zahediasl, S. (2012). Normality tests for statistical analysis: A guide for non-statisticians asghar. Int J Endocrinol Metab, 10(2),486-489.

Gravetter, F. J., & Forzano, L. B. (2012). Research methods for behavioral sciences (4th ed). Belmont, CA: Wadsworth.

Gross, J. J., & John, O. P. (2003). Individual differences in two emotion regulation processes:

Implications for affect, relationships, and well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 85(2), 348–362.

Hepper, E. G., & Carnelley, K. B. (2012). Attachment and romantic relationships: The role of models of self and other. In M. Paludi (Ed.), The psychology of love (pp. 133-154). Santa Barbara, CA: Praeger.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2008). Jakarta: Pusat Bahasa.

Kemenristekdikti. (2017). Statistik pendidikan tinggi tahun 2017. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Iptek Dikti.

Kural, A. I., & Ozyurt, B. E. (2018). The associations between university adjustment, adult attachment styles, personality traits, and perceived stress. American International Journal of Social Science, 7(2), 43-54.

Kurland, R. M., & Siegel, H. I. (2013). Attachment and student success during the transition to college. Nacada Journal, 33(2), 16-28.

Kogut, E. (2016). Adult attachment styles, self-efficacy, and causal attributional style for achievement-related failures. Learning and Individual Differences, 50(2016), 64-72.

Larsen, J. K., Vermulst, A. A., Eisinga, R., English, T., Gross, J. J., Hofman, E., ... & Engels, R. C. (2012). Social coping by masking? Parental support and peer victimization as mediators of the relationship between depressive symptoms and expressive suppression in adolescents. Journal of youth and adolescence, 41(12), 1628-1642.

Mikulincer, M., & Shaver, P. R. (2007). Attachment in adulthood: Structure, dynamic, and change. New York: The Guildford Press.

Ong, E., & Thompson, C. (2018). The important of coping and emotion regulation in the occurrence of suicidal behavior. Psychological reports, 0(0), 1-19.

Otani, K., Suzuki, A., Matsumoto, Y., Enokido, M., Kuwahata, F., & Takahashi, N. (2015). Associations of working model of the self and other with cloninger’s personality dimensions. Comprehensive Psychiatry, 56, 175-178.

Pascuzzo, K., Moss, E., & Cyr, C. (2015). Attachment and emotion regulation strategies in predicting adult psychopathology. Sage Open, 5(3), 1-15.

Perry, C. J. (2016). Comparing international and american students’ challenges: A literature review. Journal of International Students, 6(3), 712–721

Read, D. L., Clark, G. I., Rock, A. J., & Coventry, W. L. (2018). Adult attachment and social anxiety: The mediating role of emotion regulation strategies. PloS one, 13(12), 1-21.

Ridha, A. A. (2018). Task commitment pada mahasiswa suku bugis yang merantau. Jurnal

Psikologi, 45(1), 66-76.

Rufaida, H., & Kustanti, E. R. (2017). Hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan penyesuaian diri pada mahasiswa rantau dari sumatera di universitas diponegoro. Jurnal Empati, 7(3), 217-222.

Szepsenwol, O., & Simpson, J.A. (2018). Attachment within life history theory: An evolutionary perspective on individual difference in attachment. Copsyc, 25, 1-21.

Tsai, W., Nguyen, D. J., Weiss, B., Ngo, V., & Lau, A. S. (2017). Cultural differences in the reciprocal relations between emotion suppression coping, depressive symptoms and interpersonal functioning among adolescents. Journal of abnormal child psychology, 45(4), 657-669.

Wijaya, F.A. (2016). Hubungan antara strategi regulasi emosi dan kelekatan dengan teman sebaya pada emerging adulthood yang tinggal di asrama. (Unpublished). Universitas Pelita Harapan, Indonesia.


Article Metrics

Abstract view : 741 times | PDF view : 198 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Tanya Fransisca, Krishervina Rani Lidiawati

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Published By:

Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar

Gedung BM Lantai 2 Kampus Gunungsari Baru,

Jalan A.P. Pettarani, Makassar 90222.

Email: jurnal.talenta@unm.ac.id

p-ISSN : 2460-8750

e-ISSN : 2615-1731

View My Stats