PERAN RAJA DALAM ISLAMISASI DI KEDATUAN LUWU SULAWESI SELATAN

Bustan Bustan(1*), Najamuddin Najamuddin(2), Jumadi Jumadi(3),

(1) Universitas Negeri Makassar
(2) Universitas Negeri Makassar
(3) Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/supremasi.v17i1.34013

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses masuk dan berkembangnya Islam di Kerajaan Luwu. Masuknya Islam di Sulawesi Selatan tidak terjadi dengan sendirinya, tetapi melalui suatu proses, melalui jasa para raja atau pemimpin pada suatu daerah yang memberikan ruang atau tempat terhadap para Da’i, Mubaligh, Ulama untuk menyebarkan ajaran yang dibawanya tersebut. Proses Islamisasi di Kerajaan Luwu yang dikenal sebagai kerajaan tertua di t anah Sulawesi Selatan ini berlangsung dalam tempo yang relatif singkat. Hal ini disebabkan karena adanya campur tangan raja, sang figur sentral dalam pemerintahan dan kehidupan sosial masyarakatnya yang menginginkan agar agama Islam menjadi agama resmi dikerajaannya. Figur raja dalam pandangan masyarakat merupakan tokoh yang dijadikan panutan baik dalam tindakan maupun ucapan. Penelitian ini menggunakan penelitian sejarah dengan empat tahapan yakni; heuristik (pengumpulan data), Kritik (verifikasi data), Interpretasi (penafsiran data), dan Historiografi (penulisan peristiwa menjadi suatu cerita yang utuh).

Keywords


Islamisasi, Kedatuan Luwu, Sulawesi Selatan

Full Text:

PDF

References


Alian, A. (2012). Metodologi Sejarah dan Implementasi dalam Penelitian. Jurnal Pendidikan Dan Kajian Sejarah (Criksetra), 2(2).

Bosra, M., & Malihu, L. (2019). The Traces of Islam in Bumi Sawerigading; South Sulawesi. International Conference on Social Science 2019 (ICSS 2019), 123–126.

Bulbeck, D. (2013). Sacred places in Ussu and Cerekang, South Sulawesi, Indonesia: Their history, ecology and pre-Islamic relation with the Bugis kingdom of Luwuq. Transcending the Culture-Nature Divide in Cultural Heritage: Views from the Asia-Pacific Region. ANU EPress.

Bulbeck, F. D., & Prasetyo, B. (2000). Two millennia of socio-cultural development in Luwu, South Sulawesi, Indonesia. World Archaeology, 32(1), 121–137.

Lestari, E. (2014). Islamisasi di Kerajaan Luwu Abad XVII. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Mattulada, A. (2014). Manusia dan Kebudayaan Bugis-Makassar dan Kaili di Sulawesi. Antropologi Indonesia.

Pawilloy, S. (2002). Sejarah Luwu, Ringkasan Sejarah Luwu; Bumi Sawerigading Wanua Mappatuo. Makassar: CV. Talaga Zamzam.

Pawiloy, S. (2002). Ringkasan Sejarah Luwu. Proyek Pelestarian Budaya dan Sejarah Luwu, Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu.

Pelras, C. (1997). The Bugis. John Wiley & Sons.

Riadi, S. (2019). Latoa: Antropologi Politik Orang Bugis Karya Mattulada “sebuah Tafsir Epistemologis.”

Roth, D. (2009). Lebensraum in Luwu: Emergent identity, migration and access to land. Bijdragen Tot de Taal-, Land-En Volkenkunde/Journal of the Humanities and Social Sciences of Southeast Asia, 161(4), 485–516.

Sewang, A. M. (2005). Islamisasi Kerajaan Gowa: abad XVI sampai abad XVII. Yayasan Obor Indonesia.

Syukur, S. (2015). Sistem Pemerintahan Kedatuan Luwu dalam Kurung Periode I Lagaligo (Abad IX-XIII). Rihlah: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan, 3(01), 25–34.

Tenrigau, A. M., & Said, D. (2017). Pesse Na Siri’Budgetary System: A Historiogra-phy Study of Luwu Kingdom in Islamic Period. Journal of Research in Humanities and Social Science Volume, 5(8), 58–65.

Alian, A. (2012). Metodologi Sejarah dan Implementasi dalam Penelitian. Jurnal Pendidikan Dan Kajian Sejarah (Criksetra), 2(2).

Bosra, M., & Malihu, L. (2019). The Traces of Islam in Bumi Sawerigading; South Sulawesi. International Conference on Social Science 2019 (ICSS 2019), 123–126.

Bulbeck, D. (2013). Sacred places in Ussu and Cerekang, South Sulawesi, Indonesia: Their history, ecology and pre-Islamic relation with the Bugis kingdom of Luwuq. Transcending the Culture-Nature Divide in Cultural Heritage: Views from the Asia-Pacific Region. ANU EPress.

Bulbeck, F. D., & Prasetyo, B. (2000). Two millennia of socio-cultural development in Luwu, South Sulawesi, Indonesia. World Archaeology, 32(1), 121–137.

Lestari, E. (2014). Islamisasi di Kerajaan Luwu Abad XVII. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Mattulada, A. (2014). Manusia dan Kebudayaan Bugis-Makassar dan Kaili di Sulawesi. Antropologi Indonesia.

Pawilloy, S. (2002). Sejarah Luwu, Ringkasan Sejarah Luwu; Bumi Sawerigading Wanua Mappatuo. Makassar: CV. Talaga Zamzam.

Pawiloy, S. (2002). Ringkasan Sejarah Luwu. Proyek Pelestarian Budaya dan Sejarah Luwu, Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu.

Pelras, C. (1997). The Bugis. John Wiley & Sons.

Riadi, S. (2019). Latoa: Antropologi Politik Orang Bugis Karya Mattulada “sebuah Tafsir Epistemologis.”

Roth, D. (2009). Lebensraum in Luwu: Emergent identity, migration and access to land. Bijdragen Tot de Taal-, Land-En Volkenkunde/Journal of the Humanities and Social Sciences of Southeast Asia, 161(4), 485–516.

Sewang, A. M. (2005). Islamisasi Kerajaan Gowa: abad XVI sampai abad XVII. Yayasan Obor Indonesia.

Syukur, S. (2015). Sistem Pemerintahan Kedatuan Luwu dalam Kurung Periode I Lagaligo (Abad IX-XIII). Rihlah: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan, 3(01), 25–34.

Tenrigau, A. M., & Said, D. (2017). Pesse Na Siri’Budgetary System: A Historiogra-phy Study of Luwu Kingdom in Islamic Period. Journal of Research in Humanities and Social Science Volume, 5(8), 58–65.


Article Metrics

Abstract view : 184 times | PDF view : 394 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Bustan Bustan, Najamuddin Najamuddin, Jumadi Jumadi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Published by:

SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya is published by Department of Pancasila and Civic Education from the Faculty of Social Sciences of Universitas Negeri Makassar in collaboration with the Association of the Pancasila and Civic Education Teachers from the South Sulawesi Province (AP3KnI) and the Association of the Indonesian Social Sciences Bachelor of Education (HISPISI).

Jurusan PPKn FIS UNM, Gedung FIS UNM Lt. 1
Jalan Raya Pendidikan No. 1
Kampus UNM Gunungsari Baru, Makassar 90222

Email : supremasi@unm.ac.id
HP/WA: +62 813-5499-3337 (an. Bakhtiar)

ISSN : 2720-9369 (Online)
ISSN : 1412-517X (Print)

SUPREMASI: Junal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

SUPREMASIJurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Indexed by

  

         

Web Analytics View My Stats