Pemanfaatan Limbah Keramik Dalam Pembuatan Mozaik di Desa Kalabirang Kecamatan Minasa Te’ne Kabupaten Pangkep

Romansyah Sahabuddin(1*), Abdi Akbar(2), Abd. Muis Dillah(3),

(1) Universitas Negeri Makassar
(2) Universitas Negeri Makassar
(3) Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author



Abstract


Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan memanfaatkan limbah keramik dalam pembuatan produk mozaik yang bernilai ekonomis, sehingga dapat memberikan kontribusi bagi terbukanya lapangan kerja baru serta meningkatkan pendapatan keluarga masyarakat. Selain itu juga merupakan langkah untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya memelihara lingkungan hidup dengan cara mengurangi limbah melalui kemampuan kreativitas masyarakat di Desa Kalabirang Kecamatan Minasa Te’ne Kabupaten Pangkep. Limbah keramik dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan berbagai produk yang bernilai ekonomis, diantaranya adalah mozaik. Mozaik, adalah perwujudan karya seni dimana bentuknya berupa susunan keping-keping dari bahan tertentu, seperti; seperti dari batu, kaca, plastik, kayu dan seterusnya yang mempunyai unsur warna serta dapat dibentuk sedemikian rupa menjadi sebuah karya visual. Sementara ini umumnya masyarakat belum memanfaatkan secara ekonomis limbah keramik yang dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Beberapa daerah seperti di Bandung pembuatan mozaik sudah sangat maju baik dari segi bentuk maupun berbagai motif yang sangat digemari, baik masyarakat lokal maupun nasional bahkan sudah merambah pasar internasional. Adapun harganya sanga bervariasi berdasar pada ukuran maupun motif gambar yang dituangkan melalui limbah keramik yang disusun rapih. Berdar pada harga maupun ketersediaan bahan keramik sangat terjangkau dan tidak sulit untuk menemukannya. Sehingga dapat dikatakan bahwa pemanfaatan limbah keramik dalam pembuatan mozaik merupakan lahan usaha yang sangat menjanjikan. Melalui kegiatan ini harapan akan hadirnya pelaku-pelaku usaha di desa Kalabirang mampu menciptakan lapangan usaha baru, sehingga dapat mengatasi jumlah pengangguran dan bertumpuknya limbah keramik yang dapat merusak ekosistem

Full Text:

PDF

References


Setiyono. (2004). Pedoman Teknis Pengelo-laaan Limbah Industri Kecil. Kementrian Lingkungan Hidup, Jakarta. Todaro, Michel P. (2000). Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga. Jakarta: Erlangga. Wasistiono, S. (2007). Prospek Pengem-bangan Desa. Penerbit Fokus media. Bandung


Article Metrics

Abstract view : 229 times | PDF view : 15 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.