Analisa Fraktal Dan Rasio Slip Pulau Sumatera Berdasarkan Variasi Parameter Tektonik

Suharna A(1*), Pariabti Palloan(2), Muhammad Arsyad(3),

(1) KBK Fisika Bumi FMIPA UNM Makassar
(2) KBK Fisika Bumi FMIPA UNM Makassar
(3) KBK Fisika Bumi FMIPA UNM Makassar
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dimensi fraktal (D) dan rasio slip (Sp/S) Pulau Sumatera berdasarkan variasi parameter tektonik (b-value). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kejadian gempa pada tahun 1973-2018 yang diperoleh dari katalog ISC, GCMT dan IRIS. Data tersebut diolah dengan menggunakan softwere Zmap berbasis Matlab untuk memperoleh nilai parameter tektonik (b-value), dimensi fraktal (D) dan rasio slip (Sp/S). Berdasarkan hasil analisis dengan membagi Pulau Sumatera menjadi 5 zona, diperoleh b-value berada pada rentang 0,6 sampai 0.9 menunjukkan bahwa nilai b-value Pulau Sumatera cukup rendah. Adapun nilai dimensi fraktal yang diperoleh berada pada rentang 1,2 sampai 1,9 sumber gempa Pulau Sumatera terdistribusi mendekati 2 dimensi. Rasio slip yang diperoleh pada setiap zona lebih besar dari 50% menunjukkan bahwa lebih dari 50% slip yang terjadi pada Pulau Sumatera berada pada patahan primer dan sisanya berada pada patahan sekunder.

Kata Kunci: Parameter Tektonik, Dimensi Fraktal, Rasio Slip

 

This study aims to analyze fractal dimensions (D) and the slip ratio (Sp / S) of Sumatra Island based on variations in tectonic parameters (b-value). The data used in this study are earthquake event data from 1973-2018 obtained from the ISC, GCMT and IRIS catalogs. The data is processed using Matlab-based Zmap software to obtain tectonic parameter values (b-value), fractal dimensions (D) and slip (Sp / S) ratios. Based on the results of the analysis by dividing Sumatra Island into 5 zones, obtained b-values in the range 0.6 to 0.9 indicate that the value of Sumatra's b-value is quite low. The fractal dimension values obtained are in the range of 1.2 to 1.9. The earthquake source of Sumatra Island is distributed close to two dimensions. The slip ratio obtained in each zone greater than 50% indicates that more than 50% of the slip that occurs on Sumatra Island is in the primary fault and the rest is in the secondary fault.

Keywords: Tectonic Parameters, Fractal Dimensions, Slip Ratio

Full Text:

PDF

References


Awaluddin, Adang. 2011. Penentuan Waktu Berakhirnya Gempa Susulan untuk Gempa Bumi Biak 16 Juni 2010. Program Studi Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Syarif Hidayatullah:Jakarta

Darman, H., & Sidi, F. H. 2000. An Outline of The Geology of Indonesia. Jakarta: Ikatan Akhli Geologi Indonesia.

Geutenberg, B., and Richter, C.F., Seismicity of Earth and Associated Phenomenon, Princeton Univ. Press

Hamilton, W.,1979. Tectonics of the Indonesian Region. Geol. Surv. Proff. Paper 1078, US Government. Printing Office, Washington, p.114-156.

Harjono, H. 1992. Laporan Penelitian Sumenta 1. Geoteknologi. LIPI.

Kagan YY, Knopoff L. 1980. Spatial Distribution of Earthquakes, the Two PointCorrelation Function, geophys J Roy Astron Soc 62:303-320

Khattri, K.N., 1985. Fractal description of seismicity of india and inferences regarding earthquake hazard. Curr.Sci.,69.361-366

Madlazim.2013, Kajian Awal Tentang b Value Gempa Bumi di Sumatera Tahun 1964-2013. Jurnal Pendidikan Fisika dan Aplikasinya(JPFA). ISSN:2087-9946. Vol 3 No 1, Juni 2013

Mandelbrot, B.B. 1982. The Fraktal Geometry of Nature, Freeman, san Fransisco.

Matsuzaki, Mitsuhiro, 1994. Fractals in earthquakes. Faculty of business Management, Kansai Jogakuin Women’s Collaege, 1-18.

Mustafa, Badrul. 2010. Analisis gempa Nias dan gempa Sumaera Barat dan kesamaannya yang tidak menimbulkan tsunami. Universitas Andalas. ISSN 1979-4657

Newcomb, K.R. and McCann.1987. seismic history and seismotectonics of the Sunda arc. JGR,92,BI:421- 439.

Ngadmanto, D, 2012. Penentuan Potensi Gempabumi Merusak Berdasarkan Parameter Kegempaan Di Wilayah Busur Banda. Jurnal Meteorologi dan Geofisika. Vol. 8 No.1 Juli 2012 : 16 – 22

Nuannin, P., Kulhanek, O., Persson, L., 2005. Spatial and temporal b value anomalies preceding the devastating off coast of NW Sumatra earthquake of December 26, 2004, Geophysical Research Letters. 32, L11307, doi:10.1029/2005GL022679

Rohadi, S., Grandis H., dan Mezak A. Ratag. 2007. Studi Variasi Spatial Seismisitas Zona Subduksi Jawa. Jurnal Meteorologi dan Geofisika, Vol.8, No.

Rusdin, Andi A. 2009. Analisa Statistik Seismitas Sulawesi Selatan dan Sekitarnya (Tahun 1938 – 2008). Jakarta: Akademi Meteorologi dan Geofisika (Online, diakses tanggal 5 Juli 2018)

Scholz, C.H. 1968. The-Frequency-magnitude Relation of the Earthquake Frequency-Distribution. Geophysical Journal of the royal Astronomical Society, vol 58.

Sunardi, Bambang. 2009. Analisa Fractal dan Rasio Slip Daerah Bali-NTB berdasarkan Pemetaan Variasi Parameter Tektonik. Jurnal Meteorologi dan Geofisika Vol.10 No1 Tahun 2009.

Turcotte, D.L., 1997. Fractals and Chaos in GeoIogy and Geophysics, Cambridge University Press.

Wiemer, S, Wyss M, and Zúñiga, R, 2002, ZMAP A Tool For Analyses Of Seismicity Patterns, Typical Applications And Uses: A Cookbook.


Article Metrics

Abstract view : 35 times | PDF view : 17 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.