ANALISIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DALAM PERWILAYAHAN KOMODITAS KAKAO (Theobroma cacao L.) DI KABUPATEN ENREKANG

Ilham Ilham(1*), Andi Nuddin(2), Andi Adam Malik(3),

(1) Pascasarjana Agribisnis Universitas Muhammadiyah Parepare
(2) Pascasarjana Agribisnis Universitas Muhammadiyah Parepare
(3) Pascasarjana Agribisnis Universitas Muhammadiyah Parepare
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/jptp.v3i2.5709

Abstract


Climatic data and information is indispensable as an initial selection in the identification of potential land and the determination of agricultural commodity development strategies in an area. Opportunities to manipulate climate data are very small and unpredictable. Each plant has an ideal environment for living, as well as the cocoa plant. Cocoa plant growth and development is strongly influenced by the environment. Climatic factors that greatly affect the cacao plant, among others elevation, rainfall, dry month and the air temperature. Therefore, it is necessary to cross the cocoa commodity by looking at the agro-climatic suitability class with the overlay method based on Geographic Information System (GIS) of Enrekang Regency. The results showed that the grade of agroclimate suitability of cocoa commodity was dominated by class N or not appropriate. The dominant area is 45.7% (83.262.97 Ha) and the smallest class is S3 or marginal, with 7.5% (13,666.75 Ha) of total research area. The areas suitable for planting cocoa are in the suitability class S1 or very appropriate, with an area of 33,390.46 Ha or about 18.3% of the total area of Enrekang Regency.

Keywords


Cocoa Zoning, GIS Analysis

Full Text:

PDF

References


Ajayi, I. R., Afolabi, M. O., Ogunbodede, E. F., & Sunday, A. G. 2010. Modeling Rainfall As A Constraining Factor For Cocoa Yield In Ondo State. American Journal of Scientific and Industrial Research, 1(2), 127-134.

Alam, N., Saleh, M. S., & Hutomo, G. S. 2010. Karakteristik Buah Kakao Yang Dipanen Pada Berbagai Ketinggian Tempat Tumbuh Dan Kelas Kematangan. J. Agroland, 17(2), 123-130.

Erwiyono, R., Prawoto, A. A., & Murdiyati, A. S. 2012. Efisiensi Resorpsi Hara Pada Tanaman Kakao Di Dataran Rendah Pada Tanah Aluvial. Pelita Perkebunan, 28(1), 32-44.

Haeruman, H. 2000. Keterpaduan Pengembangan Wilayah Integrasi Program Pengembangan Kawasan Sentra Produksi, Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu, Kawasan Tertinggal. Lokakarya Mencari Format Baru Pengembangan KTI dalam Era Otonomi Daerah. Hotel Santika, Jakarta.

Kementerian Pertanian, 2016. Outlook Kakao Komoditas Pertanian Sub Sektor Perkebunan. Jakarta

Las, I., G. Irianto, D. Syarifudin, dan L. Istiqlal Amien. 2000. Pendekatan Agroklimat Dalam Membangun Pertanian Tangguh; Status, Potensi, Kendala, Dan Teknologi Analisis Iklim Untuk Mengurangi Risiko Pertanian. Prosiding Seminar Nasional Sumber Daya Tanah, Iklim, dan Pupuk. Lido-Bogor, 6−8 Desember. hlm. 55−94.

Layli, Farkhatul., 2012. Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.) Di Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar. Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Negeri Malang.

Liyanda, M., Karim, A., & Abubakar, Y. 2012. Analisis Kriteria Kesesuaian Lahan Terhadap Produksi Kakao Pada Tiga Klaster Pengembangan Di Kabupaten Pidie. Jurnal Agrista, 16(2), 62-79.

Prihastanti, E. 2011. Specific Leaf Area, Jumlah Trikomata Dan Kandungan Kalium Daun Semai Kakao (Theobroma Cacao L.) Pada Kandungan Air Tanah Berbeda. Bioma, 13(2), 85-90.

Rafiastuti, Harnati., 2017. Peremajaan Pada Tanaman Kakao Agar Produksi Lebih Tinggi. Cyber Extension-Kementerian Pertanian, Jakarta.

Rubiyo, & Siswanto. (2012). Peningkatan Produksi dan Pengembangan Kakao (Theobroma cacao L.) di Indonesia. Buletin Riset Tanaman Rempah dan Aneka Tanaman Industri, 3(1), 33-48.

Safuan, L.O, Kandari, A. M. & Natsir, M. (2013). Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.) Berdasarkan Aplikasi Analisis Data Iklim Menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Geografi. Jurnal Agroteknos, 3(2), 80-85.

Sofyan R, Sunaryo, 2006. Model Pewilayahan Komoditas Dan Ketersediaan Lahan Pertanian Berdasarkan Kesesuaian Lahan Dan Penggunaan Lahan Hasil Citra Satelit Di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Dalam : Subardja SD, S Rasti, HS Mamat, S Nono, S Diah, Wahyunto, Sukarman, R Sofyan, (Editor) Seminar Nasional Sumberdaya Lahan Pertanian II; 14-15 September 2006; Bogor, Indonesia: Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian. hlm 81 – 99.

Syarifudin A, Kairupun N, Negara A, Limbongan J. 2004. Penataan Sistem Pertanian Dan Penetapan Komoditas Unggulan Berdasarkan Zona Agroekologi Di Sulawesi Tengah. Jurnal Litbang Pertanian, (23) 2: 61-67.

Tjahjana, Bambang Eka., Handi Supriadi, & Dewi Nur Rokhmah, 2014. Pengaruh Lingkungan Terhadap Produksi dan Mutu Kakao. Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar. Sukabumi-Jawa Barat.

Wahyudi, T. R., Panggabean, & Pujianto (Editor). 2008. Panduan Lengkap Kakao. Penebar Swadaya, Jakarta.

Wibawa, A., & Baon, J.B. 2008. Panduan lengkap kakao: Manajemen Agribisnis Dari Hulu Hingga Hilir (pp. 63-67). Penebar Swadaya, Jakarta.


Article Metrics

Abstract view : 368 times | PDF view : 528 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This journal is published under the terms of Creative Commons Attribution 4.0 International License. 

Alamat Redaksi:

Program Studi Pendidikan Teknologi Pertanian Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Kampus UNM Parang Tambung, Jl. Daeng Tata Raya Makassar
Email: redaksijurnalptp@gmail.com
Website: http://ojs.unm.ac.id/ptp