CERAI GUGAT DI KOTA PAREPARE

Erfyansyah Sofyan ,(1*), Idham Irwansyah Idrus(2), Supriadi Torro ,(3),

(1) Universitas Negeri Makassar.
(2) Universitas Negeri Makassar.
(3) Universitas Negeri Makassar.
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/prd.v3i1.36193

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui (1) Faktor yang melatar belakangi Cerai Gugat di Kota Parepare. (2) Bagaimana dampak sosial dari Cerai Gugat.

Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan penentuan subjek penelitian melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi. Wawancara dan dokumentasi yang digunakan untuk memperoleh data secara konkret yang berkaitan dengan permasalahan yang menjadi subjek penelitian ini. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan deskriftif kualitatif.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Faktor yang melatar belakangi Cerai Gugat di Kota Parepare yaitu: (a) faktor ekonomi; (b) pernikahan tanpa cinta (dijodohkan); (c) perzinaan atau perselingkuhan; (d) ketidakcocokan dengan keluarga atau mertua. (2) dampak sosial cerai gugat di Kota Parepare yaitu: (a) melemahnya perekonomian keluarga; (b) berdampak pada kesehatan mental anak; (c) keinginan untuk menikah lagi; (d) relasi sosial pasca bercerai.



Keywords


Keyword: Cerai Gugat, Faktor Penyebab, Dampak Sosial

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Achmad, F. S. (2015). Logika Antropologi. Prenadamedia.

Adibah, I. Z. (2017). Struktural Fungsional Robert K. Merton: Aplikasi dalam Kehidupan. INSPIRASI, 1, 171–184.

Azizah, L. (2012). Analisis Perceraian dalam Kompilasi Hukum Islam. Al-Adalah, 10(2), 415–423.

Simanjuntak. (2007). Pokok-Pokok Hukum Perdata Indonesia. Djamban.

Turama, akhmad R. (2018). Formulasi Teori Fungsionalisme Struktural Talcott Parsons. Euboni, 2(2), 58–68.


Article Metrics

Abstract view : 17 times | PDF view : 3 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.