Evaluation the Program of KOTAKU (City Without Slums) (Study at Mariso Districts, Mariso Village, Makassar City)

Mega Utami Putri(1*), Muhammad Nur Yamin(2),

(1) Universitas Negeri Makassar
(2) Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author



Abstract


This study aims to determine the evaluation of the implementation of the City Without Slums Program (KOTAKU) at Mariso Districts, Mariso Village, Makassar City, and the impact of the implementation of the Slumless City Program (KOTAKU) at Mariso Districts, Mariso Village, Makassar City. This study uses a qualitative research type with a descriptive approach. Data collection techniques were carried out by observation, interviews, and documentation. The data analysis technique in this study used the analysis model according to Spradley. The results of this study indicate that the implementation of the KOTAKU (City Without Slums) Program Evaluation (Study at Mariso Districts, Mariso Village, Makassar City) is not implemented well in accordance with the concept of Edward a Suchman. Indicators that do not work well are: a. program objectives, b. problem analysis, c. measurement of change, d. changes to the consequences of activities, e. program impact. The indicators that run well are description and standardization. The impact of the City Without Slums Program (KOTAKU) is that not all people can feel the infrastructure development in Mariso Village. The lack of community participation in maintaining infrastructure has mede the City Without Slums (KOTAKU) Program less successfull.


Keywords


Program Evaluation; City without Slums; Handling of Slum Settlement.

Full Text:

PDF

References


Akib, H. (2016). Implementasi Kebijakan Program Makassar Tidak Rantasa (MTR) di Kota Makassar. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik, 6(2), 21–34.

Handoyo, E. (2012). Kebijakan Publik. Semarang: Widya Karya.

Handryant, A. N. (2012). Permukiman Kumuh, Sebuah Kegagalan Pemenuhan Aspek Permukiman Islami. Journal of Islamic Architecture, 1(3).

Khotimah, C., & Ellsadayna, T. N. (2014). Profil Lingkungan Kumuh Terhadap Perilaku Penghuni dalam Teori Ekologi-Bronfenbrenner (Studi Kasus di Pemukiman Kumuh Pacar Keling Surabaya). Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi, 5(2), 139–162.

Lamsi, S. A. (2019). Efektivitas Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dalam Peningkatan dan Pembangunan Infrastruktur (Studi Pada Kelurahan Kangkung Kecamatan Bumi Waras Kota Bandarlampung Tahun 2019).

Meutia, I. F. (2017). Analisis kebijakan publik. AURA (CV. ANUGRAH UTAMA RAHARJA).

Nasution, M. (2019). Efektivitas Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) dalam Pembangunan Infrastruktur di Kelurahan Polonia Kecamatan Medan Polonia Kota Medan.

Nugroho, R. (2003). Kebijakan Publik, formulasi, Implementasi dan evaluasi. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Nurhasanah, N. (2019). Implementasi Kebijakan Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) dalam Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat. Jurnal Inovasi Ilmu Sosial Dan Politik (JISoP), 1(1), 58–70.

Putri, R. A. (2021). Implementasi Kebijakan Keterbukaan Informasi Publik (Studi Kasus Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik) Kabupaten Jeneponto. Universitas Hasanuddin.

Rahmawati, A. (2018). Aplikasi SWOT Di Kawasan Permukiman Kumuh (Kelurahan Biring Romang). Seminar Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia, 3, A042-050.

Setiawan, D., Argenti, G., & Rizki, M. F. (2021). Peningkatan Kemampuan Sosial Masyarakat dan Komitmen Politik Kepala Daerah Dalam Pengentasan Permukiman Kumuh di Kabupaten Cirebon. Gorontalo Journal of Government and Political Studies, 4(1), 52–68.

Kategori Kumuh Kota Makassar, (2018).

Suchman, E. (1968). Evaluative Research: Principles and Practice in Public Service and Social Action Progr. Russell Sage Foundation.

Wicaksana, H. H. (2017). Responsivitas dan Ketepatan dalam Evaluasi Kebijakan Pendidikan pada Masyarakat Adat Baduy Kabupaten Lebak. Laboratorium Administrasi Publik 2017, 47.


Article Metrics

Abstract view : 6 times | PDF view : 15 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.