Hubungan Tingkat Kesulitan Belajar Dengan Hasil Belajar Siswa Kelas Tinggi SD 6/75 Biru

Muhammad Irfan(1), Muhammad Amran(2*), Asriadi Asriadi(3), Novitasari Muhajir(4),

(1) Universitas Negeri Makassar
(2) Universitas Negeri Makassar
(3) Universitas Negeri Makassar
(4) Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/pir.v5i3.38249

Abstract


This study is a correlational study with a quantitative approach which aims to determine whether there is a relationship between learning difficulties and science learning outcomes for high-class students of SD Inpres 6/75 Biru, Bone Regency. The population in this study were all high school students of SD Inpres 6/75 Biru, Bone Regency, which were used as samples with a total of 81 students. The sample was selected using a non-probability sampling technique, namely a saturated sample. The data obtained from the questionnaire (questionnaire) in the form of a Likert scale and documentation were then analyzed descriptively and analyzed inferentially. Based on the results of descriptive statistical analysis, the results of the study of learning difficulties have an average of 94,28 and a percentage of 57% in the medium category, while the science learning outcomes have an average of 80,94 and a percentage of 72% in the medium category. Based on the results of inferential statistical analysis shows that the value of rcount (-0,221) is greater (>) than the value of rtable (0,219) at a significance level of 5%, thus H0 is rejected and H1 is accepted. The conclusion of this research is that there is a negative and significant relationship between learning difficulties and science learning outcomes for high grade students of SD Inpres 6/75 Biru, Bone Regency.

 

Penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kesulitan belajar dengan hasil belajar IPS siswa kelas tinggi SD Inpres 6/75 Biru Kabupaten Bone. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas tinggi SD Inpres 6/75 Biru Kabupaten Bone yang dijadikan sampel berjumlah 81 siswa. Sampel dipilih dengan teknik nonprobability sampling yakni sampel jenuh. Data yang diperoleh dari kuesioner (angket) berbentuk skala likert dan dokumentasi kemudian dianalisis secara deskriptif dan dianalisis secara inferensial. Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif diperoleh hasil penelitian kesulitan belajar memiliki rata-rata 94,28 dan persentase 57% dengan kategori sedang sedangkan hasil belajar IPS memiliki rata-rata 80,94 dan persentasi 72% dengan kategori sedang. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial menunjukkan bahwa nilai rhitung (-0,221) lebih besar (>) dari nilai rtabel (0,219) pada taraf signifikansi 5% dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima. Kesimpulan hasil penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara kesulitan belajar dengan hasil belajar IPS siswa kelas tinggi SD Inpres 6/75 Biru Kabupaten Bone.


Keywords


Learning Difficulties; Learning Outcomes; High Grade Students; Kesulitan Belajar; Hasil Belajar; Siswa Kelas Tinggi

Full Text:

DOWNLOAD PDF

References


Amran, M. (2019). Pembelajaran aktif pada mata kuliah konsep dasar IPS 1 Di kelas 27 mahasiswa PGSD FIP UNM. DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, 2(1), 06.

Emzir. (2017). Metodologi Penelitian Pendidikan. Depok: PT Raja Grafindo.

Hafid, A., & Amran, M. (2021). Analisis implementasi program merdeka belajar di SDN 24 Macanang dalam kaitannya dengan pembelajaran IPS / tema IPS. 1950, 406–417.

Manalu, Remalta., dkk. (2015). Analisis kesulitan-kesulitan belajar IPS siswa kelas IV dalam implementasi kurikulum 2013 di SD Piloting Se-Kabupaten Gianyar Universitas Pendidikan Ganesha e-Journal PGSD.

Mulyadi. 2010. Diagnosis Kesulitan Belajar dan Bimbingan terhadap Kesulitan Belajar Khusus. Yogyakarta: Nuha Litera.

Purwasari, Y. (2013). Melalui peta pikiran pada anak kesulitan belajar kelas IV SD 13 Balai-balai Kota Padang Panjang. 1, 536–548.

Rositawaty. 2008. Senang Belajar Ilmu Pengetahuan Alam. Jakarta: Pusat Perbukuan.

Sarah, dkk. (2020). Hubungan kebiasaan belajar dengan hasil belajar IPS. 4(2), 1–10.

Setyaningsih, A. (2016). Hubungan kesulitan belajar dengan hasil belajar IPS pada kelas IV SD Negeri di Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Universitas Negeri Semarang.

Sudarto. (2022). Analisis Kebiasaan membaca buku IPS siswa kelas V SD. Jurnal Pendidikan & Pembelajaran Sekolah Dasar, 2(1).

Sundjana, N. 2013. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Susanto, A. 2015. Teori Belajar & Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Predana Media Group.

Yusuf, M. 2003. Pendidikan bagi Anak dengan Problema Belajar. Surakarta: Tiga Serangkai.


Article Metrics

Abstract view : 47 times | DOWNLOAD PDF view : 6 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Dipublikasikan oleh :

Program Studi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Jalan Bontolangkasa Makassar Email: uji@unm.ac.id

085399235423

 

Phinisi Integration review telah terindex oleh :

 

 

 

Phinisi Integration review dilisensi oleh :

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

PIR My Stats

 

Phinisi Integration review editorial :