Kemampuan Guru Dalam Meyusun Soal Berfikir Tingkat Tinggi Mata Pelajaran PPKN Pada UPT Satuan Pendidikan

Muliawati Muliawati(1*),

(1) SMA Alkhairaat Kota Ternate
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/pir.v3i1.13132

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian bertujuan untuk mengetahui kemampuan guru dalam menyusun soal berfikir tingkat tinggi pada matapelajaran Pendidikan Pancasila danKewarganegaraan pada SMK Negeri 1 Barru, yaitu ; (1) mengetahui perencanaan guru PPKn dalam menyusun soal berfikir tinggi, (2) Kriteria penulisan soal berdasarkan criteria keterampilan berfikir tingkat tinggi, (3) kendala yang di hadapi. Penelitian ini dilakukan Pada UPT Unit SMK Negeri 1 Barru dengan menggunakan metode analisis secarakualitatif bersifat deskriftif. Data yang dikaji dalam penelitian ini bersumber dari guru yang mengajar mata pelajaran PPKn. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumen. Tehnikanalis data dalam penelitian ini dilakukan secara induktif, yaitu data yang diperoleh di lapangan secara langsung dipelajari, dianalisis, kemudian membuat penafsiran dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penlitian diperoleh bahwa (1)Terkait Perencanaan guru PPKn dalam menyusun soal berfikir tingkat tinggi di SMK negeri Barru yaitu persiapan RPP, menyusun kisi-kisi soal, menganalisis KD yang dapat dibuatkan soal HOTS. Sebagian besar guru sudah memenuhi dan terlaksana oleh guru PPKN sesuai dengan criteria penulisan soal HOTS. (2) Dalam menyusun soal-soal berfikir tingat tinggi yang dilakukan oleh guru PPKn di SMK Neg. 1 Barru di perolah hasil bahwa masih ada guru yang belum memahami sepenuhnya terkait dengan kriteria ke-11 (sebelas) indicator keterampilan berfikir kritis yang termasuk pada kelompok Higher Order ThingkingSkill (HOTS). (3) Kendala yang di hadapioleh guru PPKn di SMK Negeri 1 Barru terkait dengan penyusunan soal HOTS yang terdiri dari faktor yang berasal dari Internal dan Faktor Eksternal

Keywords


Kemampuan Guru, Penilaian, Berfikirtingkat Tinggi.

Full Text:

PDF

References


Abidin, Yunus. 2014. Desain Sistem Pembelajaran dalam konteks kurikulum 2013. Bandung: PT Refika Aditama

Ahmadi Rulam. 2016. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta : Ar-Ruzz Media

Arifin. 2010. Evaluasi Pembelajaran. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya

Arikunto. 2014. Evaluasi Program Pendidikan Edisi Kedua. Jakarta : Bumi Aksara

Aziz Abdul Hamka. 2016. Karakter Guru Professional “Melahirkan Murid Unggul Menjawab Tantangan Masa Depan”. Jakarta: Al-Mawardi Prima

Heong, Y. M., Othman, W.D.,Md Yunos, J., Kiong, T., Hassan, R., & Mohamad, M.M. 2011. The Level of Marzano Highder Order Thinking Skills Among Tehnical Education Students. Interntional Journal of Social and Humanity, Vol. 1, No.2, July 2011, 121-125

Iwan Suyawan.Power Point. Pengembangan Butir Soal Higher-Order Thinking Skills (HOTS). Kementerian Pendidikan dan KebudayaanDirektorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas

Jalal Fasli. 2008. Sertifikasi Guru Untuk Mewujudkan Pendidikan Yang Bermutu. Ditulis olehAdministrator. Jakarta : Kemendikbud

Kunandar, 2011. Guru Profesional”Implememntasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dan Sukses Dalam Sertifikasi Guru”. Jakarta : Raja Grafindo Persada

Kurniasih Imas dan Sani Berlin. 2016. Ragam PengembanganModel Pembelajaran Untuk Meningkatkan Profesionalitas Guru. Kata Pena

Sudjana Nana. 2016. Penilaian Hasil, Proses Belajar Mengajar. Bandung. Remaja Rosdikarya

Sugiono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta

Sunarti dan Rahmawati Selly. 2014. Penilaian Dalam Kurikulum 2013. Yokyakarta : Andi Offset

Sunarti dan Selly Rahmawati. 2014. Penilaian Dalam Kurikulum 2013 Membantu Guru dan Calon Guru Mengetahui Langkah-langkah Penilaian. Yokyakarta: C.V Andi Offset

Suryadi Ace. 2014. Pendidikan Indonesia Menuju 2025, Outlook: Permasalahan, Tantang & Alternatif Kebijakan. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya

Tilaar, A.R.1992. Manajemen Pendidikan Nasional. Bandung: Remaja Rosdakarya

Widana I Wayan. 2017. Modul Penyusunan Soal Hot. Jakarta : Direktorat Pembinaan Sma Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan

Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Nomor 20 tahun 2007. Tentang Standar Penilain Pendidikan

Undang-Undang Republik IndonesiaNomor 20 tahun 2003 tentang Sitem Pendidikan Nasional. 2011. Jakarta: Sinar Grafika


Article Metrics

Abstract view : 10 times | PDF view : 2 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Dipublikasikan oleh

Program Studi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Jalan Bontolangkasa Makassar Email: uji@unm.ac.id

081241370423

 

Phinisi Integration review telah terindex oleh:

   

    

 

PIR My Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.