Pergeseran Permainan Tradisional Di Kota Makassar

Hasruddin Nur(1*), Muhammad Ferdhy Asdana(2),

(1) UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
(2) Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/pir.v3i1.13131

Abstract


This study aims to describe the existence of traditional games in Tamalate Sub-District of Makassar City, how the children play life today and the reasons for the community especially children to choose modern games rather than traditional games. The data obtained in this study were analyzed using qualitative description analysis with stages reducing data, displaying data, and drawing conclusions. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The results showed that 1) The existence of traditional games in the Tamalate Sub-district of Makassar City was getting eroded, because traditional games as an escape when saturated, the lack of parental supervision and modern games were more interesting. 2) Children's play life in Tamalate Sub-district, Makassar City, which is modern play life with many Smartphones, Children are starting to leave traditional games. 3) The reason people especially children choose modern games, namely the existence of shame and prestige, environmental factors, lack of playing ground for children.

Keywords


Modern and Traditional Games, Children's Play Lives

Full Text:

PDF

References


Abidin, Z. (2007). Analisis eksistensial sebuah pendekatan alternatif untuk psikologi dan psikiatri. Abstrak.

Bahtiar, N. (2013). Dampak Teknologi Permainan Modern Terhadap Kehidupan Anak dan Remaja di Kompleks Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Makassar, Skripsi, Universitas Hasanuddin, Makassar. Pepen Suherman, Amir Fatah Sofyan.

Bungin, B. 2007. Penelitian Kualitatif, Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta, Prenada Media Group

Bishop, J. C., Curtis, M., & Opie, I. (2001). Play today in the primary school playground: Life, learning and creativity. Open University Press Buckingham.

George, R. (2004). Sosiologi llmu Pengetahuan Berparadigma Ganda. Translation: Alimandan, Jakarta: PT Radjgrafindo Persada.

Gunawan, Imam. 2015. Metode Penelitian Kualitatif Teori dan Praktik. Jakarta: Bumi Aksara

Hurlock, E.B. 1978. Perkembangan Anak. Jakarta, Erlangga

Iswinarti, I., & Cahyasari, A. (2017). Meningkatkan konsentrasi anak attention deficit hyperactivity disorder melalui permainan tradisional engklek.Prosiding Temu Ilmiah Nasional X Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia, 1.

Khasanah, I., Prasetyo, A., & Rakhmawati, E. (2011). Permainan tradisional sebagai media stimulasi aspek perkembangan anak usia dini. PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, 1(1).

Kurniati, E. (2016). Permainan Tradisional dan Perannya Dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak. Kencana.

Maryanti. 2014. Pelaksanaan Permainan Tradisional Dalam Mendukung Perkembangan Perilaku Sosial Anak Usia Dini Di Kelompok Bermain (KB) Alam Uswatun Khasanah, Kronggohan, Gamping, Sleman. Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta

Marzoan, H. (2017). Permainan Tradisional sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler untuk Meningkatkan Kompetensi Sosial Siswa. Journal An-nafs: Vol, 2(1).

Moleong, Lexi J. 2000. Metode Kajian Kualitatif. Jakarta, Remaja Rosdakarya

Nur, H. 2013. Membangun Karakter Anak Melalui Permainan Anak Tradisional. Jurnal Pendidikan 1

Priyanto, A. 2014. Pengembangan Kreativitas pada Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Bermain. Jurnal Ilmiah Guru "COPE", (2), 41-47)

Papayungan, M.M. 1992. Metode Penelitian Ilmu Sosial (Teori dan Praktek). Ujung Pandang, Pusat Kependudukan Universitas Negeri Makassar

Saputra, S.Y. 2017. Permainan Tradisional vs Permainan Modern Dalam Penanaman Nilai Karakter di SekolahDasar. ELSE (Elementary School Education Journal). 1. E-ISSN: 2597-4122

Santrock, J. W. (2007). Remaja jilid 1 edisi 11. Jakarta: Erlangga.

Sudono, A. (2000). Sumber belajar dan alat permainan untuk pendidikan anak usia dini. Grasindo

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung, Alfabeta

Tedi, W. (2015). Perubahan Jenis Permainan Tradisional Menjadi Permainan Modern pada Anak-Anak di Desa Ijuk Kecamatan Belitang Hulu Kabupaten Sekadau. Jurnal Sl Sosiologi, 3(4).

Tedjasaputra, M. S. (2001). Bermain, Mainan dan Permainan. Grasindo.

Wulansari, B.Y. (2017). Pelestarian Seni Budaya Dan Permainan Tradisional Melalui Tema Kearifan Lokal Dalam Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal, 2(1), 1-11.e-ISSN 2524-004X.


Article Metrics

Abstract view : 39 times | PDF view : 7 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Dipublikasikan oleh

Program Studi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Jalan Bontolangkasa Makassar Email: uji@unm.ac.id

081241370423

 

Phinisi Integration review telah terindex oleh:

   

    

 

PIR My Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.