DESA UMPUNGENG KECAMATAN LALABATA KABUPATEN SOPPENG (1991-2015)

Nirma Nirma(1*),

(1) Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/pattingalloang.v3i4.12191

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan latar belakang terbentunya Desa Umpugeng, perkembangan Desa Umpungeng, dan dampak terbentuknya Desa Umpungneg. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahap, yaitu heuristik (mencari dan pengumpulan sumber), kritik sumber (kritik ekstern dan kritik intern), interpretasi (penafsiran sumber) dan historiografi (penulisan sejarah). Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan penelitian lapangan dengan pengumpualkan sumber secara langsung melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan pustaka. Hasil penelitian menunjukkan latar belakang terbentuknya Desa Umpungeng yaitu adanya pemekaran wilayah pada tahun 1989 yang dilakukan oleh pemerintah Kelurahan Lalabata Rilau. Dengan terbentuknya Desa Umpungeng maka seiring dengan berjalannya pemerintahan Desa Umpungeng mengalami perkembangan baik dalam sistem pemerintahan, pemukiman, penduduk dan infrastruktur sosial serta perekonomian yang setiap tahun mengalami peningkatan dari tahun 1991-2015. Dengan adanya perkembangan maka terdapat pula dampak yang ditimbulkan dalam pembentukan desa yaitu mempercepat pelayanan masyarakat, pembangunan semakin nampak serta  kesejahteraan sosial masyarakat semakin meningkat.

Kata Kunci: Desa Umpungeng Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng


Full Text:

 Subscribers Only

References


Andaya Leonard Y. 2004. Warisan Arung Palakka. Makassar: Ininnawa.

Arsip Desa Umpungeng.

Baco Salam. 1994. Selayang Pandang Kabupaten Soppeng. Soppeng.

Badan Pusat Statistik, 1993. Kecamatan Lalabata Dalam Angka. Soppeng: Badan Pusat Statistik.

_____________, 1996. Kecamatan Lalabata Dalam Angka. Soppeng: Badan Pusat Statistik.

_____________, 1997. Kecamatan Lalabata Dalam Angka. Soppeng: Badan Pusat Statistik.

_____________, 1999. Kecamatan Lalabata Dalam Angka. Soppeng: Badan Pusat Statistik.

_____________, 2000. Kecamatan Lalabata Dalam Angka. Soppeng: Badan Pusat Statistik.

_____________, 2004. Kecamatan Lalabata Dalam Angka. Soppeng: Badan Pusat Statistik.

_____________, 2006. Kecamatan Lalabata Dalam Angka. Soppeng: Badan Pusat Statistik.

_____________, 2007. Kecamatan Lalabata Dalam Angka. Soppeng: Badan Pusat Statistik.

_____________, 2008. Kecamatan Lalabata Dalam Angka. Soppeng: Badan Pusat Statistik.

_____________, 2009. Kecamatan Lalabata Dalam Angka. Soppeng: Badan Pusat Statistik.

_____________, 2010. Kecamatan Lalabata Dalam Angka. Soppeng: Badan Pusat Statistik.

_____________, 2011. Kecamatan Lalabata Dalam Angka. Soppeng: Badan Pusat Statistik.

_____________, 2012. Kecamatan Lalabata Dalam Angka. Soppeng: Badan Pusat Statistik.

_____________, 2013. Kecamatan Lalabata Dalam Angka. Soppeng: Badan Pusat Statistik.

_____________, 2014. Kecamatan Lalabata Dalam Angka. Soppeng: Badan Pusat Statistik.

Beratha Nyoman. 1982. Desa Masyarakat Desa dan Pembangunan Desa. Semarang: Balai Aksara.

Bongga Chory.1991. Desa Tikala di Kabupaten Tanah Toraja Tahun 1962-1980. Skripsi UNHAS.

Erwin Andi. 2001. Penyedap Nira Di Desa Umpungneg Kecamatan Lalabata Kabupaten soppeng 1970-1991. Skripsi: Universitas Negeri Makassara.

Hamid Rahman, dan Saleh Madjid. 2011. Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Inventaris Arsip Statis Pemerintah Daerah Tingkat II Soppeng Volume I dan II 1960-1976

Kuntowijoyo. 2003. Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Loekman Soetrisno. Pembangunan Desa dan Swadaya Masyarakat. Jakarta: Raja Grafindo Persda.

Malassis Louis. 1981. Dunia Pedesaan. Jakarta: Gunung Agung.

Maschab Mashuri. 2013. Politik Pemerintahan Desa Di Indonesia. Yogyakarta: PolGov.

Murniatmo Gatut, Dkk. 1987. Kehidupan Sosial Budaya Orang Naga Salawu, Tasik Malaya Jawa Barat. Yogyakarta: Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan Direktoral Jendral Kebudayaan Kajian Sejarah Dan Tradisional.

Nawai Zaidan. 2013. Manajemen Pemerintah. Depok: Rajagrafindo Persada.

Nurcholis Hanif. 2011. Pertumbuhan dan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa. Jakarta: Erlangga.

Purnomo Mangku. 2004. Pembaruan Desa. Yogyakarta: Lapera Pustaka Utama.

Ronny Tabagus. 2002. Paradoksal Konflik dan Otonomi Daerah. Jakarta: Peradaban.

Salman Darmawan. 2012. Sosiologi Desa Revolusi Senyap dan Tarian Kompleksitas. Makassar: Ininnawa.

Silalahi Ulber. 2012. Metode Penelitian Sosial. Bandung: Refika Aditama.

Siodjung Baso. 1996. Dampak Perkembangan Ekonomi (Pasar) Terhadap Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat Pedesaan Di Sulawesi Tenggara. Yogyakarta: Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan Direktoral Jendral Kebudayaan Kajian Sejarah Dan Tradisional.

Sjamsuddin Helius. 2012. Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Tim Aksara. Upacara Adat Istiadat Masyarakat Sulawesi Selatan. Makassar: Aksara.

Tri Banjir Adi Wijoyo. 2013. Pemekaran Desa Ditinjau Dari Aspek Otonomi Daerah Di Kecamatan Angkona Kabupatenn Luwu Timur. Skripsi: Universitas Hasanuddin Makassar.

Yamin Muhammad, dkk. 1990. Sistem Kepemimpinan Dalam Masyarakat Pedesaan Sulawesi Selatan. Ujung Pandang: Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan.

Widjaja Haw. 2002. Pemerintahan Desa Dan Administrasi Desa. Jakarta: Raja Grafinda Persada.

____________2012. Otonomi Desa. Jakarta: Raja Grafinda Persada.

http://wikipedia.org. Pola Pemukiman. Diakses 11 Juli 2016.

http://wikipedia.org. Pola Pemukiman. Diakses 11 Juli 2016.

http://Hello Makasar.com. Pencucian Tanah Di Desa Umpungeng. Diakses 11 Juli 2016.

http://Bagasaskara. Wordpress.com. Teori Partisipasi Masyarakat. Diakses 11 Agustus 2016.


Article Metrics

Abstract view : 347 times | PDF view : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by :

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH 

FAKULTAS ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Kampus UNM Gunung Sari Gedung Fakultas Ilmu Sosial Lantai 3, Jalan Raya Pendidikan, Makassar. 90222. Phone 082395232077

E-mail: jurnal.pattingalloang@unm.ac.id

          jurnalpattingalloang@gmail.com

 

Jurnal Pattingalloang Indexed By

 

 

Jurnal Pattingalloang Telah Terakreditasi SINTA 5 Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional

 

LICENSED BY :

Creative Commons License
Jurnal Pattingalloang is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 Flag Counter


View