Ekspansi Kerajaan Gowa-Tallo Ke Limae Ajatappareng Abad XVI

Sahrul Habrianto(1*), Saleh Madjid(2), Rasyid Ridha(3),

(1) Pendidikan Sejarah
(2) Pendidikan Sejarah
(3) Pendidikan Sejarah
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/pattingalloang.v6i3.12054

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang ekspansi kerajaan Gowa-Tallo ke Limae Ajatappareng dengan menguraikan gambaran umum Gowa-Tallo dan Limae Ajatappareng, latar belakang penyebab terjadinya ekspansi, bentuk-bentuk ekspansi, serta dampak ekspansi bagi masing-masing pihak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Ekspansi kerajaan Gowa-Tallo ke Limae Ajatappareng dimulai pada masa pemerintahan Karaeng Tunipallangga (1546-1565) yang berawal dari keinginan untuk mengembangkan perekonomian dan perdagangan maritim. Ekspansi ini bukan hanya semata-mata ekspansi fisik, namun juga dalam bentuk penguasaan perekonomian dan pertalian darah melalui perkawinan politik. Ekspansi ini bertujuan agar bandar kerajaan Gowa-Tallo dapat berkembang mengalahkan pesaingnya sehingga mengindikasikan bahwa motif utama dari ekspansi ini adalah terkait dengan masalah perekonomian. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa pada akhirnya kerajaan Gowa-Tallo berhasil mengamankan suplai bahan pangan, serta berhasil memajukan bandar kerajaannya. Keberhasilan ekspansi ini ditandai dengan semakin ramainya bandar kerajaan Gowa-Tallo yang bertahan hingga puluhan tahun sebelum penguasaan oleh VOC pada abad XVII. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian sejarah yang meliputi heuristik yaitu tahapan pengumpulan data, kritik sumber yang bertujuan untuk menilai sumber yang tersedia, interpretasi yaitu menafsirkan sumber dan data yang tersedia, serta historiografi sebagai langkah akhir yakni menyajikan data menjadi satu tulisan sejarah utuh. Metode pengumpulan data yaitu dengan mengumpulkan sumber-sumber pustaka baik buku ataupun arsip-arsip serta wawancara terhadap peneliti-peneliti yang memiliki kajian yang berkaitan sebagai pelengkap dari data-data yang telah diambil sebelumnya.

Kata Kunci : Ekspansi, Limae Ajatappareng, Gowa-Tallo

 

Abstract

 This research aims to know about the expansion of Gowa-Tallo kingdom to Limae Ajatappareng by elaborating the overview of Gowa-Tallo and Limae Ajatappareng, the background of the cause of expansion, expansion forms, and impact Expansion for each party. The results showed that, Gowa-Tallo Kingdom expansion to Limae Ajatappareng began during the reign of Karaeng Tunipallangga (1546-1565) which originated from the desire to develop the economy and maritime trade. This expansion is not merely a physical expansion, but also in the form of economic mastery and blood connection through political marriage. This expansion is aimed at making the Gowa-Tallo royal port able to develop to defeat its competitors, thus indicating that the main motive of this expansion is related to economic problems. Based on the research, it is concluded that the Gowa-Tallo kingdom was finally able to secure the supply of food, and managed to advance its royal port. The success of the expansion was characterized by the growing port of Gowa-Tallo, which lasted for decades before mastering by VOC in the 17th century. This research uses a history research methodology which includes a heuristic that is the stage of data collection, criticism of sources aimed at assessing the available sources, interpretation of which is interpreting the source and data available, as well as historiography as the final step of presenting the data into a single historical inscription intact. The method of data collection is by collecting the library resources both books and archives as well as interviews to researchers who have related studies as a complement of the data that has been taken before.

Keywords : Expansion, Limae Ajatappareng, Gowa-Tallo

Full Text:

PDF

References


Rasyid Asba, d., 2015. Silsilah Kekerabatan Raja-raja Sulawesi Selatan-Barat. Jakarta: Buku Pintar Indonesia.

Andaya, L. Y., 2004. Warisan Arung Palakka : Sejarah Sulawesi Selatan. Makassar: Ininnawa.

Anon., 2019. [Online].

Caldwell, I., 1988. South Sulawesi A.D. 1300-1600 : Ten Bugis Texts. Canberra: Australia National University.

Druce, S. C., 2009. The Lands West Of The Lakes : A history of the Ajatappareng kingdom of south Sulawesi 1200 to 1600 CE. Leiden: KITLV Press.

Hamid, A. R., 2015. Sejarah Maritim Indonesia. Yogyakarta: Ombak.

Kila, S., 2004. Kerajaan Gowa Tahun 1669-1799, Kumpulan Laporan Penelitian Pada Kerajaan Gowa Pascaperjanjian Bungaya., Makassar:

Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Deputi Bidang Pelestarian dan Pengembangan Kebudayaan Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional.

Makmur, M., 2015. Masa Awal Hingga Berkembangnya Kerajaan Ajatappareng (Abad 14-18). Dalam Purbawidya Vol. 4 No. 2, pp. 125-136.

Pabitjara, B., 2006. Persekutuan Limae Ajatappareng Abad XVI. Makassar: Universitas Negeri Makassar.

Pabitjara, B., 2019. Letak Geografi [Wawancara] (Senin 7 2019).

Pabitjara, B., 2019. Politik di Sulawesi Selatan [Wawancara] (Senin 7 2019).

Poelinggomang, E. L., 2004. Perdagangan Maritim Masyarakat Sulawesi Selatan. Dalam: Kontinuitas dan perubahan. Yogyakarta: Ombak, pp. 41-58.

Poelinggomang, E. L., 2016. Makassar Abad XIX : Studi Tentang Kebijakan Perdagangan Maritim. Jakarta: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia).

Ratna, N. K., 2010. Metodologi Penelitian : Kajian Budaya dan Ilmu Sosial Humaniora Pada Umumnya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sejarah, T. P. J. P., 2013. Pengantar Ilmu Sejarah. Makassar: Balai Penerbit UNM


Article Metrics

Abstract view : 711 times | PDF view : 43 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by :

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH 

FAKULTAS ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Kampus UNM Gunung Sari Gedung Fakultas Ilmu Sosial Lantai 3, Jalan Raya Pendidikan, Makassar. 90222. Phone 082395232077

E-mail: jurnal.pattingalloang@unm.ac.id

          jurnalpattingalloang@gmail.com

 

Jurnal Pattingalloang Indexed By

 

 

Jurnal Pattingalloang Telah Terakreditasi SINTA 5 Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional

 

LICENSED BY :

Creative Commons License
Jurnal Pattingalloang is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 Flag Counter


View