Yayasan Minasa: Wadah Penampungan Eks DI/TII 1969-2018

astuti buhari(1*),

(1) Pendidikan Sejarah
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/pattingalloang.v6i1.10114

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Yayasan Minasa sebagai wadah penampungan eks DI/TII di Kabupaten Luwu 1969-2018) dengan mengungkap latar belakang berdirinya Yayasan Minasa dan perkembangan Yayasan Minasa dalam bidang sosial ekonomi, pendidikan, dan keagamaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa latar belakang didirikannya Yayasan Minasa adalah sebagai imbalan jasa kepada Abdul Aziz Abdullah karena bertindak untuk mengamankan Eks DI/TII yang tersebar di Sulawesi Selatan Tenggara dan mengajak mereka untuk bergabung dengan NKRI. Tujuan utama didirikannya Yayasan Minasa adalah untuk menampung anggota-anggota Ex DI/TII. Dalam perkembangannya selama kurang lebih 49 tahun Yayasan Minasa telah dipimpin oleh dua ketua yaitu Abdul Aziz Abdulllah yang memimpin dari tahun 1969-1999, dan St. Hadeyang yang memimpin dari tahun 2002-sekarang. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa yayasan Minasa telah mengalami beberapa perubahan dalam bidang kehidupan sosial ekonomi, bidang pendidikan dan bidang keagamaan dalam kehidupan masyarakat masyarakat.Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian sejarah yang meliputi heuristik yaitu tahapan pengumpulan data, kritik sumber bertujuan menilai dan menentukan sumber, interpretasi yaitu menafsirkan data dan tahap historiografi atau penyajian atau penulisan sejarah. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara penelitian lapangan terdiri dari wawancara (Eks DI/TII dan masyarakat Yayasan Minasa) dan mengumpulkan sumber arsip (arsip Yayasan Minasa) serta literatur-literatur  yang berhubungan dengan penelitian ini.

Kata kunci: Eks DI/TII, Yayasan dan Minasa

 

This study aims to find out about the Minasa Foundation as a former DI/TII shelter in Luwu Regency 1969-2018) by revealing the background of the founding of the Minasa Foundation and the development of the Minasa Foundation in the socio-economic, educational, and religious fields. The results showed that the background for the establishment of the Minasa Foundation was in return for services to Abdul Aziz Abdullah for acting to secure the former DI/TII spread across Southeast Sulawesi and to invite them to join the Unitary Republic of Indonesia. The main purpose of establishing the Minasa Foundation was to accommodate Ex DI/TII members. In its development for approximately 49 years the Minasa Foundation has been led by two chairmen, Abdul Aziz Abdulllah, who led from 1969-1999, and St. Hadeyang was in charge from 2002 to present. Based on the results of the study it can be concluded that the Minasa foundation has undergone several changes in the field of socio-economic life, education and religious fields in the life of the community. This research uses historical research methodologies which include heuristics namely the stages of data collection, source criticism aimed at assessing and determining sources , interpretation, namely interpreting data and historiographic stages or presenting or writing history. The data collection method was carried out by means of field research consisting of interviews (former DI/TII and the Minasa Foundation community) and collecting archival sources (Minasa Foundation archives) as well as the literature relating to this research.

Keyword: Eks DI/TII, Yayasan dan Minasa


Full Text:

PDF

References


Andi Asri Ashari, S., 2010. Pemberontakan DI/TII di Kabupaten Soppeng (1950-1965). Makassar: Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu, 2018. Kabupaten Luwu Dalam Angka 2018.

Borahima, A., 2010. Kedudukan Yayasan di Indonesia. Jakarta: Kencana Prenada Grup.

Dien, Madjid, M., 2014. Ilmu Sejarah Sebuah Pengantar. Jakarta: Kencana

Gogali, L., 2008. Rekonsiliasi Ingatan. Yogyakarta: Galangpress.

Hadeyang, S., 2019. Eks DI/TII.

Jande, H., 17 Maret 2019. Eks DI/TII. s.l.:s.n.

Kutha Ratna, N., 2010. Metode Penelitian Kajian Budaya dan Ilmu Sosial Humaniora Pada Umumnya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Natsir Sitonda, M., 2012. Integrasi Gerilya. Makassar: Yayasan Pendidikan Mohammad Natsir.

Prasetya, R., 2014. Yayasan Dalam Teori dan Praktik. jakarta: Sinar Grafika.

Sjamsuddin, H., 2007. Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Supranomo, g., 2008. Hukum Yayasan di indonesia. jakarta: rineka cipta.


Article Metrics

Abstract view : 83 times | PDF view : 25 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by :

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH 

FAKULTAS ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Kampus UNM Gunung Sari Gedung Fakultas Ilmu Sosial Lantai 3, Jalan Raya Pendidikan, Makassar. 90222. Phone 082395232077

E-mail: jurnal.pattingalloang@unm.ac.id

          jurnalpattingalloang@gmail.com

 

Jurnal Pattingalloang Indexed By

 

 

Jurnal Pattingalloang Telah Terakreditasi SINTA 5 Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional

 

LICENSED BY :

Creative Commons License
Jurnal Pattingalloang is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 Flag Counter


View