Kekerasan Simbolik di UPT SMAN 4 Sinjai

Selfiana Selfiana(1*), M. Ridwan Said Ahmad(2),

(1) Universitas Negeri Makassar
(2) Universita Negeri makassar
(*) Corresponding Author



Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pandangan guru dan siswa mengenai kekerasan simbolik di UPT SMAN 4 Sinjai, 2) Bentuk-bentuk kekerasan simbolik di UPT SMAN 4 Sinjai. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah guru dan siswa yang berada dalam arena kekerasan simbolik dilingkungan sekolah. Adapun jumlah informan teridiri dari 14 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu dengan kriteria: guru UPT SMAN 4 Sinjai yang menjadi pelaku kekerasan simbolik, dan siswa UPT SMAN 4 Sinjai yang menjadi korban kekerasan simbolik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi dengan menggunakan member check sebagai teknik keabsahan data. Kemudian data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data.        Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pandangan guru mengenai kekerasan simbolik di UPT SMAN 4 Sinjai adalah guru tidak menyadari dan tidak mengakui bahwa tindakan yang diberikan kepada siswa merupakan kekerasan simbolik, melainkan sebagai bentuk upaya yang dilakukan untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan dan kedisiplinan kepada siswa. Pandangan siswa mengenai kekerasan simbolik di UPT SMAN 4 Sinjai adalah siswa menganggap bahwa tindakan tegas yang dilakukan oleh guru merupakan hal yang sudah wajar dilakukan. 2) Bentuk-bentuk kekerasan simbolik di UPT SMAN 4 Sinjai adalah  a) sistem full day school, b) program buku merah, c) mekanisme eufemisasi (perintah, keharusan, kepercayaan, pemberian bonus, penegasan dan pencitraan) dan d) mekanisme sensorisasi (kesantunan, ancaman, dan permarjinalan).


Keywords


Kekerasan simbolik; eufemisasi; sesorisasi

Full Text:

PDF

References


Aini, V. S. (2022). Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengatasi Kenakalan Siswa Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 15 Benteng. GUAU: Jurnal Pendidikan Profesi Guru Agama Islam, 2(7), 55–68.

Alfitriani, A., Putri, W. A., & Ummasyroh, U. (2021). Pengaruh Komponen 4A Terhadap Minat Kunjung Ulang Wisatawan Pada Destinasi Wisata Bayt Al-Qur’an Al-Akbar Kota Palembang. Jurnal Aplikasi Manajemen Dan Bisnis, 1(2), 66–77.

Amalia, N. (2020). Fantasi Kekerasan Dalam Film Joker (Studi Tema Analisis Fantasi). Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

Asmita, A., & Ahmad, M. R. S. (2018). Korban Bullying Di SMA Negeri 2 Makassar. Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian Dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan, 40–44.

Damayanti, G., & Trisna Andarwulan, A. (2019). Mekanisme Eufemisme Dan Sensorisasi: Kekerasan Simbolik Dalam Tuturan Dosen. Universitas, 1, 2.

Faridah, S. N., & SADEWO, F. X. S. R. I. (2018). Kekerasan Simbolik di Sekolah (Studi di SD Negeri Pucangro Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan). Paradigma, 6(2).

Hakim, A. N., Dewi, D. A., & Furnamasari, Y. F. (2021). Peran Guru dalam Membangun Karakter dan Moral Siswa Melalui Pendidikan Kewarganegaraan. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 4(8), 748–752.

Hazmi, M. (2021). RELASI KUASA PADA PERNIKAHAN POLIGAMI DALAM PERSPEKTIF KEKERASAN SIMBOLIK. Saskara: Indonesian Journal of Society Studies, 1(1), 40–66.

Jaya, I. K. M. A., & Ria, N. M. A. E. T. (2021). Kitab Suci Veda sebagai Sumber Pendidikan Budi Pekerti. Guna Widya: Jurnal Pendidikan Hindu, 8(2), 105–114.

Kamalia, N. S., Wuryastuti, S., & Suratno, T. (2019). Kenyamanan dan Kepercayaan Dalam Hubungan Antara Guru dan Siswa pada Sekolah Adiwiyata. Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar, 4(1), 23–30.

Mangera, E., & Simega, B. (2017). EUFEMISASI SEBAGAI BENTUK KEKERASAN SIMBOLIK PADA PEMBELAJARAN DI SMK KRISTEN MAKALE TANA TORAJA. PERSPEKTIF: Jurnal Pengembangan Sumber Daya Insani, 2(2), 208–217.

Martono, N. (2021). Kekerasan Simbolik Di Sekolah-Rajawali Pers. PT. RajaGrafindo Persada.

Mubarok, H., Pratama, M. R., Permatasari, D., Putri, E. W., & Rohman, M. (2021). Implementasi Kebijakan Penerapan Sistem Poin dalam Mengurangi Pelanggaran Siswa SD Al Ma’soem Bandung. PENDAGOGIA: Jurnal Pendidikan Dasar, 1(3), 129–135.

Prasethia, I. (2022). Strategi Guru dalam Pembinaan Karakter Siswa SMP Negeri 2 Kec. Gunuang Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota. KOLONI, 1(3), 658–666.

Putri, R. O. (2020). Kekerasan Simbolik (Studi Relasi Pendidik Dan Peserta Didik). FITRAH: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 5(1), 55–82.

Qadri, H., & Ahmad, M. R. S. (n.d.). TAWURAN ANTAR KELAS (STUDI KASUS DI SMA NEGERI 1 MAKASSAR).

Rahmat, A. (2021). Hubungan sekolah dan masyarakat: mengelola partisipasi masyarakat dalam peningkatan mutu sekolah. Zahir Publishing.

Retnosari, P. (2019). Kekerasan Simbolik pada Sistem Pendidikan Sekolah Negeri di Indonesia. Jurnal Widyaloka IKIP Widya Darma, 6(3), 414–431.

Sari, S. P., & Sugiarti, S. (2021). KEKERASAN SIMBOLIK DALAM NOVEL LUKA PEREMPUAN ASAP KARYA NAFI’AH AL-MA’RAB: PERSPEKTIF SOSIOLOGI SASTRA. LITERA, 20(3), 464–480.

Taufik, P., & Ishak, C. (2017). Kekerasan Simbolik di SMA Negeri 1 Bua Ponrang Kabupaten Luwu. Jurnal Sosialisasi Pendidikan Sosiologi-FIS UNM, 2(2), 106–115.

Yulianah, S. E. (2022). Metodelogi Penelitian Sosial. CV Rey Media Grafika.


Article Metrics

Abstract view : 52 times | PDF view : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Selfiana Selfiana

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.