Penerapan Prinsip 3r dan Gotong Royong dalam Membangun Desa Yang Asri

Syafruddin Side(1*), Muhammad Isbar Pratama(2), Ersa Karwingsi(3), Akbar Akbar(4), Angri Lismayani(5),

(1) Jurusan Matematika FMIPA UNM
(2) Jurusan Matematika FMIPA UNM
(3) Jurusan Matematika FMIPA UNM
(4) Jurusan Matematika FMIPA UNM
(5) Jurusan Pendidikan Guru PAUD
(*) Corresponding Author



Abstract


Desa Mallongi Longi, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan adalah lokasi pelaksanaan tim KKNT UNM 2021 dari program studi Matematika 2018. Masyarakat Desa Mallongi Longi sebagian besar bermata pencaharian petani dan pekebun. Adapun masalah yang masih dihadapi oleh masyarakat desa adalah belum maksimalnya lingkungan sehat dan asri di lingkungan rumah dan sekitarnya. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan prinsip 3R untuk kegiatan kebersihan dan gotong royong untuk kegiatan kerja bakti sehingga diperoleh  lingkungan desa yang asri. Selanjutnya dari solusi diatas dibentuk program kerja berupa LIMAS (Lingkungan Mayarakat Sehat) Day, 3R (Reuse, Reduce, Reycle), dan Kerja Bakti. Metode kegiatan yang digunakan oleh ketiga program kerja di atas adalah sosialisasi, praktik, presentasi dan diskusi. Hasil yang diperoleh selama pelaksanaan ketiga program kerja di atas adalah taman bunga dan pagar Puskesmas Pembantu (PUSTU), taman bunga BUDIKDAMBER (Budidaya Ikan dalam Ember), kebersihan lingkungan, pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan sampah, papan nama Gedung PKK, dan pagar Posko KKNT.

 

Kata kunci: KKNT, program kerja, masyarakat, lingkungan, kebersihan

Mallongi Longi Village, Lanrisang District, Pinrang Regency, South Sulawesi Province is the location for the 2021 UNM KKNT team from the 2018 Mathematics study program. Most of the people in Mallongi Longi Village are farmers/planters. The problem that is still faced by the village community is that the healthy and beautiful environment in their homes and surroundings is not optimal. The solution to these problems is to apply the 3R principles for cleaning activities and mutual cooperation for community service activities so that a beautiful village environment is obtained. Furthermore, from the solutions above, a work program was formed in the form of LIMAS (Healthy Community Environment) Day, 3R (Reuse, Reduce, Reycle), and Community Service. The activity methods used by the three work programs above are socialization, practice, presentation and discussion. The results obtained during the implementation of the three work programs above are flower gardens and fences for the auxiliary health center (PUSTU), BUDIKDAMBER flower gardens (Fish Cultivation in Bucket), environmental cleanliness, community knowledge about waste management, PKK building signboards, and the fence of the KKNT Command Post.

 

Keywords: KKNT, work program, public, environment, cleanliness.

 


Full Text:

PDF

References


Fadly (2019) “Pergeseran Nilai-Nilai Gotong Royong di Masyarakat Desa Galung Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone,” Universitas Muhammadiyah Makassar.

Fakta imana, L. (2018) “Implementasi Program 3r (Reduce, Reuse, Dan Recycle) Dalam Pemberdayaan Masyarakat Di Bank Sampah Purwokerto,” Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Purwokerto.

Pratama Afrianto, A. dan Irwansyah (2021) “Komunikasi Kelompok dalam Budaya Gotong Royong untuk Meningkatkan Perekonomian Warga Genteng Candirejo,” Jurnal Imliah Indonesia, 6.

Rahmat, R. (2015) “Mengelola Sampah Rumah Tangga dengan 3R,” Environment Article.

Susilo, D. dan K, R. (2012) “Sosiologi Lingkungan dan Sumber Daya Alam,” Yogyakarta: AR-RUZZ MEDIA.


Article Metrics

Abstract view : 93 times | PDF view : 3 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.