Analisis Mutasi Gen Pfmdr1 1246 pada Penderita Malaria di Mamuju Sulawesi Barat

Yenny Yusuf(1*), . Hartono(2), . Syafruddin(3),

(1) Universitas Hasanuddin
(2) Universitas Negeri Makassar
(3) Universitas Hasanuddin Eijkman Institute of Molecular Biology
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.35580/sainsmat228572013

Abstract


Parasit Plasmodium falciparum dapat mengembangkan mekanisme resistensi terhadap obat anti-malaria melalui mutasi gen yang terjadi pada parasit tersebut, termasuk gen Plasmodium falciparum multi-drug resistance protein 1 (Pfmdr1). Mutasi pada gen tersebut dapat terjadi pada beberapa posisi codon, termasuk posisi 1246, yaitu perubahan asam aspartat ke tirosin. Alel mutan 1246Y telah dikaitkan dengan kegagalan terapi anti-malaria amodiaquine. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis mutasi gen Pfmdr1 1246 pada penderita malaria di kabupaten Mamuju provinsi Sulawesi Barat yang akan memulai terapi kombinasi artesunate-amodiaquin (AS-AQ). Dari 18 sampel penderita malaria, analisis gen tersebut menunjukkan tidak ada alel 1246Y pada seluruh sampel. Hasil follow-up pasien selama 28 hari menunjukkan regimen AS-AQ efektif sebagai terapi anti-malaria di daerah tersebut.

Kata kunci: Pfmdr1, 1246Y, Resistensi Obat Anti-Malaria, Artesunate-Amodiaquin


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 409 times | PDF view : 270 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 SAINSMAT