Pemecahan Masalah Matematika Sebagai Sarana Mengembangkan Penalaran Formal Siswa Sekolah Menengah Pertama

Andi Saparuddin Nur(1), Abdul Rahman(2*),

(1) Universitas Negeri Makassar
(2) Universitas Negeri Makassar
(*) Corresponding Author

Abstract


DOWNLOAD PDF

Keterampilan pemecahan  masalah merupakan  poin  utama  agar  siswa  menyadari peranan  penting  matematika  dalam  praktik  kehidupan.  Selain  itu,  melalui  pemecahan masalah  siswa  akan  terlatih  dan  terdorong  untuk  mengembangkan  penalaran  formalnya secara  mandiri  dan  terbebas  dari  berbagai  paradigma  konservatif  yang  mengendalikan proses berpikirnya. Prosedur rutin dan persoalan yang melibatkan proses belajar statis akan sendirinya ditinggalkan oleh  siswa  karena melalui pemecahan masalah,  latihan mengelola pikiran  secara  efektif,  efisien,  dan  fleksibel  lebih  ditekankan.  Siswa  dapat  dikatakan berpikir  formal  jika  mampu  memahami  permasalahan  yang  murni  abstrak,  mampu membuat hipotesis, menangani permasalahan kombinasi permutasi dengan baik serta dapat berpikir  secara  luwes  dan  fleksibel  terlepas  dari aturan  prosedural  yang  telah  dipelajari. Prinsip  matematika bukan lagi suatu pemaksaan  intelektual  bagi  siswa  melainkan  sebuah struktur  yang  telah  terkonstruk  dengan  rapih  dan  bermanfaat.  Pada  akhirnya,  guru  dan segenap  praktisi  pendidikan  akan  menyadari  bahwa  transformasi  proses  bernalar merupakan  identitas  utama  yang  mestinya  menjadi  pusat  perhatian  dalam  meningkatkan mutu pendidikan bukan dengan menghapal konsep sebanyak mungkin.

Kata Kunci: Pemecahan Masalah, Penalaran Formal.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.35580/sainsmat217532013

Article Metrics

Abstract view : 1135 times | PDF view : 933 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c)