Identitas Etnis Dalam Ranah Politik

Muhammad Nawir(1*), Sam’un Mukramin(2),

(1) Universitas Muhammadiyah Makassar
(2) Universitas Muhammadiyah Makassar
(*) Corresponding Author

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran politik identitas etnis dalam ranah politik dan untuk mengidentifikasi dampak politik identitas etnis dalam pilkades di Desa Siru Kecamatan Lembor kabupaten Manggarai Barat. Informan ditentukan secara purposive sampling, diambil sesuai dengan kebutuhan yang dianggap mampu memberi informasi untuk menjawab permasalahan penelitian. Oleh karena itu, informan yang ditetapkan yaitu kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan masyarakat setempat. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui berbagai tahapan, seperti reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, sedangkan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, waktu dan teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran identitas etnis dalam ranah politik pada setiap pilkades di Desa Siru cukup jitu dijadikan jargon oleh masing-masing kontestan sebagai simbol dan basis untuk mencapai kekuasaan atau sebagai kepala desa. Strategi ini dinilai sukses dengan melihat kondisi masyarakat di Desa Siru yang multi etnis. Sudah beberapa kali dilakukan pilkades pada umumnya didominasi dan dimenangkan oleh etnis Ndahe sebagai etnis mayoritas. Adapun dampak dari politik identitas etnik ini adalah terjadinya konflik yang tergolong ke dalam konflik kepentingan. Hasil konstruksi identitas dalam kontestasi pilkades memunculkan suatu situasi yaitu individu-individu mengidentifikasikan dirinya dengan sesama etnis sehingga lahir suatu sikap etnosentrisme dan menimbulkan konflik social berskala kecil. Meski konflik tersebut tergolong konflik ringan dan tidak bersifat permanen.


Keywords


Identitas Etnis, Politik, Pilkades.

Full Text:

PDF

References


Abdillah, Ubed. 2002. Politik Identitas Etnis ; Pergulatan Tanda Tanpa Identitas, Magelang : Indonesiatera.

Afif. 2012. Pola Interaksi Individu dalam Kelompok Sosial. Unpad, Bandung : Komunikasi Politik.

Asmore, Richard, D.; Jussim, L. Dan Wilder, David. (Eds.). 2001. Socail Identity, Intergroup Conflict, and Conflict Reduction. Oxford: Oxford University Press.

Banks. 2005. Ethnicity ; Anthropological Constructions. London : Routledge.

Barker. 2004. Ethnicity and Nationalism (anthropological perspec-tive). London : Pluto Press.

Budiharjo, Miriam, 1992. Memahami Ilmu Politik. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Chriost, Darmait Mac Giolla. 2003. Language, Identity and Conflict: A Comparative studyof language in ethnic conflict in Europe and Eurasia. New York: Routledge.

Daniel, N. Ponser. 2007. Perilaku Politik Pemilih (terjemahan). London : Routledge.

Darity. 2005. International Encyclopedia of the Social Sciences. 2n ed. Volume 3. New York : Macmillan Reference.

Mariana, Dede. 2008:62. Mekanisme Pemilihan Kepala Desa. Jakarta : Kencana Prenada.

Kemala. 1989. Atribut Identitas dalam Kajian Semiotik Bahasa. Jakarta : Bina Aksara.

Kinasih. 2005. Pembentukan Identitas dalam Perspektif Konstruktivisme. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Ndraha, Taliziduhu. 2001. Dimensi-Dimensi Pemerintahan Desa. Jakarta : Bina Aksara.

Prihartanti, Nanik dkk. 2009. Mengurai Akar Kekerasan Etnis pada Masyarakat Pluralitas. Jurnal Penelitian Humaniora, Vol. 10. No. 2 Agustus 2009.

Putri, 2004. Pembentukan Identitas dalam Perspektif Primordialisme. Viavegitya.unsri.ac.id

Ramsey, Patricia.G; William, Leslie, R. Dan Vold, Edwina, Battle. 2003. MulticulturalEducation: A Source Book. 2nd ed. London: Routledge Palmer.

Ratcliffe, P. 2006. Conceptualizing “Race”, Ethnicity and Nation: Towards a Comparative Perspective in Ratcliffe, P. (Ed). Race, Ethnicity and Nation. London: Taylor & Francise.

Sunardjo, Unang. 2004. Pemerintahan Desa dan Kelurahan. Bandung : Tarsito.

Surbakti, Ramlan. 2005. Memahami Ilmu Politik. Jakarta : Kencana Prenada.

Tirtosudarmo. Konstruktivisme Identitas Politik. Yogyakarta : Mata Bangsa.

Widayanti. 2009. Konsep Mengenai Identitas. Yogyakarta : Mata Bangsa.

Wijaya, H.A.M. 2008. Otonomi Desa. Jakarta : PT. Grafindo Persada.

Wirawan. 2010. Konflik-Konflik dalam Ilmu Sosial. Yogyakarta : Kanisius.




DOI: https://doi.org/10.26858/pir.v2i2.10090

Article Metrics

Abstract view : 39 times | PDF view : 17 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Dipublikasikan oleh

Program Studi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Jalan Bontolangkasa Makassar Email: [email protected]

081241370423

 

Phinisi Integration review telah terindex oleh:

   

 

 

 

PIR My Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.