Pemanfaatan Zeolit dan Bokashi Ampas Tahu untuk Menekan Konsentrasi Logam Berat pada Tanah Podsolik Merah Kuning di Soroako

Nur Anny Suryaningsih Taufieq(1*),

(1) Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan FT UNM Makassar
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.35580/chemica.v11i1.348

Abstract


ABSTRAK

Tujuan penelitian menentukan kemampuan zeolith dan bokashi ampas tahu menekan konsentrasi logamm berat di dalam lahan Podsolik Merah Kuning di Soroako. Kombinasi dua perlakuan menjadi model untuk meningkatkan mutu tanah podsolik merah kuning. Penelitian eksperimen ini menggunakan rancangan acak dengan tiga perlakuan. Perlakuan pertama tanpa zeolit dan bokasi ampas tahu sebagai kontrol. Kedua, zeolit dengan dosis 2 ton/ha dan bokasi ampas tahu 6 ton/ha. Ketiga, dosis yang sama tapi ditambahkan, pupuk N 100 g/ha, P 100 g/ha. Riset sedang menggunakan tiga blok dan suatu blok terdiri dari tiga plot masing-masing plot ukuran 1m x 2m. Data dianalisa dengan analisis varians dan disimpulkan bahwa penambahan zeolith 2 tons/ha dan bokashi ampas tahu 6 tons/ha efektif untuk mengurangi kadar nikel di dalam lahan dari 2.6% menjadi 1.4%; pnurunan al-dd tanah dari 0.645 cmol/kg menjadi 0.02 cmol/kg mengurangi Fe dalam lahan dari 24.58 ppm menjadi 15.32 ppm.

Kata Kunci: bokashi, logam berat, tanah podsolik merah kuning, zeolit

ABSTRACT

The aim of the study was to find out the ability of zeolith and bokashi of tofu waste to reduce heavy metal concentration in Yellow Red Podsolic soil. The combination of two treatments is the model to improve quality of marginal land. This research is an experimental, using Group Random Design with three treatments and three repetations. The first treatment was without zeolith and bokashi of tofu waste (control). The second treatment was zeolith with dosage 2 tons/ha and bokashi of tofu waste with dosage tons/ha. The third treatment was zeolith with dosage 2 tons/ha, bokashi of tofu waste with dosage 6 tons/ha, fertilizer of P with dosage 100 g/ha and fertilizer of N with dosage 100 g/ha. The research was using three blocks, a block consist of three plots. Each plot has size 1m x 2m. The data was analyzed by analysis of variance. The research result can be concluded that in general zeolith treatment of 2 tons/ha and bokashi of tofu waste of 6 tons/ha is effective to reduce nickel content in soil from 2.6% to 1.4%; decrease soil Al-dd from 0.645 cmol/kg to 0.02 cmol/kg;and reduce Fe content in soil from 24.58 ppm to 15.32 ppm.

Key words: bokashi, heavy metal, yellow red podsolic soil, zeolith


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 235 times | PDF view : 227 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ISSN: 1411-6502

Diterbitkan oleh Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Makassar (UNM) dua kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan Desember.

Alamat Redaksi :Jurusan Kimia, Fakultas MIPA UNM, JL. Dg. Tata Parangtambung, Makassar 90224 Indonesia, Telp. 0411-840295; Fax: 0411840295;E-mail : [email protected]