KERAJINAN TANGAN DAN KESENIAN DI SEKOLAH DASAR: Metode Pembelajaran dan Penilaian Hasil Belajar

Muhammad Zakariah Arsyad(1*),

(1) Universitas Terbuka Jakarta UPBJJ Makassar
(*) Corresponding Author




DOI: https://doi.org/10.26858/i.v3i6.9523

Abstract


Pendidikan Kerajinan Tangan dan Kesenian (KTK) di SD berfungsi untuk mengembangkan keterampilan siswa sebagai bekal untuk berkarya serta, menumbuhkembangkan cita rasa keindahan dan kemampuan menghargai Seni Rupa di SD dan penerapannya dalam kelas. Pada umumnya ada tiga metode yang biasa digunakan dalam mengajarkan mata pelajaran. KTK di SD, yaitu: (1) Metode mencontoh, (2) Metode ekspresi bebas, (3) Metode kerja kelompok. Metode mencontoh sangat tepat digunakan untuk materi pelajaran kerajinan tangan, karena melatih kecakapan teknik/keterampilan tangan siswa untuk berkarya, namun unsur kebebasan mengekspresikan ide-ide siswa tetap ada. Metode ini lebih mengutamakan keterampilan, dan meniru bentuk-bentuk karya. Sebaliknya metode ekspresi bebas, justru lebih mengutamakan kebebasan penuh dibandingkan dengan meniru bentuk yang sudah jadi. Sedangkan metode kerja kelompok mengutamakan  kerja sama antara siswa dalam kelompok sehingga terwujud suatu hasil karya kelompok yang utuh. Penilaian dalam pendidikan KTK seni rupa didasarkan pada pemikiran pendidikan melalui seni, meliputi proses (sikap, teknik, dan kepuasan). Aspek hasil karya dapat dinilai adalah: goresan, warna, komposisi, dan keutuhan.

Keywords


Metode pembelajaran, penilaian pembelajaran, kerajinan tangan dan kesenian

Article Metrics

Abstract view : 1820 times |

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 JURNAL IMAJINASI



Alamat Redaksi:
Gedung DE Lantai 2 Kampus FSD UNM Parangtambung
Jl. Daeng Tata Makassar 90224
E-mail: imajinasi@unm.ac.id

Creative Commons License
Jurnal Imajinasi is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Imajinasi indexed by